Uncategorized

Minyak terjun bebas, bagaimana pergerakan IHSG hari ini?

Harga minyak terkoreksi tajam justru setelah pertemuan OPEC dan 11 negara penghasil minyak lainya memutuskan memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga Maret 2018. Hal ini dinilai mengecewakan pasar yang menginginkan masa pemangkasan yang lebih lama karena pemangkasan sampai Maret 2017 sudah diantisipasi dengan aksi spekulasi sebelumnya. Harga minyak WTI anjlok USD 2,46 per barel (-4,8%) ke level USD 48,9 per barel sedangkan minyak Brent yang menjadi acuan harga negara Eropa mengalami penurunan yang tidak kalah tragis yaitu USD 2,52 (-4,7%) ke level USD 61,46 per barel. Bursa Amerika menghijau, Eropa mixed Bursa Wall Street ditutup di zona positif pada perdagangan kemarin. Indeks DOW Jones naik 0,34% disusul oleh S&P 500 yang juga menguat 0,44%. Indeks Nasdaq bahkan mencetak rekor baru di 6205,26 setelah naik 0,69%. Penguatan bursa Amerika ditunjang oleh saham – saham consumer dan teknologi yang naik tajam setelah mencatatkan penjualan di kuartal pertama yang melampaui perkiraan analis. Bursa Eropa bergerak bervariasi namun indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah tipis 0,06%. Rilis laporan – laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan peningkatan tidak mampu mendorong indeks karena tekanan dari saham – saham sektor energi yang menekan pasar. CAC 40 Perancis dan DAX Jerman masing – masing melemah 0,08% dan 0,17% namun FTSE Inggris berhasil naik tipis 0,04%. Komoditas lain ikut melemah kecuali CPO Mengikuti harga minyak, batubara juga mencatatkan pelemahan. Di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman Juni, harganya turun 0,39% sedangkan di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama harganya turun 0,67%. Selain batubara, harga emas terpantau melemah tipis 0,1% di level USD 1258,60 karena perhatian investor masih tertuju pada hasil pertemuan FED Rabu lalu yang terlihat akan menaikkan bunga dalam waktu dekat ini. Berkebalikan dengan komoditas lain, harga CPO justru menguat sebesar 0,93% ke level 2605 ringgit per ton. Harga CPO mengalami rebound setelah sebelumnya turun tajam akibat penguatan mata uang ringgit yang naik 0,26%. IHSG berpotensi melemah terbatas Menjelang libur akhir pekan dan minimnya sentimen positif dari dalam negeri, kami memprediksi IHSG akan melemah terbatas menguji level support di 5670. Mendekati libur, umumnya transaksi di bursa Efek tidak begitu ramai, seperti di Rabu kemarin yang hanya mencatatkan angka 6,3 triliun di bawah rata – rata transaksi harian yang mencapai 7,4 triliun. Kemudian untuk efek bom di kampung Melayu, juga akan memberikan tekanan bagi indeks meskipun hanya sedikit karena seperti teror – teror sebelumnya yang tidak begitu direspon lagi oleh pasar.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id