The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-62689
Uncategorized
IHSG melonjak naik 0,79% pada saat penutupan sehingga berakhir di level 5738,16. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 5697,82 – 5738,16. Semua sektor yang terdaftar di bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan yang dimotori oleh sektor Mining dan Agriculture yang mencatatkan penguatan sebesar 1,95% dan 1,96%. Meski mendekati libur pada tengah pekan, volume transaksi di bursa efek cukup ramai mencapai 12,35 triliun di pasar reguler dan 14,06 triliun di keseluruhan pasar. Hari ini asing kembali mencatatkan outflow dari bursa dengan net sell sebesar 556,95 miliar dimana penjualan terbesar pada saham BBCA (-786,85 miliar), BBRI (-52,43 miliar), dan ASII (-38,44 miliar) sedangkan net buy asing terbesar pada saham INTP (+196,52 miliar), BUMI (+69,11 miliar) dan WSBP (+32,52 miliar). Meskipun dalam bulan ini asing masih mencatatkan net buy sebesar 7,49 triliun, namun trend outflow mulai terlihat, terutama setelah pemberian rating investment grade oleh S&P. Sejak saat itu asing mulai melakukan penjualan terutama di saham perbankan dan astra, kemudian pada pekan ini saham telkom. Berikut 5 saham top net sell asing pasca pemberian rating S&P :  BBCA (-721,55 miliar), BBRI (-574,22 miliar), ASII (-462,27 miliar), BMRI (-232,52 miliar) dan BBNI (-200,33 miliar). Regional Asia bergerak mixed Bursa Korea Selatan ditutup rebound dengan penguatan 0,13%. Saham – saham di bidang farmasi dan kesehatan mengalami kenaikan mengimbangi pelemahan pada saham – saham perbankan. Turut mendukung indeks, nilai tukar won juga terpantau menguat 0,50% ke level 1.119,65 per dolar AS. Dari Jepang, indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,14%. Sebanyak 79 saham menguat, 140 saham melemah, sedangkan 6 lainnya stagnan. Kemudian dari China, indeks Shanghai Composite mengalami kenaikan sebesar 0,24% karena didukung oleh data PMI (Purchasing Manager Index) yang lebih tinggi dari perkiraan analis. Sebelumnya data PMI China diperkirakan hanya berkisar di angka 51,0 namun rilis data menunjukkan angka PMI pada bulan Mei ada di level 51,2. Selain hal tersebut, bursa China juga mendapat sentimen positif dari kebijakan pemerintah yang akan membatasi aksi penjualan besar – besaran oleh para pemegang saham sehingga pasar akan lebih stabil dan terlindung dari aksi spekulasi yang berlebihan.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG tidak mampu mempertahankan momentum kenaikanya dan akhirnya ditutup turun 0,33% pada perdagangan kemarin. Dari sisi teknikal IHSG masih mengalami tekanan jual meski dengan volume transaksi yang tidak cukup besar sehingga potensi untuk rebound masih terbuka. Apalagi secara candle, IHSG membentuk pola inverted hammer yang mengindikasikan terjadinya pembalikan arah setelah trend turun yang terjadi selama beberapa waktu. Meskipun demikian penguatan indeks akan terbatas mengingat sentimen dari Amerika dan Eropa yang tidak bagus, turunya harga – harga komoditas dan aksi jual asing akan membebani kinerja IHSG hari ini. Bursa Amerika dan Eropa kompak melemah Perdagangan pertama setelah libur panjang di bursa Wall Street berakhir dengan pelemahan. Indeks Dow Jones ditutup turun sebanyak 0,24% sejalan dengan Nasdaq dan S&P 500 yang masing – masing melemah 0,11% dan 0,12%. Penguatan di saham – saham sektor teknologi tidak mampu mengimbangi penurunan harga pada sektor energi yang disebabkan oleh turunya harga minyak. Dari bursa Eropa, mayoritas indeks juga melemah. Indeks FTSE Inggris melemah 0,28% disusul oleh DAX Jerman yang turun 0,24% dan CAC 40 Perancis yang merosot 0,50%. Penurunan bursa Eropa disebabkan oleh turunya saham – saham perbankan akibat terseret penurunan imbal hasil obligasi. Selain itu, laporan penurunan indeks keyakinan ekonomi Eropa untuk pertama kalinya pada tahun ini juga turut membebani pasar. Harga batubara melesat Setelah mengalami pergerakan harga yang stagnan selama beberapa waktu lalu, harga batubara melonjak tajam. Dari bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman bulan Juli, harga batubara naik 2,12% ke level USD 77,00 per metrik ton sedangkan di bursa Newcastle untuk pengiriman di bulan yang sama, harganya naik sebanyak 0,82% ke USD 74,10 per metrik ton. Minyak berbalik turun Berbanding terbalik dengan batubara, harga minyak justru melemah mengakhiri rebound selama dua hari terakhir. Harga minyak WTI turun 0,34% ke level USD 49,65 per barel sedangkan minyak Brent yang digunakan sebagai acuan harga di eropa melemah 0,86% ke USD 51,84 per barel.  Penurunan ini terkait dengan kekhawatiran investor akan pulihnya produksi minyak di Libya setelah masalah teknis di ladang minyak Sharara mulai teratasi. Produksi minyak Libya yang sebelumnya mencapai 784 ribu barel per hari (bph) diperkirakan akan meningkat menjadi 800 ribu bph pada hari ini. CPO dan logam mulia melanjutkan pelemahan Harga CPO kembali melemah 3 hari berturut – turut setelah pada perdagangan kemarin ditutup turun sebanyak 0,56% ke level 2502 ringgit per ton. Sepanjang tahun berjalan harga CPO sudah merosot sebanyak 10,84%. Sejalan dengan harga CPO, emas juga terpantau melemah sebanyak 0,34% ke level USD 1265,60 per troy ounce. Penurunan emas disebabkan oleh menguatnya dollar indeks sejak Jumat pekan lalu.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak terbatas pada range 5672 – 5730 dengan kecenderungan untuk menguat terbatas. Secara teknikal indeks masih terkonsolidasi di area netral, namun indikator stochastic dan RSI mulai menunjukkan indikasi untuk bergerak ke atas. Banyaknya bursa utama yang libur (Amerika, Inggris, dan China) membuat tidak adanya sentimen positif yang mendukung penguatan indeks lebih lanjut. Pasar juga masih menunggu rilis data inflasi yang akan dirilis pada pekan ini yang diperkirakan akan naik menjelang bulan puasa. Pemerintah memprediksi angka inflasi Mei sebesar 0,2% secara bulanan yang mana naik dari bulan sebelumnya di angka 0,09 persen. Bursa Eropa mixed, Amerika Libur Dari Eropa, bursa Inggris libur untuk perayaan Spring Bank Holiday. Sementara bursa lainya bergerak bervariasi dimana DAX Jerman menguat sebesar 0,21%, CAC 40 Perancis melemah 0,08% serta FTSE MIB Italia yang anjlok 2,01%. Secara keseluruhan Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,03%. Pelemahan ini disebabkan oleh penurunan pada saham – saham perbankan di Italia yang merespon komentar pemimpin partai Demokrat akan adanya kemungkinan pemilu dini. Perdagangan pada bursa saham Amerika semalam diliburkan untuk memperingati hari pahlawan (Memorial Day) yang diperingati setiap tahunya pada Senin terakhir di bulan Mei.  Memorial Day diperingati untuk mengenang prajurit – prajurit yang gugur sewaktu berdinas di angkatan bersenjata Amerika Serikat. Batubara stagnan, Minyak menguat tipis Di tengah sepinya perdagangan di China, Amerika dan Inggris yang libur harga batubara tidak bergerak dan ditutup stagnan di level USD 75,40 per metrik ton. Sementara itu harga minyak mentah Brent mampu mencatatkan penguatan 0,27% ke USD 52,29 per barel. Meski harga minyak naik, pasar masih nampak berhati – hati mengingat pertumbuhan suplai shale oil dari Amerika cukup mengganggu upaya OPEC untuk menstabilkan harga minyak dunia. Pasokan shale oil dari Amerika diprediksi akan naik 430 ribu barel pada 2017 dan meningkat menjadi 800 ribu barel pada 2018. Emas dan CPO kompak melemah Harga CPO kembali melemah tajam, setelah Jumat lalu turun sebesar 1,96% pada perdagangan kemarin harganya kembali tergelincir sebesar 1,49% ke level 2516 ringgit per ton. Sementara itu harga emas juga turut melemah sebagai imbas dari penguatan Dollar Indeks yang menguat sebesar 0,24% ke posisi 97,672. Harga emas turun 0,12% ke level USD 1269,90 per troy ounce.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Menjelang lebaran saham – saham di bidang ritel dan consumer good umumnya akan mengalami kenaikan kinerja. Hal ini disebabkan oleh peningkatan pengeluaran belanja konsumen yang hendak merayakan idul fitri sehingga memberi sentimen positif bagi sektor tersebut. Selama tiga tahun terakhir sektor consumer selalu mencatatkan kinerja positif  pada bulan buasa hingga menjelang idul fitri. Pada tahun 2014, sektor consumer naik sebanyak 4,04% kemudian di tahun 2015 menguat sebesar 0,67% dan di tahun 2016 naik 1,05%. Di sektor ini, saham – saham yang umumnya mencatatkan kenaikan adalah INDF, ICBP, ERAA dan MAPI. Sektor otomotif menjadi favorit berikutnya setelah consumer. Di sektor ini saham ASII memimpin dengan kapitalisasi pasar sebesar 353,21 triliun. Saham ASII dalam 3 tahun terakhir ini mencatatkan rata – rata kenaikan sebesar 7,11 %. Budaya masyarakat Indonesia yang membeli kendaraan baru menjelang lebaran memberi sentimen positif bagi kenaikan saham ini. Di tahun 2016 penjualan mobil selama bulan Ramadhan naik 3,8% sedangkan di tahun 2015 naik sebanyak 2,4% dan di tahun 2014 naik 5,8%. Selain sektor consumer dan otomotif, infrastructur telekomunikasi juga berpotensi untuk mencetak kenaikan pendapatan. Di sektor ini saham TLKM memimpin dengan kapitalisasi terbesar 441,5 triliun disusul oleh ISAT dengan 36,53 triliun dan 32,7 triliun. Meskipun demikian, dari tiga tahun terakhir ini saham TLKM justru mencatatkan rata – rata penurunan harga sebesar – 0,70% sedangkan EXCL dan ISAT mencatakan kenaikan sebesar +0,66% dan ISAT yang paling tinggi yaitu sebesar +6,22%. IHSG bergerak melemah, asing net sell 6,48 triliun Sempat naik ke level 5730,84 di awal perdagangan, indeks perlahan turun dan ditutup di level 5712,33 atau turun sebesar 0,08%. Penekan indeks ada pada sektor infrastruktur, consumer dan agri yang mengimbangi kenaikan pada sektor finance, mining dan trade. Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa regional yang melemah.  Indeks NikkeI Jepang dan Kospi Korea turun akibat memanasnya situasi Korea pasca uji coba peluncuran rudal Korut yang sudah mencapai kesembilan kalinya di tahun ini. Sampai dengan penutupan, asing mencatatkan net sell yang besar di keseluruhan pasar akibat transaksi penjualan DMAS di pasar nego senilai 5,97 triliun, sedangkan di pasar reguler, net sell asing hanya sebesar 239,29 miliar dengan penjualan terbesar pada saham TLKM (-102,66 miliar), ASII (-66,89 miliar), BBRI (-55,06 miliar) dan BBCA (-44,39 miliar).
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Berakhirnya euforia kenaikan rating S&P dan adanya perlambatan data konsumsi menjelang bulan puasa menjadi faktor penekan indeks. Dari luar negeri, turunya indeks Dow Jones setelah selama enam hari berturut – turut mengalami kenaikan jugamenjadi sentimen negatif. Secara teknikal IHSG membentuk pola doji yang berarti pasar masih ragu dan memerlukan sentimen positif untuk melanjutkan penguatan. Meskipun demikian, penguatan harga pada komoditas minyak dan logam mulia serta indeks regional Kospi, Nikkei dan Hang Seng yang dibuka menghijau akan memberi dampak positif bagi IHSG sehingga akan menahan penurunan indeks. Bursa Amerika Flat, Eropa bervariasi Bursa Wall Street bergerak flat sepanjang perdagangan pada Jumat kemarin dan mengakhiri penguatanya selama enam hari berturut – turut. Indeks Dow Jones melemah tipis -0,01% sedangkan Nasdaq dan S&P 500 menguat masing – masing 0,08% dan 0,03%. Penguatan di saham – saham consumer mengimbangi penurunan pada saham sektor teknologi. Datarnya pergerakan indeks disebabkan oleh volume perdagangan yang sepi dan merupakan terendah di tahun ini dimana hanya 5,2 miliar saham yang berpindah tangan. Kemudian dari bursa Eropa, indeks DAX Jerman melemah 0,15% disusul oleh CAC 40 Perancis yang turun 0,01% namun indeks FTSE Inggris naik 0,40%. Saham – saham berbasis resources dan kesehatan memimpin penguatan pasar mengimbangi penurunan pada saham – saham consumer dan teknologi. Minyak mulai pulih Harga minyak perlahan mulai naik setelah mengalami koreksi tajam pasca meeting OPEC pekan lalu. Harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman Juli menguat 1,84% ke level USD 49,80 per barel setelah sebelumnya turun hampir 5% sedangkan harga minyak Brent naik 1,34% ke posisi USD 52,15 per barel. Harga emas menguat Harga emas naik 1,01% ke level USD 1271,40 per troy ounce. Menjelang libur Memorial Day di bursa Wall Street, investor memilih untuk mengamankan uangnya pada instrumen yang lebih aman karena kekhawatiran akan pecahnya ketegangan geopolitik yang bisa terjadi kapan saja. Seperti diketahui, militer Amerika Serikat kembali mengirim kapal induk ketiganya yaitu USS Nimitz ke semenanjung Korea yang berpotensi menimbulkan konflik dengan Korea Utara. Batubara dan CPO masih melemah Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan Juli melemah 0,20% ke level USD 73,85 per ton sedangkan di bursa Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama turun sampai 0,98% ke level USD 75,40 per ton. Kemudian harga CPO di bursa malaysia berbalik turun 1,96% ke level 2554 ringgit per ton, sejalan dengan penguatan mata uang negara tersebut.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Aksi jual asing pada minggu ini melanda sektor perbankan, dengan tiga terbesar adalah BBRI (- 296,72miliar), BBNI (-251,21 miliar) dan BMRI (-157,36 miliar) sedangkan BBCA masih mencatatkan net buy sebesar +200,69 miliar. Penjualan saham perbankan ini tidak terlepas dari resiko kredit macet (Non Performing Loan/NPL) yang diperkirakan masih akan cukup besar di kuartal kedua tahun ini.  Penyumbang NPL terbesar ada pada sektor pertambangan, perdagangan dan komunikasi. Pada bank BRI, rasio kredit macet di sektor pertambangan mencapai 9,3% meskipun dengan jumlah exposure yang kecil sedangkan pada BNI kredit macet masih pada seputar pinjaman pada dua korporasi besar yaitu PT Trikomsel dan PT Pan Maritime yang sedang dalam masa penundaan pembayaran kewajiban. Untuk bank Mandiri, rasio NPL bank yang mencapai 3,98% pada kuartal I lalu menjadi yang paling besar dibandingkan tiga bank lainya (BRI 2,2%, BNI 3%, BCA 1,5%). Perbankan juga terbebani isu premi restrukturisasi Rencana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang mengajukan usulan premi restrukturisasi perbankan sebesar 2-3% dari produk domestik bruto dinilai akan memberatkan industri perbankan karena jumlahnya yang tidak sedikit. Dengan PDB tahun 2016 yang senilai 12,406 triliun berarti premi yang yang harus dibayarkan berkisar 248 – 372 triliun sehingga akan menambah overhead cost dari perbankan. Pekan ini saham Bank BRI sudah mengalami penurunan sebesar 7,02% dari puncak tertingginya di Senin lalu sedangkan BMRI dan BBNI masing – masing turun sebesar 8,65% dan 6,8%. Bank BCA mencatatkan pelemahan yang paling kecil yaitu hanya sebesar 3,69%. IHSG berhasil rebound Setelah melemah sepanjang tiga hari perdagangan berturut – turut IHSG hari ini berhasil rebound dengan rentang pergerakan antara 5703,89 – 5728,60 dan ditutup di level 5716,82 naik 13,39 poin atau 0,23%. Tujuh dari sembilan indeks sektoral menghijau dengan pendorong terbesar pada sektor infrastruktur dan mining yang masing – masing naik 1,71% dan 0,62% sedangkan sektor penekan indeks hanya ada dua yaitu consumer (-0,39%) dan manufaktur (-0,15%). Asing mencatatkan outflow ketiganya di bulan ini dengan mencatatkan net sell sebesar 78,48 miliar di keseluruhan pasar dengan penjualan terbesar pada saham BBRI, BMRI dan LPPF sedangkan top net buy pada saham TLKM, PGAS dan ITMG.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Harga minyak terkoreksi tajam justru setelah pertemuan OPEC dan 11 negara penghasil minyak lainya memutuskan memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga Maret 2018. Hal ini dinilai mengecewakan pasar yang menginginkan masa pemangkasan yang lebih lama karena pemangkasan sampai Maret 2017 sudah diantisipasi dengan aksi spekulasi sebelumnya. Harga minyak WTI anjlok USD 2,46 per barel (-4,8%) ke level USD 48,9 per barel sedangkan minyak Brent yang menjadi acuan harga negara Eropa mengalami penurunan yang tidak kalah tragis yaitu USD 2,52 (-4,7%) ke level USD 61,46 per barel. Bursa Amerika menghijau, Eropa mixed Bursa Wall Street ditutup di zona positif pada perdagangan kemarin. Indeks DOW Jones naik 0,34% disusul oleh S&P 500 yang juga menguat 0,44%. Indeks Nasdaq bahkan mencetak rekor baru di 6205,26 setelah naik 0,69%. Penguatan bursa Amerika ditunjang oleh saham – saham consumer dan teknologi yang naik tajam setelah mencatatkan penjualan di kuartal pertama yang melampaui perkiraan analis. Bursa Eropa bergerak bervariasi namun indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah tipis 0,06%. Rilis laporan – laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan peningkatan tidak mampu mendorong indeks karena tekanan dari saham – saham sektor energi yang menekan pasar. CAC 40 Perancis dan DAX Jerman masing – masing melemah 0,08% dan 0,17% namun FTSE Inggris berhasil naik tipis 0,04%. Komoditas lain ikut melemah kecuali CPO Mengikuti harga minyak, batubara juga mencatatkan pelemahan. Di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman Juni, harganya turun 0,39% sedangkan di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama harganya turun 0,67%. Selain batubara, harga emas terpantau melemah tipis 0,1% di level USD 1258,60 karena perhatian investor masih tertuju pada hasil pertemuan FED Rabu lalu yang terlihat akan menaikkan bunga dalam waktu dekat ini. Berkebalikan dengan komoditas lain, harga CPO justru menguat sebesar 0,93% ke level 2605 ringgit per ton. Harga CPO mengalami rebound setelah sebelumnya turun tajam akibat penguatan mata uang ringgit yang naik 0,26%. IHSG berpotensi melemah terbatas Menjelang libur akhir pekan dan minimnya sentimen positif dari dalam negeri, kami memprediksi IHSG akan melemah terbatas menguji level support di 5670. Mendekati libur, umumnya transaksi di bursa Efek tidak begitu ramai, seperti di Rabu kemarin yang hanya mencatatkan angka 6,3 triliun di bawah rata – rata transaksi harian yang mencapai 7,4 triliun. Kemudian untuk efek bom di kampung Melayu, juga akan memberikan tekanan bagi indeks meskipun hanya sedikit karena seperti teror – teror sebelumnya yang tidak begitu direspon lagi oleh pasar.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Di tengah indeks regional yang menghijau, IHSG justru memperpanjang pelemahan menjadi tiga hari berturut – turut setelah sore ini ditutup anjlok sebesar 0,47% ke level 5703,43. Penurunan ini menjadikan IHSG sudah tergelincir 2,91%  dari titik tertingginya pada Senin lalu di 5874,44. Asing mencatatkan outflow keduanya di bulan ini dengan mencatatkan penjualan bersih sebesar 132 miliar di pasar reguler dengan net sell terbesar pada saham perbankan yaitu BBRI (-228 miliar) dan BBCA (-35,61 miliar). Sementara net buy terbesar pada saham PGAS (+59 miliar), UNVR (+32 miliar) dan TLKM (+23,6 miliar). Dari sembilan sektor di bursa efek, tujuh di antaranya bergerak di zona merah dengan penekan terbesar di sektor finance. Penurunan saham – saham perbankan akibat aksi jual asing menjadikan sektor ini melemah sebanyak 0,82%. Sedangkan sektor yang menghijau hanya sektor agri dengan penguatan sebesar 0,31% dan aneka industri yang menguat tipis 0,2%. Yen melemah, bursa Jepang bullish Dari Jepang, indeks Topix dan Niikei ditutup di zona hijau dengan penguatan masing – masing sebesar 0,63% dan 0,66%. Penguatan indeks ditopang oleh melemahnya mata uang yen akibat kembali optimisnya investor asing terhadap rencana kebijakan ekonomi Amerika yang diajukan oleh pemerintahan Donald Trump. Nilai tukar yen siang ini melemah 0,13% ke level 111,93 yen per dolar AS. Kospi Korea ciptakan rekor baru tiga hari berturut – turut Bursa Korea kembali memperbarui rekornya setelah ditutup menguat sebesar 0,24% . Saham – saham sektor farmasi dan otomotif menjadi penopang laju indeks. Bursa Korea mendapat sentimen positif dari pemerintahan baru presiden Moon Jae-in yang berencana akan menciptakan lapangan kerja baru di sektor publik dan penambahan anggaran tanpa menaikkan pajak. Hangseng dan Shanghai Composite bergerak datar Penurunan rating kredit oleh Moody’s mengakibatkan penurunan pada bursa China dan Hong Kong pada awal perdagangan. Namun, kedua indeks perlahan bangkit dan bisa ditutup di area positif dengan penguatan pada indeks Shanghai Composite sebesar 0,06% dan indeks Hang Seng sebesar 0,10%. Moody’s Investors Service hari ini menurunkan peringkat kredit China dari Aa3 menjadi A1 akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi dan hutang yang terus meningkat.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized

AmiBroker Workshop

Sabtu, 27 Mei 2017

9:00 am – 16:00 pm

VENUE:

Integrity Training Center

Prominence Office Complex Block 38G/18. Jl. Jalur Sutera Boulevard, Alam Sutera, Tangerang

TRAINER:

Dendo Valentino, CTA

(Certified of Technical Analyst)

Haret Bima D.,MM

(Research Analyst PT Phillip Sekuritas Cabang Alam Sutera)

SYLABUS:

– AmiBroker Instalation & Upgrade information.
– Introduction to Technical Analysis Classic Tools for Trendline, Support resistance & Fibonacci.
– Introduction To Modern Technical Analysis (Indicators & AFLs)
– Day Trading Strategy using Explorer for Stock Picking

TERBUKA UNTUK UMUM

– Terbuka bagi yang sudah punya atau pun belum Amibroker.
– Untuk Newbie maupun Advance pengguna AmiBroker.
– Mendapatkan gratis AmiBroker (trial) selama 30 hari bagi yang ingin mencoba terlebih dahulu fitur-fitur unggulan AmiBroker.
– Gratis Live Intraday Data for Stocks, Forex & Commodities untuk 1 bulan menggunakan Integrity Plugin.
Investment Fee: Rp 500,000/Pax or Rp 750,000 for Couple. Diskon 50% khusus bagi:
– Pemilik AmiBroker Licensed – Nasabah Phillip Sekuritas Indonesia
– Pernah mengikuti AmiBroker sebelumnya (re-seat).
Pembayaran melalui BCA a/c 4970485771.
Silahkan mendaftar dengan cara mengirimkan email dengan format:
Nama lengkap, no. telepon dan bukti pembayaran ke
training@integrity.co.id

INFORMASI

Telepon 021-50314300 or

WA/SMS/Telegram: 08881314300

 
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat. Aksi jual investor yang terjadi selama dua hari ini membuat harga sudah cukup murah. Secara teknikal, pada perdagangan kemarin terdapat tekanan beli yang kuat menjelang akhir perdagangan yang bisa berlanjut pada pagi ini meskipun stochastic dan RSI menunjukkan harga masih berada di zona netral. Namun demikian, menjelang libur di tengah pekan, rilis FED minute nanti malam, dan juga meeting OPEC pada Kamis besok,  investor akan cenderung wait and see sehingga membatasi pergerakan IHSG.   Minyak melanjutkan kenaikan Harga minyak naik ke level tertinggi dalam satu bulan setelah pada perdagangan kemarin menguat lebih dari 1%. Minyak WTI untuk pengiriman bulan Juli naik 0,74% menjadi USD 51,47 per barel sedangkan minyak Brent naik ke level USD 54,15 per barel. Penguatan di hari kelima ini disebabkan oleh adanya rumor kesepakatan untuk memperpanjang pemangkasan produksi pada meeting OPEC 25 Mei besok. Batubara dan logam mulia menghentikan rally Harga batubara akhirnya mengalami pelemahan setelah selama tujuh hari perdagangan mengalami rally kenaikan. Harga batubara di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman bulan ini turun 0,93% sedangkan untuk pengiriman bulan Juni turun 0,13%. Kemudian di bursa Newcastle untuk pengiriman bulan ini turun 0,6% dan untuk bulan Juni melemah 0,33%. Harga emas mengalami pelemahan meskipun dollar indeks masih turun. Harga emas tergelincir 0,40% ke level USD 1255,50 per troy ounce. Pelemahan harga emas disebabkan oleh menguatanya bursa Amerika dan Eropa serta antsisipasi investor akan kenaikan bunga FED yang akan dirapatkan malam ini. Bursa Amerika menguat Bursa Wall Street menghijau bahkan setelah rilis data penjualan rumah di bulan April yang tidak terlalu bagus. Penyebabnya adalah investor merasa optimis akan anggaran negara yang diajukan oleh presiden Donald Trump yang menitikberatkan pada kenaikan belanja infrastruktur dan militer serta pemotongan anggaran bantuan kesehatan dan makanan sehingga bisa memotong pengeluaran pemerintah hingga 36 triliun. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 43,08 poin atau 0,21% ke level 20.937,91, indeks Standard & Poor’s 500 naik 4,4 poin atau 0,18% ke posisi 2.398,42, sedangkan indeks Nasdaq Composite menguat 5,09 poin atau 0,08% ke 6.138,71. Bursa Eropa rebound Bursa saham Eropa mengalami rebound setelah mengalami pelemahan di awal pekan ini. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,22% atau 0,88 poin ke level 392,02 akibat penguatan  pada sektor perbankan dan teknologi. Indeks DAX Jerman menguat 0,31% disusul oleh CAC 40 yang naik 0,47% sedangkan FTSE Inggris melemah tipis 0,15%. Penguatan bursa Eropa juga didukung oleh data PMI yang menunjukkan tingkat pertumbuhan yang sama dengan bulan lalu.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 4NO NEW POSTS