The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized

Saham WIKA pada perdagangan hari ini mencatatkan kenaikan yang cukup besar yaitu di atas 3% setelah rilis laporan keuangan kuartal I tahun ini menunjukkan kenaikan laba mencapai 242% year on year. WIKA mencatatkan laba bersih di awal tahun ini sebesar 245 miliar dari sebelumnya hanya di angka 98 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Yang patut digarisbawahi adalah untuk saham – saham di sektor konstruksi, perolehan laba pada kuartal I umumnya tidak berkontribusi banyak terhadap laba di tahun tersebut. Sebagai gambaran, WIKA sepanjang tahun 2016 memperoleh laba sejumlah 1,01 triliun, ini berarti laba WIKA selama kuartal I 2016 hanya berkontribusi sebanyak 9,8% dari laba setahun penuh. Begitu halnya dengan ADHI dan WSKT. Selama kuartal 1 2016 ADHI hanya mencatatkan laba sebesar 10,5 miliar dari total laba 313,45 miliar di 2016 (3,4%) sedangkan WSKT mencatatkan laba sebesar 117 miliar dari total laba di tahun tersebut yang mencapai 1,8 Triliun (6,4%).

Melihat dari data di atas, dapat diprediksikan bahwa pada tahun ini WIKA akan mendapatkan kenaikan laba yang signifikan mengingat perolehan laba di kuartal I yang umumnya berkontribusi paling kecil dari laba setahun, sudah berada di angka 245 miliar. Peningkatan proyek infrastruktur yang dicanangkan pemerintah mulai menampakkan dampak positifnya nya bagi emiten – emiten konstruksi. Apalagi pemerintah juga merencanakan peningkatan anggaran belanja di sektor ini dari sebelumnya 317 triliun di 2016 menjadi 387 triliun di tahun 2017, atau naik sebesar 22%.

Pergerakan IHSG Hari Ini

IHSG hari ini bergerak di zona merah dengan rentang pergerakan antara 5697,79 – 5718,90 dan ditutup turun sebesar 0,34% ke level 5707,03.  Enam dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor basic industry dan trade yang masing – masing mengalami penurunan sebesar 0,45% dan 0,34%. Hanya sektor mining yang naik dengan cukup besar yaitu 0,78% setelah peningkatan pada harga saham emiten batubara. Asing masih masuk ke dalam bursa dengan mencatatkan inflow sebesar 506,4 miliar di pasar reguler dengan lima pembelian terbesar pada saham ASII, BMRI, TLKM. INDF dan JSMR. Selama bulan ini asing tercatat sudah masuk sebesar 8,12 triliun dan hanya pernah dua kali melakukan net sell dengan nominal yang tidak terlalu signifikan yaitu sebesar 192,6 miliar.

Bursa regional Asia bergerak mixed

Bursa saham Korea berhasil mempertahankan rally kenaikan selama enam hari berturut – turut setelah indeks Kospi pada hari ini ditutup naik tipis 0,07% meskipun saat pembukaan sempat mengalami penurunan sebanyak 0,28%. Penguatan indeks Kospi terutama disumbang oleh kenaikan saham Samsung Electronic yang melonjak sebanyak 2,4% setelah laporan keuangan kuartal pertama menunjukkan peningkatan kinerja yang lebih tinggi dari perkiraan analis. Selain itu rilis angka PDB Korea Selatan yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,9% juga menjadi katalis positif bagi indeks Kospi. Kemudian dari Jepang, indeks Nikkei 225 menghentikan rally nya setelah pada hari ini mengalami koreksi sebesar 0,19%. Bursa saham Jepang terkena dampak dari Amerika berkaitan dengan keraguan akan kemampuan presiden Trump melaksanakan kebijakan fiskalnya. Dari Hong Kong dan China, indeks Hang Seng dan Shanghai Composite kompak mengalami kenaikan masing – masing sebesar 0,43% dan 0,37%.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

IHSG kembali mencetak rekor tertinggi selama dua hari perdagangan berturut – turut setelah pada hari Selasa (25/4) ditutup di 5680, indeks kembali naik pada Rabu kemarin ke level 5726 yang menjadi rekor tertingginya saat ini. Pergerakan IHSG kemarin sebenarnya cukup mengejutkan mengingat setelah pembukaan, indeks nampak bergerak ke zona negatif, indikator – indikator teknikal pun nampak menunjukkan indikasi pembalikan arah. Namun, menjelang pre closing indeks kembali diangkat ke atas berkat pembelian asing yang cukup besar yaitu mencapai 1,89 triliun di keseluruhan pasar.

Saham – saham perbankan yang telah merilis laporan keuangan menunjukkan perbaikan kinerja yang cukup menjanjikan sehingga harganya saat ini masih cenderung undervalued apabila ditinjau dari segi PBV rata – rata selama lima tahun. Pergerakan di sektor inipun yang menjadi penggerak utama IHSG pada perdagangan kemarin dengan kenaikan sebesar 1,73%.

IHSG rawan profit taking

IHSG pada hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Sentimen dari bursa Amerika yang pada perdagangan kemarin ditutup turun dan juga resiko aksi profit taking investor akan membayangi pergerakan IHSG pada hari ini. Indikator RSI dan Stochastic menunjukkan bahwa indeks sudah akan memasuki area oversold meskipun secara candle (bullish marubozu) masih menunjukkan pola bullish lanjutan.

Bursa Amerika mengalami koreksi minor

Bursa saham Amerika mengalami pelemahan tipis pada perdagangan kemarin setelah pasar meragukan rencana pemotongan pajak yang akan diajukan oleh Presiden Trump. Indeks Dow Jones melemah sebanyak 0,1% dan disusul oleh S&P 500 dan Nasdaq yang melemah 0,05% dan 0,01%. Sebelumnya presiden Trump mengajukan penurunan tarif pajak bisnis dan pajak perusahaan multinasional yang membawa uangnya kembali ke Amerika, namun detail pemotongan dan juga efeknya pada defisit anggaran belum dibahas lebih lanjut. Tidak lengkapnya rincian ini membuat pasar meragukan bahwa proposal ini akan disetujui parlemen menjadi undang – undang.

Bursa Eropa mayoritas bergerak positif

Bursa saham Eropa pada perdagangan kemarin mayoritas bergerak menguat. Indeks CAC 40 Perancis ditutup naik 0,19% kemudian DAX Jerman dan FTSE Inggris masing – masing naik sebesar 0,05% dan 0,18%. Penguatan indeks – indeks Eropa ditunjang oleh kinerja laporan keuangan yang menujukkan perbaikan. Laporan keuangan yang sudah dirilis mencapai 25% dari keseluruhan dan hampir semuanya menunjukkan kinerjanya berada di atas ekspektasi pasar.

Harga batubara dan CPO mulai menunjukkan rebound, minyak kembali tertekan

Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman Mei mengalami kenaikan tipis sebesar 0,19% sedangkan di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan yang sama naik sebesar 0,82%. Kenaikan harga batubara ini disusul oleh CPO yang pada perdagangan kemarin ditutup naik cukup tajam sebesar 1,05% ke level 2512 ringgit per ton. Namun demikian, di tengah harga batubara dan CPO yang naik, harga minyak kembali tertekan meskipun cadangan minyak mentah di Amerika mengalami penurunan. Penurunan ini menunjukkan bahwa kilang – kilang minyak di AS mulai banyak yang beroperasi kembali dengan memproses minyak mentah menjadi bensin.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0