Uncategorized

Laporan keuangan WIKA dan kebangkitan di sektor konstruksi

Saham WIKA pada perdagangan hari ini mencatatkan kenaikan yang cukup besar yaitu di atas 3% setelah rilis laporan keuangan kuartal I tahun ini menunjukkan kenaikan laba mencapai 242% year on year. WIKA mencatatkan laba bersih di awal tahun ini sebesar 245 miliar dari sebelumnya hanya di angka 98 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Yang patut digarisbawahi adalah untuk saham – saham di sektor konstruksi, perolehan laba pada kuartal I umumnya tidak berkontribusi banyak terhadap laba di tahun tersebut. Sebagai gambaran, WIKA sepanjang tahun 2016 memperoleh laba sejumlah 1,01 triliun, ini berarti laba WIKA selama kuartal I 2016 hanya berkontribusi sebanyak 9,8% dari laba setahun penuh. Begitu halnya dengan ADHI dan WSKT. Selama kuartal 1 2016 ADHI hanya mencatatkan laba sebesar 10,5 miliar dari total laba 313,45 miliar di 2016 (3,4%) sedangkan WSKT mencatatkan laba sebesar 117 miliar dari total laba di tahun tersebut yang mencapai 1,8 Triliun (6,4%).

Melihat dari data di atas, dapat diprediksikan bahwa pada tahun ini WIKA akan mendapatkan kenaikan laba yang signifikan mengingat perolehan laba di kuartal I yang umumnya berkontribusi paling kecil dari laba setahun, sudah berada di angka 245 miliar. Peningkatan proyek infrastruktur yang dicanangkan pemerintah mulai menampakkan dampak positifnya nya bagi emiten – emiten konstruksi. Apalagi pemerintah juga merencanakan peningkatan anggaran belanja di sektor ini dari sebelumnya 317 triliun di 2016 menjadi 387 triliun di tahun 2017, atau naik sebesar 22%.

Pergerakan IHSG Hari Ini

IHSG hari ini bergerak di zona merah dengan rentang pergerakan antara 5697,79 – 5718,90 dan ditutup turun sebesar 0,34% ke level 5707,03.  Enam dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor basic industry dan trade yang masing – masing mengalami penurunan sebesar 0,45% dan 0,34%. Hanya sektor mining yang naik dengan cukup besar yaitu 0,78% setelah peningkatan pada harga saham emiten batubara. Asing masih masuk ke dalam bursa dengan mencatatkan inflow sebesar 506,4 miliar di pasar reguler dengan lima pembelian terbesar pada saham ASII, BMRI, TLKM. INDF dan JSMR. Selama bulan ini asing tercatat sudah masuk sebesar 8,12 triliun dan hanya pernah dua kali melakukan net sell dengan nominal yang tidak terlalu signifikan yaitu sebesar 192,6 miliar.

Bursa regional Asia bergerak mixed

Bursa saham Korea berhasil mempertahankan rally kenaikan selama enam hari berturut – turut setelah indeks Kospi pada hari ini ditutup naik tipis 0,07% meskipun saat pembukaan sempat mengalami penurunan sebanyak 0,28%. Penguatan indeks Kospi terutama disumbang oleh kenaikan saham Samsung Electronic yang melonjak sebanyak 2,4% setelah laporan keuangan kuartal pertama menunjukkan peningkatan kinerja yang lebih tinggi dari perkiraan analis. Selain itu rilis angka PDB Korea Selatan yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,9% juga menjadi katalis positif bagi indeks Kospi. Kemudian dari Jepang, indeks Nikkei 225 menghentikan rally nya setelah pada hari ini mengalami koreksi sebesar 0,19%. Bursa saham Jepang terkena dampak dari Amerika berkaitan dengan keraguan akan kemampuan presiden Trump melaksanakan kebijakan fiskalnya. Dari Hong Kong dan China, indeks Hang Seng dan Shanghai Composite kompak mengalami kenaikan masing – masing sebesar 0,43% dan 0,37%.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id