The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-62689
Uncategorized

Kegelisahan akan kondisi geopolitik di smenanjung Korea kembali memanas. Pergerakan Amerika yang mengirimkan kapal selam USS Michigan untuk mendampingi kapal induk USS Carl Vinson yang telah dikirimkan sebelumnya mengundang kemarahan Korea Utara. Keadaan ini diperparah oleh rencana Amerika untuk mengaktifkan sistem pertahanan rudal THAAD ( Terminal High Altitude Area Defence) yang akan dilaksanakan dalam hitungan hari, meskipun ada penolakan dari publik. Menanggapi hal ini, Korea Utara mengeluarkan peringatan keras akan menenggelamkan kapal induk tersebut dan melancarkan serangan yang dahsyat terhadap tindakan Amerika yang disebutnya sebagai sebuah Agresi Militer.

Bursa Asia bergerak mixed

Dari Korea Selatan, rally kenaikan indeks Kospi selama enam hari berturut –turut berakhir setelah pada sore ini ditutup dengan pelemahan sebesar 0,18%. Pernyataan Trump yang mengenai adanya  kemungkinan konflik besar  dengan Korea Utara mendorong kekhawatiran investor sehingga melakukan aksi profit taking. Pelemahan bursa Korea diikuti oleh bursa Jepang dan Hong Kong dimana indeks Nikkei 225 dan Hangseng masing – masing mengalami pelemahan sebesar 0,29% dan 0,34%. Meskipun demikian, pelemahan di tiga negara tersebut tidak diikuti oleh bursa China yang pada hari ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,08% akibat laporan keuangan dikuartal pertama tahun ini yang cukup bervariasi.

IHSG bergerak melemah

IHSG hari ini bergerak mixed, sempat dibuka di area positif dan menyentuh level  tertinggi di 5724,51, indeks perlahan bergerak turun dan di tutup ke level 5685.30 atau melemah sebesar 0,38%. Tujuh dari Sembilan sector yang terdaftar di bursa efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sector Consumer dan Mining yang masing – masing turun sebesar 1.21% dan 1,13%. Asing masih bergerak masuk ke dalam bursa dengan mencatatkan net buy sebesar 422,6 miliar di pasar regular dan 418,15 miliar di keseluruhan pasar dengan pembelian terbesar pada saham TLKM, ASII, BBCA, BBNI dan JSMR.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

Harga batubara kembali melanjutkan penguatan setelah perusahaan batubara di Australia merevisi target produksinya yang menjadi lebih rendah dari sebelumnya. Seperti di area pertambangan Wolvekrans-Middleburg Complex (WMC) yang sebelumnya diprediksi mampu menghasilkan 30 juta ton batu bara, saat ini direvisi menjadi hanya berkisar 25-27 juta ton saja. Penurunan ini disebabkan oleh hujan deras yang masih terus mengguyur dan belum adanya eksplorasi baru areal pertambangan. Di bursa Newcastle, untuk pengiriman April ini harga batubara naik sebanyak 1.19% dan untuk bulan Mei melesat sebesar 1,52%. Sedangkan di bursa Rotterdam harga batubara naik 0,73% untuk kontrak pengiriman bulan ini dan pada bulan Mei naik sebesar 0,88%. 

Harga minyak kembali melemah

Harga minyak mentah kembali melemah setelah lapangan minyak Libya kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup akibat demonstrasi bersenjata. Selain itu isu bahwa Rusia kemungkinan tidak akan menyetujui perpanjangan pemangkasan produksi minyak menyeruak setelah perusahaan – perusahaan pertambangan lokalnya mulai kesulitan untuk berkembang. Harga minyak WTI untuk kontrak Juni turun sebesar 1,3% ke level US$48,97 per barel sementara harga minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak eropa melemah 0,7% ke level US$ 51,44 per barel.

Logam mulia masih terus tertekan

Harga emas sepanjang pekan ini hampir terus mengalami penurunan akibat meredanya kekhawatiran pasar akan resiko politik pada pemilihan presiden di Perancis tahap pertama. Meredanya kekhawatiran investor menyebabkan berlaihnya dana ke aset – aset yang lebih beresiko seperti bursa saham. Pada perdagangan kemarin harga emas melemah sebanyak 0,36% ke level 1265,4 per troy ounce.

Bursa Amerika mengalami kenaikan, Bursa Eropa mengalami koreksi

Bursa Amerika pada perdagangan tadi malam mengalami penguatan setelah laporan keuangan emiten – emiten berbasis teknologi melaporkan pendapatan yang positif di kuartal pertama tahun ini. Indeks Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi baru di 6048,94 didukung oleh kenaikan saham Amazon dan Alphabet yang naik lebih dari 4%. Indeks Dow Jones menguat tipis 0,03% disusul S&P 500 yang naik sebesar 0,06%. Dari Eropa, mayoritas indeks mengalami pelemahan yang disebabkan oleh turunya saham – saham di sektor perbankan. Index DAX Jerman turun sebesar 0,23% yang disusul oleh FTSE Inggris dan CAC Perancis yang masing – masing mengalami pelemahan sebesar 0,71% dan 0,31%.

IHSG masih berpotensi melemah terbatas.

Menjelang libur panjang pada pekan ini, kami prediksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Secara teknikal, indeks saat ini sudah berada di area overbought dan terbentunya pola doji pada perdagangan kemarin menunjukkan bahwa pasar terlihat cukup ragu antara melakukan profit taking atau melanjutkan pembelian dengan ekspektasi bahwa harga masih akan terus naik.

Kami merekomendasikan kembali untuk mulai melakukan pembelian untuk saham – saham emiten batubara seperti PTBA, DOID, ADRO, HRUM dan ITMG karena harga batubara yang mulai menunjukkan rebound dan juga laporan kinerja keuangan beberapa perusahaan di sektor ini menampakkan perbaikan kinerja.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

Saham WIKA pada perdagangan hari ini mencatatkan kenaikan yang cukup besar yaitu di atas 3% setelah rilis laporan keuangan kuartal I tahun ini menunjukkan kenaikan laba mencapai 242% year on year. WIKA mencatatkan laba bersih di awal tahun ini sebesar 245 miliar dari sebelumnya hanya di angka 98 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Yang patut digarisbawahi adalah untuk saham – saham di sektor konstruksi, perolehan laba pada kuartal I umumnya tidak berkontribusi banyak terhadap laba di tahun tersebut. Sebagai gambaran, WIKA sepanjang tahun 2016 memperoleh laba sejumlah 1,01 triliun, ini berarti laba WIKA selama kuartal I 2016 hanya berkontribusi sebanyak 9,8% dari laba setahun penuh. Begitu halnya dengan ADHI dan WSKT. Selama kuartal 1 2016 ADHI hanya mencatatkan laba sebesar 10,5 miliar dari total laba 313,45 miliar di 2016 (3,4%) sedangkan WSKT mencatatkan laba sebesar 117 miliar dari total laba di tahun tersebut yang mencapai 1,8 Triliun (6,4%).

Melihat dari data di atas, dapat diprediksikan bahwa pada tahun ini WIKA akan mendapatkan kenaikan laba yang signifikan mengingat perolehan laba di kuartal I yang umumnya berkontribusi paling kecil dari laba setahun, sudah berada di angka 245 miliar. Peningkatan proyek infrastruktur yang dicanangkan pemerintah mulai menampakkan dampak positifnya nya bagi emiten – emiten konstruksi. Apalagi pemerintah juga merencanakan peningkatan anggaran belanja di sektor ini dari sebelumnya 317 triliun di 2016 menjadi 387 triliun di tahun 2017, atau naik sebesar 22%.

Pergerakan IHSG Hari Ini

IHSG hari ini bergerak di zona merah dengan rentang pergerakan antara 5697,79 – 5718,90 dan ditutup turun sebesar 0,34% ke level 5707,03.  Enam dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor basic industry dan trade yang masing – masing mengalami penurunan sebesar 0,45% dan 0,34%. Hanya sektor mining yang naik dengan cukup besar yaitu 0,78% setelah peningkatan pada harga saham emiten batubara. Asing masih masuk ke dalam bursa dengan mencatatkan inflow sebesar 506,4 miliar di pasar reguler dengan lima pembelian terbesar pada saham ASII, BMRI, TLKM. INDF dan JSMR. Selama bulan ini asing tercatat sudah masuk sebesar 8,12 triliun dan hanya pernah dua kali melakukan net sell dengan nominal yang tidak terlalu signifikan yaitu sebesar 192,6 miliar.

Bursa regional Asia bergerak mixed

Bursa saham Korea berhasil mempertahankan rally kenaikan selama enam hari berturut – turut setelah indeks Kospi pada hari ini ditutup naik tipis 0,07% meskipun saat pembukaan sempat mengalami penurunan sebanyak 0,28%. Penguatan indeks Kospi terutama disumbang oleh kenaikan saham Samsung Electronic yang melonjak sebanyak 2,4% setelah laporan keuangan kuartal pertama menunjukkan peningkatan kinerja yang lebih tinggi dari perkiraan analis. Selain itu rilis angka PDB Korea Selatan yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,9% juga menjadi katalis positif bagi indeks Kospi. Kemudian dari Jepang, indeks Nikkei 225 menghentikan rally nya setelah pada hari ini mengalami koreksi sebesar 0,19%. Bursa saham Jepang terkena dampak dari Amerika berkaitan dengan keraguan akan kemampuan presiden Trump melaksanakan kebijakan fiskalnya. Dari Hong Kong dan China, indeks Hang Seng dan Shanghai Composite kompak mengalami kenaikan masing – masing sebesar 0,43% dan 0,37%.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

IHSG kembali mencetak rekor tertinggi selama dua hari perdagangan berturut – turut setelah pada hari Selasa (25/4) ditutup di 5680, indeks kembali naik pada Rabu kemarin ke level 5726 yang menjadi rekor tertingginya saat ini. Pergerakan IHSG kemarin sebenarnya cukup mengejutkan mengingat setelah pembukaan, indeks nampak bergerak ke zona negatif, indikator – indikator teknikal pun nampak menunjukkan indikasi pembalikan arah. Namun, menjelang pre closing indeks kembali diangkat ke atas berkat pembelian asing yang cukup besar yaitu mencapai 1,89 triliun di keseluruhan pasar.

Saham – saham perbankan yang telah merilis laporan keuangan menunjukkan perbaikan kinerja yang cukup menjanjikan sehingga harganya saat ini masih cenderung undervalued apabila ditinjau dari segi PBV rata – rata selama lima tahun. Pergerakan di sektor inipun yang menjadi penggerak utama IHSG pada perdagangan kemarin dengan kenaikan sebesar 1,73%.

IHSG rawan profit taking

IHSG pada hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Sentimen dari bursa Amerika yang pada perdagangan kemarin ditutup turun dan juga resiko aksi profit taking investor akan membayangi pergerakan IHSG pada hari ini. Indikator RSI dan Stochastic menunjukkan bahwa indeks sudah akan memasuki area oversold meskipun secara candle (bullish marubozu) masih menunjukkan pola bullish lanjutan.

Bursa Amerika mengalami koreksi minor

Bursa saham Amerika mengalami pelemahan tipis pada perdagangan kemarin setelah pasar meragukan rencana pemotongan pajak yang akan diajukan oleh Presiden Trump. Indeks Dow Jones melemah sebanyak 0,1% dan disusul oleh S&P 500 dan Nasdaq yang melemah 0,05% dan 0,01%. Sebelumnya presiden Trump mengajukan penurunan tarif pajak bisnis dan pajak perusahaan multinasional yang membawa uangnya kembali ke Amerika, namun detail pemotongan dan juga efeknya pada defisit anggaran belum dibahas lebih lanjut. Tidak lengkapnya rincian ini membuat pasar meragukan bahwa proposal ini akan disetujui parlemen menjadi undang – undang.

Bursa Eropa mayoritas bergerak positif

Bursa saham Eropa pada perdagangan kemarin mayoritas bergerak menguat. Indeks CAC 40 Perancis ditutup naik 0,19% kemudian DAX Jerman dan FTSE Inggris masing – masing naik sebesar 0,05% dan 0,18%. Penguatan indeks – indeks Eropa ditunjang oleh kinerja laporan keuangan yang menujukkan perbaikan. Laporan keuangan yang sudah dirilis mencapai 25% dari keseluruhan dan hampir semuanya menunjukkan kinerjanya berada di atas ekspektasi pasar.

Harga batubara dan CPO mulai menunjukkan rebound, minyak kembali tertekan

Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman Mei mengalami kenaikan tipis sebesar 0,19% sedangkan di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan yang sama naik sebesar 0,82%. Kenaikan harga batubara ini disusul oleh CPO yang pada perdagangan kemarin ditutup naik cukup tajam sebesar 1,05% ke level 2512 ringgit per ton. Namun demikian, di tengah harga batubara dan CPO yang naik, harga minyak kembali tertekan meskipun cadangan minyak mentah di Amerika mengalami penurunan. Penurunan ini menunjukkan bahwa kilang – kilang minyak di AS mulai banyak yang beroperasi kembali dengan memproses minyak mentah menjadi bensin.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

Bank Mandiri baru saja merilis laporan keuangan kuartal pertama 2017 tadi pagi. Sejalan dengan dua bank berkapitalisasi besar sebelumnya yaitu BBCA dan BBRI, kinerja Bank Mandiri menunjukkan perbaikan setelah mencatatkan laba sebesar 4,1 triliun atau naik 6,9% year on year (yoy). Bila dibandingkan dengan dua bank sebelumnya, kenaikan laba Bank Mandiri masih kalah dari BCA yang mencatatkan kenaikan 10,7% yoy sedangkan BRI ada di posisi buncit setelah hanya memperoleh kenaikan laba sebanyak 6,5% yoy akibat perlambatan dari penyaluran KUR yang hanya 2,15 % dari sebelumnya di tahun 2016 yang mencapai 129,9%.

Peningkatan rasio NPL dan angka NIM

Keadaan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih berakibat pada meningkatnya angka Non Performing Loan (NPL) pada kuartal pertama tahun ini. NPL merupakan indikator penting untuk menilai kualitas aset perbankan yang dapat memberikan informasi penilaian atas kondisi permodalan, risiko kredit, resiko pasar dan likuiditas. Sejauh ini bank Mandiri mencatatkan angka NPL yang paling besar yaitu 3,98% diikuti oleh Bank BRI dan BCA yang masing – masing sebesar 2,2% dan 1,5%. Nilai NPL yang tinggi apabila dibiarkan akan menyebabkan berkurangnya modal bank dan berdampak pada penyaluran kredit di periode berikutnya.

Kemudian ditinjau dari dari sisi Net Interest Margin (NIM), Bank BRI mencatatkan nilai NIM terbesar dengan nilai 8,08% disusul oleh BCA sebesar 6,30% dan terakhir Bank Mandiri di angka 5,90. Nilai NIM ini penting digunakan untuk mengevaluasi kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih. Semakin tinggi nilai NIM menunjukkan bahwa manajemen mampu secara efektif dalam mengelola aktivanya.

Pergerakan IHSG hari ini

IHSG hari ini mayoritas bergerak di zona positif dengan rentang pergerakan antara 5679,59 – 5726,53 dan ditutup dengan kenaikan sebesar 0,80% ke level 5726,53. Pergerakan IHSG sejalan dengan kenaikan di mayoritas bursa Asia yang dipengaruhi oleh sentimen postif dari Amerika dan Eropa serta laporan – laporan keuangan emiten yang menunjukkan perbaikan kinerja di kuartal I tahun 2017.

Sektor penggerak IHSG berasal dari Finance dan Trade yang masing masing naik sebesar 1,73% dan 1,61%. BMRI, BBRI dan BBNI menjadi tiga saham finance yang menjadi top buy asing pada hari ini. Total inflow asing di pasar reguler pada hari ini mencapai 1,85 miliar dan 1,89 miliar di keseluruhan pasar.

Bursa Asia

Dari regional Asia bursa saham Jepang masih melanjutkan rally kenaikan selama lima hari berturut – turut setelah pelemahan yen menguntungkan emiten – emiten eksportir sehingga indeks Nikkei bisa ditutup naik sebesar 1,04%. Hari ini nilai yen melemah sebanyak 0,32% melanjutkan pelemahan kemarin yang sebesar 1,04%. Sementara itu dari bursa Korea, indeks Kospi melanjutkan penguatanya sebesar 0,50% menuju level 2.200,73. Kemudian dari China dan Hong Kong, indeks Shanghai Composite dan Hangseng turut mengekor dengan kenaikan masing – masing sebesar 0,20% dan 0,38%.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

Bursa saham Amerika kembali menguat, kali ini didorong oleh sentimen dari proposal pemotongan pajak perusahaan dengan banyak pemilik dari sebelumnya 39,6% menjadi 15% saja. Proposal ini rencananya akan diajukan Presiden Trump ke parlemen pada malam nanti. Indeks Nasdaq yang mayoritas berisikan saham – saham teknologi naik sebesar 0,70% dan menyentuh level baru untuk pertama kalinya di atas 6000. Kemudian Dow Jones dan S&P 500 masing – masing naik sebesar 1,12% dan 0,61%. Kenaikan saham di bursa AS juga ditunjang oleh laporan keuangan kuartal pertama yang secara keseluruhan mencetak pertumbuhan laba sebesar 11,4% yang merupakan pertumbuhan laba tertinggi sejak 2011.

Dari Bursa Eropa, mayoritas indeks masih melanjutkan rally-nya. Euforia dari pemilu Perancis dan laporan keuangan yang menunjukkan peningkatan kinerja menjadi pendorong bagi kenaikan indeks. CAC 40 Perancis ditutup menguat sebesar 0,17%, kemudian FTSE 100 Inggris naik sebesar 0,15% dan DAX Jerman turut menguat sebesar 0,10%.

Harga CPO kembali tertekan

Setelah sempat mengalami rebound, harga CPO di bursa Malaysia kembali mengalami penurunan tajam. Harga CPO turun sebesar 1,66% akibat kekhawatiran produksi CPO malaysia yang mengalami kenaikan serta kinerja mata uang ringgit yang menguat. Produksi di semenanjung Malaysia diperkirakan menguat 20,4% dan di Sabah melonjak sebesar 19,8% month on month.

 Harga Minyak Bumi mengalami rebound, namun Batubara masih merosot

Harga minyak mengalami kenaikan pada perdagangan tadi malam. Harga minyak WTI naik 0,28% ke level US$49,56 per barel sedangkan minyak Brent naik 1% ke level 52,10 per barel. Rebound harga minyak ini disebabkan isu perpanjangan kontrak pemangkasan produksi OPEC yang kembali dihembuskan setelah Rusia berjanji untuk mengurangi produksi sejumlah 1,8 juta barel per hari. Rebound harga minyak tidak diikuti oleh batu bara yang masih tertekan. Harga batubara di bursa Newcastle turun sebesar 0,69% untuk pengiriman bulan Mei sedangkan di bursa Rotterdam, harganya turun lebih dalam sebesar 0,88%.

IHSG berpotensi untuk melemah

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan berpotensi untuk melemah terbatas. Secara teknikal indeks membentuk pola hanging man yang menunjukkan potensi reversal trend sehingga ada kemungkinan untuk mengalami koreksi sehat. Namun sentimen positif dari bursa Amerika dan Eropa serta capital inflow yang masih deras masuk ke dalam bursa akan menahan koreksi dari IHSG.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized

Bursa saham Asia bergerak di zona Hijau.

Bursa Asia pada perdagangan hari ini mayoritas bergerak di zona hijau mengikuti kenaikan bursa Eropa dan Amerika yang mendapatkan sentimen sentimen positif dari hasil pemilu Perancis putaran pertama.

Dari Jepang, indeks Nikkei 225 mengalami kenaikan cukup tajam sebesar 1,08%. Kemudian dari bursa Korea, indeks Kospi masih melanjutkan kenaikanya selama empat hari berturut – turut setelah pada sore ini ditutup naik sebesar 1,06% seiring dengan penguatan mata uang won. Bursa Hongkong juga mengikuti euforia di kawasan Asia dengan kenaikan sebesar 1,31% di indeks Hang Seng yang penggerak utamanya adalah sektor finansial dan teknologi. Bahkan, indeks Shanghai berbalik naik 0,19% di akhir perdagangan setelah saing tadi sempat terkoreksi sebesar 1,37% akibat percakapan antara presiden Xi Jinping dan Donald Trump yang menekan dihentikanya kerjasama antara China dan Korea Utara.

IHSG diwarnai aksi profit taking.

Berbeda dengan indeks regional yang bergerak positif, kenaikan IHSG di awal perdagangan justru digunakan untuk aksi profit taking oleh investor lokal. Sempat dibuka di teritori positif dan mencetak rekor all time high di 5696,39, IHSG perlahan turun ke zona merah dengan kisaran pergerakan antara 5653,6 – 5696,39. Inflow asing menjelang penutupan bursa berhasil mengangkat indeks ke zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,28% ke level 5680,79.

Enam dari dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa Efek Indonesia bergerak di zona hijau dengan pendorong terbesar pada sektor industri dasar dan infrastruktur yang masing – masing naik sebesar 1,02% dan 0,87%. Inflow asing pada sore ini tercatat sebesar 1,21 triliun di pasar reguler dan 1,5 triliun di keseluruhan pasar dengan pembelian terbesar pada saham TLKM, BBRI, BMRI, ASII dan BBCA.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

Pada hari Minggu kemarin Perancis menggelar pemilihan presiden dengan lima kandidat yaitu Francois Fillon (Les Republicans), Benoit Hamon (Socialists), Marie Le Pen (Front National), dan Emmanuel Macron (Independent). Emanuel Macron merupakan kandidat yang saat ini diharapkan oleh pasar untuk menjadi presiden Perancis selanjutnya karena di posisi sebelumnya, yaitu sebagai Menteri Perekonomian, Macron dikenal sangat pro pada pengusaha dan bersikukuh tidak berdiri di kubu sayap kiri maupun sayap kanan.

Hasil pemilihan putaran pertama menunjukkan Emanuel Macron dan Marine Le Pen maju ke putaran berikutnya. Pasar memprediksi bahwa politisi muda Macron akan dengan mudah mengalahkan Le Pen pada babak kedua di 7 Mei mendatang berdasarkan sebuah jajak pendapat yang dirilis pada Minggu malam. Jajak pendapat tersebut menunjukkan Macron dapat memenangkan pemilu dengan selisih 20% dari lawanya.

Pasca pemilu tersebut Bursa saham Eropa mayoritas mengalami kenaikan tajam.

Indeks CAC Perancis pada perdagangan kemarin naik sebesar 4,14% sedangkan FTSE Inggris dan DAX Jerman masing – masing mengalami kenaikan sebesar 2,11% dan 3,37%. Sentimen pemilu Perancis ini juga menjadi katalis bagi bursa saham di Amerika yang juga mengalami kenaikan. Indeks dow Jones naik sebanyak 1,05%, kemudian Nasdaq dan S&P 500 juga mengalami kenaikan sebesar 1,24% dan 1,05%.

Harga CPO berhasil rebound.

Harga CPO di bursa Malaysia pada perdagangan kemarin ditutup ke angka 2528 ringgit per ton atau naik sebanyak 0,96%. Penurunan selama dua pekan berturut – turut dirasa sudah menjadikan harga CPO cukup murah bagi pelaku pasar. Kemudian ekspor CPO Malaysia pada bulan April yang menyusut sebanyak 0,8% month on month juga menjadi sentimen positif bagi harga komoditas tersebut.

Harga batubara kembali mengalami penurunan.

Setelah sempat mengalami rebound, harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan Mei kembali turun tajam sebesar 2,28% sedangkan di bursa Rotterdam untuk bulan yang sama menurun sebanyak 1,07%. Penurunan harga batu bara ini juga diikuti oleh minyak mentah yang mengalami penurunan sebesar 0,79%. Peningkatan jumlah oil rig di Amerika dikhawatirkan akan mengganggu upaya OPEC untuk menstabilkan pasokan minyak dunia.

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan masih akan mengalami kenaikan.

Pola candle pada penutupan pekan lalu menunjukkan bullish marubozu dan stochastic golden cross yang berarti bahwa indeks masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikanya. Selain itu, sentimen positif dari pemilu Perancis juga akan menjadi pendorong bagi IHSG. Rebound harga CPO membuat harga saham emiten – emiten sawit berpotensi untuk rebound meskipun trend jangka panjangnya masih bearish. Kemudian, saham – saham blue chip masih kami rekomendasikan untuk dibeli menjelang rilis laporan keuangan kuartal pertama tahun ini yang menunjukkan perbaikan kinerja.

Untuk pembukaan account Phillip Securities dapat menghubungi Mz. Elise di (021) 50 314 300, WA/Telegram : (021) 50 314 300, Email: phillip.serpong@gmail.com.

0

Uncategorized

Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kinerja yang luar biasa pada kuartal I tahun ini. Laba bersih perseroan naik sebesar 63% seiring dari peningkatan kinerja dari hampir seluruh segmen bisnis. Group Astra sendiri sering dianggap sebagai barometer perekonomian Indonesia, ketika kinerjanya baik maka menggambarkan kondisi perekonomian yang mulai pulih, begitu pula sebaliknya. Hal ini tidak terlepas dari lini bisnis Astra yang mencakup hampir semua sektor seperti otomotif, agribisnis, alat berat, pertambangan, jasa keuangan, teknologi dan infrastruktur.

Data – data ekonomi sepanjang 2017 ini menunjukkan nilai yang cukup baik dimana konsumsi domestik yang tumbuh sebesar 5,7%, investasi yang tumbuh 6,8%, neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus dan juga inflasi yang stabil dan terkendali. Arus dana asing yang masuk ke dalam bursa juga menunjukkan kepercayaan investor yang meningkat. Sejak Januari sampai dengan hari ini, dana asing yang masuk ke dalam bursa sudah mencapai 17,8 triliun, jumlah ini sudah lebih tinggi dari aliran dana asing sepanjang 2016 yang hanya mencapai 15,8 triliun.

Kemudian dari sisi pertumbuhan ekonomi, bank Dunia sampai saat ini masih mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5,3% yang berarti lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang hanya mencapai 5,02%. Jadi, dengan melihat data – data di atas, maka anggapan bahwa kinerja group Astra menggambarkan keadaan perekonomian Indonesia masih relevan sampai saat ini.

Market Update:

Dari regional Asia, indeks Nikkei 225 Jepang berakhir melemah tipis sebesar 0,01%. Rilis data ekspor untuk bulan Maret yang lebih bagus dari ekspektasi tidak mampu mengangkat indeks ke zona positif. Kemudian dari bursa Korea, indeks Kospi berhasil ditutup positif dengan kenaikan 0,50%  yang sejalan dengan penguatan mata uang won. Kemudian dari Hongkong, indeks Hang Seng berhasil mengakhiri pelemahanya selama tiga hari berturut – turut setelah pada sore ini mencatatkan kenaikan sebesar 0,97% menyusul kenaikan saham – saham teknologi.

IHSG hari ini bergerak mixed dan ditutup di teritori negatif dengan penurunan sebanyak 0,19% ke level 5595,31. Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa Efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor mining dan consumer yang masing – masing turun sebanyak 0,8% dan 0,58%. Asing masih melanjutkan inflownya ke dalam bursa dengan mencatatkan net buy di pasar reguler sebesar 394,98 miliar dengan pembelian terbesar pada saham BBCA, TLKM, BBRI, PGAS dan BSDE.

Untuk Pembukaan Account Phillip Securities dapat Menghubungi  Mz Elise di (021) 50314300  WA/Telegram : (021) 50314300  Email: Phillip.serpong@gmail.com

0

Uncategorized

Pilkada DKI Jakarta telah usai dengan hasil quick count dari tiga lembaga survey yang menunjukkan bahwa pasangan nomor tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi pemenang di putaran kedua ini. Seperti diketahui pasangan nomor tiga didukung oleh taipan Harry Tanoe yang mempunyai beberapa perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia. Kemenangan ini akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan emiten – emiten yang terkait dengan pasangan tersebut dan Hari Tanoe. Untuk Sandiaga Uno emiten – emiten yang berkaitan adalah ADRO, SRTG, dan PALM  sedangkan Hari Tanoe adalah MNCN, BMTR, BHIT, KPIG dan BCAP.

Commodities Update:

Harga minyak pada perdagangan kemarin ditutup turun tajam. Harga minyak WTI untuk kontrak Mei berakhir dengan pelemahan 3,76% ke level US$ 50,44 per barel. Sedangkan patokan Eropa yaitu minyak Brent, harganya turut melemah 3% ke level US$ 52,93 per barel. Penurunan ini berkaitan dengan tidak sesuainya ekspektasi penurunan stok minyak mentah Amerika yang hanya berkurang sebanyak satu juta barel. Jumlah stok yang tinggi menunjukkan bahwa permintaan akan minyak tidak sekuat seperti dugaan semula.

Dari komoditas lain, harga batubara juga turut melemah. Di bursa Rotterdam, harga batubara turun 0,46% untuk pengiriman April sedangkan untuk pengiriman Mei turun sebanyak 0,2%. Sementara itu, dari komoditas minyak sawit atau CPO, sentimen negatif kembali datang dari kenaikan produksi Malaysia sebanyak 16% yang menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak September 2016. Harga CPO pada perdagangan kemarin turun sebanyak 0,88% ke level 2473 ringgit per ton.

Market Update:

Bursa Amerika berakhir di zona merah pada perdagangan kemarin. Indeks Dow Jones turun sebanyak 0,6% dan S&P 500 melemah sebanyak 0,2% akibat emiten – emiten pada sektor financial menghentikan rally kenaikanya  dan berbalik turun 0,3%. Selain itu sektor energi juga turut menyumbang pelemahan akibat merosotnya harga minyak.  Dari bursa Eropa, mayoritas indeks mengalami penguatan kecuali FTSE Inggris yang justru turun sebanyak 0,46%. Indeks DAX Jerman dan CAC 40 Perancis masing – masing mengalami kenaikan sebesar 0,13% dan 0,27%.Penguatan indeks Eropa ditopang oleh emiten – emiten sektor otomotif yang melaporkan kenaikan penjualan.

Pergerakan IHSG kami prediksikan akan bergerak dengan kecenderungan untuk menguat terbatas dengan beberapa faktor penggerak seperti rilis neraca perdagangan yang surplus, kenaikan penjualan otomotif pada bulan lalu dan capital inflow yang terus masuk ke dalam bursa.

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 3NO NEW POSTS