The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
IHSG bergerak mixed pada perdagangan hari ini. Sempat bergerak positif di awal perdagangan hingga level 5777,69 indeks berbalik arah menyentuh level terendahnya di 5692,98. Namun pada penutupan perdagangan, aksi beli kuat oleh investor asing membuat indeks ditutup hanya melemah sebesar 18,83 point atau -0,33% di level 5730,61. Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa efek Indonesia bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor industri dasar dan infrastruktur yang masing – masing mengalami penurunan sebesar -1,25% dan -1,23%. Pada sesi I perdagangan, asing mencatatkan net sell tipis senilai 4,12 miliar, kemudian saat sesi II mulai berjalan aksi beli investor asing kembali marak sehingga berbalik mencatatkan net buy sebesar 229,52 miliar. BBCA, UNVR dan TLKM menjadi saham – saham yang diborong oleh asing sedangkan saham dengan net sell asing paling banyak adalah BBNI, ASII dan BMRI. Bursa Jepang terpengaruh bom Inggris Bursa saham Jepang bergerak melemah pada penutupan perdagangan akibat terapresiasinya mata uang yen. Indeks Topix berakhir melemah 0,16% disusul oleh Nikkei yang turun sebanyak 0,33%. Penguatan yen terus berlanjut, setelah sebelumnya disebabkan oleh isu seputar pemerintahan Trump, kali ini penguatan yen ditopang oleh peristiwa ledakan bom di Manchester, Inggris, yang menyebabkan sedikitnya 19 orang tewas. Nilai tukar yen menguat 0,31% ke level 110,96 yen per dolar AS. Bursa Korea kembali cetak rekor Bursa Korea masih mengalami rally kenaikan setelah pada sore ini mengalami kenaikan sebesar 0,33% atau 7,71 point ke level 2311,74.  Penguatan indeks didukung oleh saham – saham farmasi dan perbankan, mengimbangi penurunan pada saham – saham berbasis teknologi. Bursa China dan Hong Kong bervariasi Bursa China berakhir melemah pada perdagangan hari ini. Indeks Shanghai Composite mengalami penurunan sebesar 0,45% melanjutkan pelemahan tadi pagi yang sebesar 0,20%. Investor masih khawatir akan pergeseran kebijakan pemerintah China yang akan memperketat aturan perdagangan untuk membatasi investasi spekulatif. Berkebalikan dengan bursa China, Indeks Hangseng Hong Kong ditutup naik dengan penguatan sebesar 0,05%. Kenaikan indeks masih ditunjang oleh inflow yang berasal dari China daratan.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Harga komoditas – komoditas dunia mengalami penguatan di awal pekan ini. Dimulai dari minyak bumi, mendekati meeting OPEC harga minyak bumi terus menanjak hingga kembali menembus level USD 50 per barel. Minyak WTI pada perdagangan kemarin menguat 0,80% ke USD 51,13 per barel dan diprediksi masih akan naik menuju level USD 54 per barel. Penguatan minyak ini juga ditopang oleh melemahnya dollar Amerika memanasnya situasi antara Iran dan Arab Saudi. Seperti diketahui kericuhan politik di gedung putih akhir – akhir ini membuat nilai mata uang dollar melemah sedangkan hubungan Iran dan Arab Saudi mulai meruncing setelah Iran secara terbuka mengkritik kesepakatan transaksi senjata senilai USD 110 miliar dari Amerika. Penjualan senjata ke Saudi dinilai hanya akan meningkatkan kekerasan yang terjadi di Timur Tengah. Harga batubara lanjutkan rally di hari ketujuh Mengikuti harga minyak, batubara juga melanjutkan kenaikanya secara beruntun.  Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan Juni naik 1,14% sedangkan di bursa Rotterdam, harganya naik 1,72% untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama. CPO menanjak akibat naiknya permintaan Harga CPO mengalami rally setelah data ekspor Malaysia menunjukkan peningkatan dari bulan ke bulan. Pengiriman CPO paqda 1 – 20 Mei 2017 meningkat sebanyak 20% month on month dari sebelumnya hanya 705.372 ton menjadi 846.705 ton . Pertumbuhan ekspor ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan yang disebabkan oleh kebutuhan menjelang bulan Ramadhan di negara – negara timur tengah. Harga CPO pada perdagangan kemarin naik 0,91% ke level 2659 ringgit per ton. Harga Emas masih sedikit menguat Pelemahan dollar Amerika pada pekan lalu menyebabkan naiknya harga emas. Namun di awal pekan ini mata uang Amerika tersebut mulai menguat dan menyebabkan kenaikan harga emas menjadi terbatas. Harga emas pada perdagangan kemarin hanya naik sebesar 0,55% ke level 1260,50 per troy ounce. Kenaikan harga emas juga ditunjang oleh memanasnya situasi geopolitik di semenanjung Korea dan Timur Tengah. IHSG mixed dengan kecenderungan melemah IHSG hari ini kami prediksikan akan mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Penguatan mendadak pada Jumat pekan lalu mendorong aksi profit taking dari dalam negeri. Meskipun demikian, penguatan – penguatan di sektor komoditas dan sentimen positif dari bursa Amerika akan menahan laju turun dari IHSG.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Sempat menguat +1,42% di awal perdagangan, IHSG berbalik melemah akibat aksi profit taking investor lokal. Rentang pergerakan indeks ada di kisaran 5743.39 – 5874.44 dan ditutup di level 5749.44 atau turun sebanyak 0,73% (-42,44 point). Penekan utama indeks berasal dari sektor consumer yang turun sebanyak 2,51% disusul oleh mining yang turun 1,17%. Saham HMSP dan ICBP mengalami penurunan paling besar yaitu -4,03% dan -3,85% disusul oleh UNVR yang melemah -2,67% dan GGRM yang minus 2,94%. Sementara dari sektor mining, penekan utama berasal dari penurunan pada saham ITMG dan PTBA yang masing – masing melemah -3,65% dan -0,46%. Asing melanjutkan kembali inflownya ke dalam bursa dengan mencatatkan net buy sebesar 671,92 miliar dengan pembelian terbesar pada saham BBCA (123 miliar), UNVR (99 miliar), TLKM (84 miliar) dan BBRI (75 miliar). Ini semakin menambah besar inflow asing di bulan ini yang sudah mencapai 6,25 triliun. Bursa Asia bergerak mixed Situasi semenanjung Korea yang menghangat akibat uji coba rudal Korea Utara nampaknya tidak terlalu direspon oleh pasar. Indeks Kospi, Korea Selatan justru mencetak rekor baru di level 2300,68 setelah kenaikan sebesar 15,55 poin atau 0,68%. Kinerja Kospi ditunjang oleh penguatan mata uang won yang mengalami apresiasi sebesar 0,74% terhadap dollar Amerika.  Sejalan dengan bursa Korea, Indeks Nikkei Jepang mengalami penguatan sebanyak 0,45% ditopang oleh emiten – emiten di sektor perbankan dan teknologi. Sementara itu dari bursa China, Indeks Shanghai Composite melemah sebesar 0,48% akibat kekhawatiran investor akan pertumbuhan ekonomi yang diprediksi akan melambat dari sebelumnya 6,9% di kuartal pertama menjadi hanya 6,8% di kuartal kedua tahun ini. Kemudian, dari Hong kong, indeks Hangseng ditutup menguat 0,86% melanjutkan kenaikan pada pembukaan tadi pagi. Bursa saham Hong Kong diuntungkan oleh masuknya dana dari China yang pada pekan lalu mencatatkan nilai sebesar USD 1,54 miliar.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pada Jumat pekan lalu akhirnya surat hutang Indonesia resmi mendapatkan peringkat investment grade dari S&P. Naiknya peringkat Indonesia dari BB+ menjadi BBB- sudah cukup untuk menempatkan Indonesia ke dalam kategori negara layak investasi. Dalam situs resminya, S&P menaikkan rating surat utang rupiah dan valuta asing bertenor jangka panjang (long term) menjadi BBB-, dari sebelumnya BB+. S&P mempertahankan outlook positif. Sedangkan rating surat utang jangka pendek atau short term direvisi ke atas juga menjadi A-3. Hal ini tentunya akan berdampak besar bagi perekonomian serta sektor – sektor tertentu, yaitu: Sektor perbankan Sektor perbankan akan memperoleh manfaat paling baik dengan pemberian rating ini. Hal ini disebabkan biaya yang dikeluarkan bank untuk memperoleh dana (cost of fund) akan lebih murah karena tingkat resiko yang lebih kecil sehingga bank tidak perlu meningkatkan bunga atau imbal hasil lainya untuk menarik minat investor. Sektor Konstruksi, Properti dan Semen Seperti halnya perbankan, sektor konstruksi dan properti akan memperoleh manfaat dari semakin mudahnya mendapatkan dana untuk berekspansi karena rendahnya suku bunga kredit. Kemudian dengan banyaknya pembangunan, maka produsen semen akan diuntungkan karena adanya pertumbuhan permintaan sehingga dapat mengurangi perang harga yang terjadi saat ini. Prediksi IHSG hari ini: menguat terbatas IHSG hari ini kami prediksikan masih akan melanjutkan penguatan. Sentimen positif dari pemberian rating S&P dan juga kenaikan indeks pada bursa Amerika dan Eropa pada Jumat pekan lalu akan mendorong IHSG lanjut menguat. Selain itu harga komoditas minyak, emas, CPO dan batubara yang masih mengkilap juga akan menopang laju IHSG. Meskipun demikian, investor harus mewaspadai aksi profit taking mengingat harga saham yang sudah melonjak tinggi dalam waktu singkat. Pada Jumat pekan lau investor asing mulai melakukan aksi penjualan pada saham – saham perbankan dan blue chip seperti BBRI (-192,87 miliar), UNTR (-85,44 miliar), ASII (-78,67 miliar), BMRI (-71,06 miliar) dan BBCA (-64,91 miliar).
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG melesat menembus rekor baru hanya dalam 1 jam terakhir perdagangan. Sempat menyentuh high di 5825,21 yang merupakan harga tertinggi sepanjang masa, indeks ditutup sedikit menurun di level 5825,21 (+2,59%). Pencapaian rekor IHSG ini tidak terlepas dari pemberian rating oleh Standard & Poor’s (S&P)yang akhirnya menyematkan peringkat layak Investasi kepada Indonesia. Peringkat  kredit Indonesia naik  satu level dari BB+ menjadi BBB-, sedangkan outlook investasi berubah menjadi stabil. Meskipun hanya naik satu peringkat, hal ini bermakna penting karena peringkat BBB- berarti sudah masuk ke dalam investment grade sehingga meningkatkan daya tarik bagi institusi – institusi pengelola keuangan di seluruh dunia, terutama yang dikelola secara konservatif. Selain S&P, lembaga pemeringkat Moody’s Investors Service dan Fitch Ratings sudah memberikan peringkat investment grade terlebih dahulu. Setelah pengumuman investmen grade, terjadi lonjakan volume perdagangan di bursa Efek dari sebelumnya hanya berkisar 3 triliun menjadi 8,371 sampai akhir perdagangan. Saham – saham blue chip dan perbankan menjadi sasaran pembelian. Semua sektor mengalami penguatan, yang paling besar pada sektorInfrastructure (+3,54%), Finance (3,45%) dan Construction (2,90%). Meskipun demikian, kenaikan indeks ini dijadikan aksi profit taking oleh investor asing yang mencetak net sell sebesar 204,67 miliar di pasar reguler dengan penjualan terbesar pada saham BBRI (-192 miliar), UNTR (-84,15 miliar), ASII (-76,91 miliar), BMRI (-71,06 miliar) dan BBCA (-64,65 miliar). Bursa Asia menghijau Bursa regional Asia mayoritas mengalami penguatan. Dari Jepang, indeks Nikkei 225 ditutup menguat 0,22%  kemudian indeks Kospi Korea berhasil naik tipis 0,07% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng masing – masing menguat sebesar 0,03% dan 0,27%. Investor nampaknya sudah pulih dari kekhawatiran dari pergolakan politik di gedung putih. Hal ini terbukti dari nilai mata uang yen yang kembeli ke level 111 per dolar AS dan juga penguatan kembali indeks – indeks di bursa Amerika.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
 
0

Uncategorized
Sempat menyentuh level support di 5577, IHSG berhasil rebound pada perdagangan kemarin. Setidaknya ada dua hal yang memberi sentiment positif bagi penguatan indeks, yaitu kondisi ekonomi yang stabil, tercermin dari kebijakan bank sentral yang mempertahankan suku bunga di angka 4,75% dan juga rekap laporan keuangan kuartal pertama yang menunjukkan peningkatan sebanyak 14,7% dari periode sebelumnya. IHSG hari ini kami prediksikan akan menguat. Pola candle yang membentuk bullish marubozu dan indikator RSI serta Stochastic yang masih berada di dekat area oversold menandakan indeks masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan. Selain itu, indeks juga mendapatkan sentimen positif dari rebound bursa Amerika dan naiknya harga – harga komoditas seperti minyak dan batubara. Bursa Amerika menguat, Eropa lesu Bursa saham Amerika berhasil rebound dari kejatuhan terburuknya di tahun ini. Indeks Dow Jones menguat 0,27% disusul oleh S&P 500 yang naik dan 0,37% dan paling tinggi adalah Nasdaq yang menguat 0,73%. Meskipun pasar masih memantau isu mengenai dugaan persekongkolan antara mantan penasihat keamanan nasional AS (Michael Flynn) dengan Rusia, namun  penunjukkan mantan kepala FBI Robert Mueller untuk menyelidiki dugaan keterlibatan Rusia dalam pilpres AS sedikit meredakan kecemasan pasar. Sementara itu dari Eropa, bursa belum sepenuhnya mampu lepas dari isu politik Donald Trump dan keterkaitanya dengan Rusia. Indeks FTSE Inggris anjlok 0,89%, kemudian DAX Jerman ikut turun sebesar 0,33% dan disusul CAC 40 Perancis yang melemah0,53%. Penekan indeks berasal dari saham – saham sektor consumer dan real estate yang mengalami penurunan cukup signifikan. Harga minyak masih perkasa Harga minyak mentah masih mempertahankan laju positifnya yang ditenagai oleh optimisme pemangkasan pasokan minyak lanjutan yang akan dibahas pada pertemuan OPEC, 25 Mei mendatang. Minyak WTI kontrak Juni 2017 berakhir menguat 0,57% atau 0,28 poin ke US$49,35 per barel, setelah dibuka turun 0,29% di posisi 48,93. Kemudian minyak Brent untuk kontrak Juli 2017 ditutup dengan kenaikan 0,57% atau 0,30 poin ke US$52,51. Batu bara memperpanjang rally penguatan Batubara menguat untuk kelima kalinya secara beruntun setelah pada perdagangan kemarin ditutup menguat. Harga batubara untuk kontrak bulan ini di bursa Rotterdam  menguat sebesar 0,34% sedangkan di bursa Newcastle harganya naik sebanyak 0,75%.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Sempat mengikuti pergerakan bursa regional yang memerah di awal perdagangan, IHSG berbalik positif dengan kenaikan 29,96 point atau 0,53% ke level 5645,45. Tujuh dari sepuluh sektor mengalami penguatan yang dipimpin oleh sektor aneka industri (+1,51%), mining (+1,18%) dan finance (+1,01%). Sedangkan sektor – sektor yang mengalami pelemahan adalah basic industry (-0,42%), construction (-0,46%) dan infrastructur (-0,53%). Setelah kemarin mencatatkan outflow, asing kembali masuk ke dalam bursa dengan mencatatkan net buy senilai 370 miliar di pasar reguler. Pembelian terbesar ada pada saham ASII senilai 186,93 miliar kemudian disusul oleh BBCA (108,85 miliar), TLKM (79,64 miliar) dan HMSP (59,48 miliar). IHSG mendapat sentimen positif dari dalam negeri berupa pernyataan dari Bursa Efek Indonesia yang menyatakan bahwa kinerja perusahaan pada triwulan I 2017 mengalami peningkatan. Hasil ini berasal dari rekapitulasi laba 415 emiten yang mengalami pertumbuhan dari sebelumnya 69,54 triliun menjadi 79,77 triliun atau naik 14,7% year on year. Bursa regional Asia melemah Mayoritas bursa regional Asia bergerak di zona merah terkena dampak dari pergolakan politik global yang berkaitan dengan pemerintahan presiden Amerika, Donald Trump. Indeks Nikkei 225 melemah paling tajam yaitu sebesar 1,32% akibat penguatan yen yang merupakan penguatan tertajam sejak November 2016. Mata uang yen Jepang sering dijadikan hedging untuk melindungi investor dari ketidakpastian resiko politik Amerika. Menyusul bursa Jepang, indeks Kospi Korea turut melemah sebesar 0,27% . Kemudian dari China dan Hong Kong, Indeks Shanghai Composite dan Hang seng masing – masing melemah sebesar 0,45% dan 0,62%.  
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
 
0

Uncategorized
Bursa Amerika mengalami penurunan terbesarnya sejak September tahun lalu. Indeks Dow Jones anjlok 1,78% disusul oleh S&P dengan penurunan sebesar 1,82%. Indeks Nasdaq jatuh paling parah  mencapai 2,57% ke level 6.011,24. Sektor finansial dan teknologi mengalami kemerosotan paling besar dengan penurunan sebanyak 3% dan 2,8%. Kejatuhan bursa Amerika ini disebabkan oleh permasalahan politik yang masih berkaitan dengan pemecatan Direktur FBI James Comey. Dalam artikel media AS, terungkap bahwa Comey diminta untuk menghentikan penyelidikan terhadap Michael Flynn yang saat itu menjabat sebagai penasihat keamanan nasional AS terkait komunikasi yang dilakukan oleh Flynn dengan Rusia. Hal ini menambah tensi baru setelah sebelumnya Trump dirumorkan mengungkapkan informasi rahasia mengenai operasi ISIS kepada Rusia. Dengan banyaknya kasus ini, investor merasa pesimis akan tindak lanjut agenda-agenda Trump seperti pemotongan pajak, dan stimulus fiskal bisa diloloskan oleh parlemen. Bursa Eropa terseret Wall Street Bursa Eropa mayoritas memerah pada perdagangan tadi malam. Indeks DAX Jerman turun 1,35% disusul oleh CAC 40 Perancis yang anjlok 1,63% sedangkan FTSE Inggris hanya turun sebesar 0,25%. Saham sektor perbankan mencatatkan penurunan paling  besar yaitu 2%. Penurunan ini tidak terlepas oleh kontroversi dan kegaduhan politik yang terjadi di Gedung Putih yang berpotensi menggagalkan agenda – agenda ekonomi Donald Trump. Harga Batubara dan Minyak masih membara Rally batubara masih berlanjut di hari keempat perdagangan. Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan Juni melonjak 2,41% sedangkan di bursa Rotterdam harganya naik tajam sebesar 2,34%. Menyusul kenaikan batubara, harga minyak juga ikut menguat. Minyak WTI naik 1,51% ke level USD 48,96 per barel sedangkan minyak Brent yang menjadi acuan Eropa menanjak 1,08% ke level USD 52,21%. Penguatan ini disebabkan oleh optimisme pasar menjelang pertemuan OPEC pada 25 Mei nanti menyangkut perpanjangan pemotongan pasokan minyak global. IHSG berpotensi melemah IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak melemah menguji level support di 5577. Secara teknikal tekanan jual dari pasar nampak masih kuat, namun indikator RSI dan Stochastic mulai menunjukkan bahwa IHSG mendekati area oversold sehingga berpotensi untuk rebound. Meskipun demikian, investor perlu mewaspadai pergerakan bursa regional yang pagi ini bergerak di zona merah dan berpeluang menyeret IHSG turun lebih dalam.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG mengalami pelemahan selama enam hari berturut – turut setelah pada penutupan sore tadi turun sebesar 31,51 point atau 0,56% ke level 5615,49. Delapan dari sepuluh indeks sektoral yang terdaftar di bursa Efek bergerak di zona merah. Sektor aneka industri dan mining berkontribusi paling besar penurunan 2,27% dan 1,38%. Untuk pertama kalinya dalam minggu ini, Asing mencatatkan net sell sebesar 175,9 miliar di pasar reguler dengan penjualan terbesar pada saham BMRI, ASII, PGAS, BBRI dan BBNI. Nilai tersebut tidak terlalu besar mengingat inflow asing sejak awal bulan sudah mencapai 7,31 triliun di pasar reguler. Bursa Regional melemah Bursa regional Asia pada hari ini mayoritas bergerak di zona merah. Dari Korea, indeks Kospi ditutup turun 0,10% ke level 2.293,08 sejalan dengan pelemahan mata uang won. Penekan utama indeks berasal dari sektor kesehatan dan perbankan. Kemudian dari bursa Jepang, indeks Nikkei 225 juga melemah sebesar 0,50% ke level 19.814,88 setelah saham – saham di sektor otomotif dan perbankan mengalami penurunan akibat menguatnya nilai tukar yen. Bursa saham China juga mengakhiri reli penguatanya pada hari ini dengan penurunan 0,27% pada indeks Shanghai Composite. Sebagian besar sektor mengalami pelemahan akibat aksi profit taking investor dari rally penguatan selama empat hari berturut – turut. Sementara itu, dari bursa Hong Kong indeks Hang Seng turut melemah 0,17%, berbalik arah dari pembukaan tadi pagi yang berada di zona positif. Penekan indeks Hang Seng berasal dari sektor Keuangan dimana saham AIA group dan China Construction Bank masing – masing melemah 0,27% dan 0,54%.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
 
0

Uncategorized
Harga batubara melanjutkan kenaikanya setelah pada perdagangan kemarin mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman Juni naik sebesar 2,11% sedangkan di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman yang sama, harganya naik 1,75%. Minyak Bumi mengalami konsolidasi Setelah menguat sepanjang 4 hari perdagangan berturut – turut, harga minyak menghentikan rallynya pada perdagangan kemarin. Harga minyak WTI anjlok sebesar 1,21% ke level USD 48,23 per barel sedangkan harga minyak Brent yang menjadi patokan harga minyak Eropa ikut terseret melemah 1,14% ke level USD 51,06 per barel. Penurunan harga minyak disebabkan oleh kenaikan yang tidak terduga pada jumlah persediaan minyak mentah Amerika yang meningkat sebesar 882.000 barel, jauh dari perkiraan analis yang memprediksi bahwa stok akan turun sebesar 2,4 juta barel. Bursa Amerika dan Eropa bergerak bervariasi Bursa saham Amerika bergerak mixed pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones turun tipis 0,01% disusul oleh S&P 500 yang melemah 0,07%, namun Nasdaq justru mencetak rekor baru di level 6.169,87 setelah naik 0,33%. Sentimen positif berasal dari rilis data produksi manufaktur Amerika mengalami kenaikan terbesar dalam tiga tahun terakhir, yang mengimbangi pemberitaan negatif sebelumnya mengenai rumor pembocoran rencana operasi ISIS kepada menteri luar negeri Rusia oleh Donald Trump. Dari bursa Eropa, indeks bergerak bervariasi. Indeks FTSE Inggris naik sebesar 0,91% setelah lonjakan saham Vodafone yang mencapai 4% menjadi penopang laju indeks. Hal berbeda dari bursa Perancis dan Jerman dimana indeks CAC 40 dan DAX masing – masing turun sebesar 0,21% dan 0,02%. Saham – saham sektor otomotif memberi tekanan pada indeks dikarenakan penjualan mobil Eropa yang mengalami penurunan sepanjang bulan April. IHSG bergerak melemah terbatas IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Minimnya sentiment positif dari dalam dan luar negeri akan membebani kinerja indeks. Selain itu secara teknikal indeks membentuk pola MACD dead cross yang mengindikasikan pelemahan lanjutanmeskipun Stochastic dan RSI masih berada di area netral.  
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

PREVIOUS POSTSPage 2 of 4NEXT POSTS