Uncategorized

Harga batubara mulai rebound, simak saham – saham pilihan hari ini

Harga batubara kembali melanjutkan penguatan setelah perusahaan batubara di Australia merevisi target produksinya yang menjadi lebih rendah dari sebelumnya. Seperti di area pertambangan Wolvekrans-Middleburg Complex (WMC) yang sebelumnya diprediksi mampu menghasilkan 30 juta ton batu bara, saat ini direvisi menjadi hanya berkisar 25-27 juta ton saja. Penurunan ini disebabkan oleh hujan deras yang masih terus mengguyur dan belum adanya eksplorasi baru areal pertambangan. Di bursa Newcastle, untuk pengiriman April ini harga batubara naik sebanyak 1.19% dan untuk bulan Mei melesat sebesar 1,52%. Sedangkan di bursa Rotterdam harga batubara naik 0,73% untuk kontrak pengiriman bulan ini dan pada bulan Mei naik sebesar 0,88%. 

Harga minyak kembali melemah

Harga minyak mentah kembali melemah setelah lapangan minyak Libya kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup akibat demonstrasi bersenjata. Selain itu isu bahwa Rusia kemungkinan tidak akan menyetujui perpanjangan pemangkasan produksi minyak menyeruak setelah perusahaan – perusahaan pertambangan lokalnya mulai kesulitan untuk berkembang. Harga minyak WTI untuk kontrak Juni turun sebesar 1,3% ke level US$48,97 per barel sementara harga minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak eropa melemah 0,7% ke level US$ 51,44 per barel.

Logam mulia masih terus tertekan

Harga emas sepanjang pekan ini hampir terus mengalami penurunan akibat meredanya kekhawatiran pasar akan resiko politik pada pemilihan presiden di Perancis tahap pertama. Meredanya kekhawatiran investor menyebabkan berlaihnya dana ke aset – aset yang lebih beresiko seperti bursa saham. Pada perdagangan kemarin harga emas melemah sebanyak 0,36% ke level 1265,4 per troy ounce.

Bursa Amerika mengalami kenaikan, Bursa Eropa mengalami koreksi

Bursa Amerika pada perdagangan tadi malam mengalami penguatan setelah laporan keuangan emiten – emiten berbasis teknologi melaporkan pendapatan yang positif di kuartal pertama tahun ini. Indeks Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi baru di 6048,94 didukung oleh kenaikan saham Amazon dan Alphabet yang naik lebih dari 4%. Indeks Dow Jones menguat tipis 0,03% disusul S&P 500 yang naik sebesar 0,06%. Dari Eropa, mayoritas indeks mengalami pelemahan yang disebabkan oleh turunya saham – saham di sektor perbankan. Index DAX Jerman turun sebesar 0,23% yang disusul oleh FTSE Inggris dan CAC Perancis yang masing – masing mengalami pelemahan sebesar 0,71% dan 0,31%.

IHSG masih berpotensi melemah terbatas.

Menjelang libur panjang pada pekan ini, kami prediksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Secara teknikal, indeks saat ini sudah berada di area overbought dan terbentunya pola doji pada perdagangan kemarin menunjukkan bahwa pasar terlihat cukup ragu antara melakukan profit taking atau melanjutkan pembelian dengan ekspektasi bahwa harga masih akan terus naik.

Kami merekomendasikan kembali untuk mulai melakukan pembelian untuk saham – saham emiten batubara seperti PTBA, DOID, ADRO, HRUM dan ITMG karena harga batubara yang mulai menunjukkan rebound dan juga laporan kinerja keuangan beberapa perusahaan di sektor ini menampakkan perbaikan kinerja.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id