Uncategorized

Di tengah tekanan net sell asing, IHSG mampu rebound

IHSG melonjak naik 0,79% pada saat penutupan sehingga berakhir di level 5738,16. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 5697,82 – 5738,16. Semua sektor yang terdaftar di bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan yang dimotori oleh sektor Mining dan Agriculture yang mencatatkan penguatan sebesar 1,95% dan 1,96%. Meski mendekati libur pada tengah pekan, volume transaksi di bursa efek cukup ramai mencapai 12,35 triliun di pasar reguler dan 14,06 triliun di keseluruhan pasar. Hari ini asing kembali mencatatkan outflow dari bursa dengan net sell sebesar 556,95 miliar dimana penjualan terbesar pada saham BBCA (-786,85 miliar), BBRI (-52,43 miliar), dan ASII (-38,44 miliar) sedangkan net buy asing terbesar pada saham INTP (+196,52 miliar), BUMI (+69,11 miliar) dan WSBP (+32,52 miliar). Meskipun dalam bulan ini asing masih mencatatkan net buy sebesar 7,49 triliun, namun trend outflow mulai terlihat, terutama setelah pemberian rating investment grade oleh S&P. Sejak saat itu asing mulai melakukan penjualan terutama di saham perbankan dan astra, kemudian pada pekan ini saham telkom. Berikut 5 saham top net sell asing pasca pemberian rating S&P :  BBCA (-721,55 miliar), BBRI (-574,22 miliar), ASII (-462,27 miliar), BMRI (-232,52 miliar) dan BBNI (-200,33 miliar). Regional Asia bergerak mixed Bursa Korea Selatan ditutup rebound dengan penguatan 0,13%. Saham – saham di bidang farmasi dan kesehatan mengalami kenaikan mengimbangi pelemahan pada saham – saham perbankan. Turut mendukung indeks, nilai tukar won juga terpantau menguat 0,50% ke level 1.119,65 per dolar AS. Dari Jepang, indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,14%. Sebanyak 79 saham menguat, 140 saham melemah, sedangkan 6 lainnya stagnan. Kemudian dari China, indeks Shanghai Composite mengalami kenaikan sebesar 0,24% karena didukung oleh data PMI (Purchasing Manager Index) yang lebih tinggi dari perkiraan analis. Sebelumnya data PMI China diperkirakan hanya berkisar di angka 51,0 namun rilis data menunjukkan angka PMI pada bulan Mei ada di level 51,2. Selain hal tersebut, bursa China juga mendapat sentimen positif dari kebijakan pemerintah yang akan membatasi aksi penjualan besar – besaran oleh para pemegang saham sehingga pasar akan lebih stabil dan terlindung dari aksi spekulasi yang berlebihan.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id