The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized

Kegelisahan akan kondisi geopolitik di smenanjung Korea kembali memanas. Pergerakan Amerika yang mengirimkan kapal selam USS Michigan untuk mendampingi kapal induk USS Carl Vinson yang telah dikirimkan sebelumnya mengundang kemarahan Korea Utara. Keadaan ini diperparah oleh rencana Amerika untuk mengaktifkan sistem pertahanan rudal THAAD ( Terminal High Altitude Area Defence) yang akan dilaksanakan dalam hitungan hari, meskipun ada penolakan dari publik. Menanggapi hal ini, Korea Utara mengeluarkan peringatan keras akan menenggelamkan kapal induk tersebut dan melancarkan serangan yang dahsyat terhadap tindakan Amerika yang disebutnya sebagai sebuah Agresi Militer.

Bursa Asia bergerak mixed

Dari Korea Selatan, rally kenaikan indeks Kospi selama enam hari berturut –turut berakhir setelah pada sore ini ditutup dengan pelemahan sebesar 0,18%. Pernyataan Trump yang mengenai adanya  kemungkinan konflik besar  dengan Korea Utara mendorong kekhawatiran investor sehingga melakukan aksi profit taking. Pelemahan bursa Korea diikuti oleh bursa Jepang dan Hong Kong dimana indeks Nikkei 225 dan Hangseng masing – masing mengalami pelemahan sebesar 0,29% dan 0,34%. Meskipun demikian, pelemahan di tiga negara tersebut tidak diikuti oleh bursa China yang pada hari ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,08% akibat laporan keuangan dikuartal pertama tahun ini yang cukup bervariasi.

IHSG bergerak melemah

IHSG hari ini bergerak mixed, sempat dibuka di area positif dan menyentuh level  tertinggi di 5724,51, indeks perlahan bergerak turun dan di tutup ke level 5685.30 atau melemah sebesar 0,38%. Tujuh dari Sembilan sector yang terdaftar di bursa efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sector Consumer dan Mining yang masing – masing turun sebesar 1.21% dan 1,13%. Asing masih bergerak masuk ke dalam bursa dengan mencatatkan net buy sebesar 422,6 miliar di pasar regular dan 418,15 miliar di keseluruhan pasar dengan pembelian terbesar pada saham TLKM, ASII, BBCA, BBNI dan JSMR.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0

Uncategorized

Harga batubara kembali melanjutkan penguatan setelah perusahaan batubara di Australia merevisi target produksinya yang menjadi lebih rendah dari sebelumnya. Seperti di area pertambangan Wolvekrans-Middleburg Complex (WMC) yang sebelumnya diprediksi mampu menghasilkan 30 juta ton batu bara, saat ini direvisi menjadi hanya berkisar 25-27 juta ton saja. Penurunan ini disebabkan oleh hujan deras yang masih terus mengguyur dan belum adanya eksplorasi baru areal pertambangan. Di bursa Newcastle, untuk pengiriman April ini harga batubara naik sebanyak 1.19% dan untuk bulan Mei melesat sebesar 1,52%. Sedangkan di bursa Rotterdam harga batubara naik 0,73% untuk kontrak pengiriman bulan ini dan pada bulan Mei naik sebesar 0,88%. 

Harga minyak kembali melemah

Harga minyak mentah kembali melemah setelah lapangan minyak Libya kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup akibat demonstrasi bersenjata. Selain itu isu bahwa Rusia kemungkinan tidak akan menyetujui perpanjangan pemangkasan produksi minyak menyeruak setelah perusahaan – perusahaan pertambangan lokalnya mulai kesulitan untuk berkembang. Harga minyak WTI untuk kontrak Juni turun sebesar 1,3% ke level US$48,97 per barel sementara harga minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak eropa melemah 0,7% ke level US$ 51,44 per barel.

Logam mulia masih terus tertekan

Harga emas sepanjang pekan ini hampir terus mengalami penurunan akibat meredanya kekhawatiran pasar akan resiko politik pada pemilihan presiden di Perancis tahap pertama. Meredanya kekhawatiran investor menyebabkan berlaihnya dana ke aset – aset yang lebih beresiko seperti bursa saham. Pada perdagangan kemarin harga emas melemah sebanyak 0,36% ke level 1265,4 per troy ounce.

Bursa Amerika mengalami kenaikan, Bursa Eropa mengalami koreksi

Bursa Amerika pada perdagangan tadi malam mengalami penguatan setelah laporan keuangan emiten – emiten berbasis teknologi melaporkan pendapatan yang positif di kuartal pertama tahun ini. Indeks Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi baru di 6048,94 didukung oleh kenaikan saham Amazon dan Alphabet yang naik lebih dari 4%. Indeks Dow Jones menguat tipis 0,03% disusul S&P 500 yang naik sebesar 0,06%. Dari Eropa, mayoritas indeks mengalami pelemahan yang disebabkan oleh turunya saham – saham di sektor perbankan. Index DAX Jerman turun sebesar 0,23% yang disusul oleh FTSE Inggris dan CAC Perancis yang masing – masing mengalami pelemahan sebesar 0,71% dan 0,31%.

IHSG masih berpotensi melemah terbatas.

Menjelang libur panjang pada pekan ini, kami prediksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Secara teknikal, indeks saat ini sudah berada di area overbought dan terbentunya pola doji pada perdagangan kemarin menunjukkan bahwa pasar terlihat cukup ragu antara melakukan profit taking atau melanjutkan pembelian dengan ekspektasi bahwa harga masih akan terus naik.

Kami merekomendasikan kembali untuk mulai melakukan pembelian untuk saham – saham emiten batubara seperti PTBA, DOID, ADRO, HRUM dan ITMG karena harga batubara yang mulai menunjukkan rebound dan juga laporan kinerja keuangan beberapa perusahaan di sektor ini menampakkan perbaikan kinerja.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id

0