Uncategorized

Simak prediksi IHSG di hari pertama perdagangan pekan ini

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Berakhirnya euforia kenaikan rating S&P dan adanya perlambatan data konsumsi menjelang bulan puasa menjadi faktor penekan indeks. Dari luar negeri, turunya indeks Dow Jones setelah selama enam hari berturut – turut mengalami kenaikan jugamenjadi sentimen negatif. Secara teknikal IHSG membentuk pola doji yang berarti pasar masih ragu dan memerlukan sentimen positif untuk melanjutkan penguatan. Meskipun demikian, penguatan harga pada komoditas minyak dan logam mulia serta indeks regional Kospi, Nikkei dan Hang Seng yang dibuka menghijau akan memberi dampak positif bagi IHSG sehingga akan menahan penurunan indeks. Bursa Amerika Flat, Eropa bervariasi Bursa Wall Street bergerak flat sepanjang perdagangan pada Jumat kemarin dan mengakhiri penguatanya selama enam hari berturut – turut. Indeks Dow Jones melemah tipis -0,01% sedangkan Nasdaq dan S&P 500 menguat masing – masing 0,08% dan 0,03%. Penguatan di saham – saham consumer mengimbangi penurunan pada saham sektor teknologi. Datarnya pergerakan indeks disebabkan oleh volume perdagangan yang sepi dan merupakan terendah di tahun ini dimana hanya 5,2 miliar saham yang berpindah tangan. Kemudian dari bursa Eropa, indeks DAX Jerman melemah 0,15% disusul oleh CAC 40 Perancis yang turun 0,01% namun indeks FTSE Inggris naik 0,40%. Saham – saham berbasis resources dan kesehatan memimpin penguatan pasar mengimbangi penurunan pada saham – saham consumer dan teknologi. Minyak mulai pulih Harga minyak perlahan mulai naik setelah mengalami koreksi tajam pasca meeting OPEC pekan lalu. Harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman Juli menguat 1,84% ke level USD 49,80 per barel setelah sebelumnya turun hampir 5% sedangkan harga minyak Brent naik 1,34% ke posisi USD 52,15 per barel. Harga emas menguat Harga emas naik 1,01% ke level USD 1271,40 per troy ounce. Menjelang libur Memorial Day di bursa Wall Street, investor memilih untuk mengamankan uangnya pada instrumen yang lebih aman karena kekhawatiran akan pecahnya ketegangan geopolitik yang bisa terjadi kapan saja. Seperti diketahui, militer Amerika Serikat kembali mengirim kapal induk ketiganya yaitu USS Nimitz ke semenanjung Korea yang berpotensi menimbulkan konflik dengan Korea Utara. Batubara dan CPO masih melemah Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan Juli melemah 0,20% ke level USD 73,85 per ton sedangkan di bursa Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama turun sampai 0,98% ke level USD 75,40 per ton. Kemudian harga CPO di bursa malaysia berbalik turun 1,96% ke level 2554 ringgit per ton, sejalan dengan penguatan mata uang negara tersebut.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id