The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-62689
Uncategorized
Seperti yang diprediksi, laju IHSG hari ini diwarnai oleh aksi jual asing senilai 911 miliar di pasar reguler yang melanda saham – saham berkapitalisasi besar yaitu ASII, BMRI, BBRI, TLKM dan BBNI, namun lagi – lagi seperti kemarin, aksi beli pada sesi pre closing membuat indeks terangkat ke zona hijau dengan penguatan 0,19%. Selain di pasar reguler, terdapat juga transaksi penjualan saham CTRA senilai 1,05 triliun sehingga total net sell asing hari ini mencapai 1,98 triliun. Selama bulan Mei kemarin, asing hanya mencatatkan outflow sebesar -684 miliar di keseluruhan pasar, namun apabila dirinci net sell hanya setelah diberikanya rating investment grade oleh S&P, maka jumlahnya membengkak hingga 6,37 triliun di keseluruhan pasar. Kemudian berlanjut ke bulan Juni, meskipun hari bursa hanya berlangsung selama 15 hari namun outflow yang tercatat sudah mencapai 3,11  triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa inflow asing selama periode April dan Maret yang mencapai 24 triliun merupakan bentuk spekulasi atas diberikanya rating investment grade S&P pada Indonesia, sehingga setelah terlaksana maka asing mulai keluar dari bursa seperti yang terjadi saat ini. Lima sektor bergerak menguat Rentang pergerakan IHSG hari ini berada di kisaran  5804,60 – 5831,34 dan ditutup naik 11,16 point atau 0,19% ke level 5829,71. Lima dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak positif dipimpin oleh sektor agri yang menguat 2,6%, kemudian basic industry (+1,03%) dan trade (+0,95%). Sedangkan penekan indeks ada pada sektor infrastructure (-0,39%), mining (-0,16%) dan consumer (-0,12%). Transaksi di bursa tercatat cukup besar, yaitu mencapai 12,3 triliun yang didominasi oleh transaksi di pasar nego sebanyak 7,34 triliun dan sisanya 4,95 triliun di pasar reguler. Bursa Asia bergerak mixed Bursa Jepang kembali melemah pada perdagangan siang ini. Indeks Topix berakhir turun 0,07% atau 1,18 poin ke 1.610,38 sedangkan Nikkei 225 tergelincir 0,14% atau 28,28 poin ke level 20.110,51. Pelemahan bursa Jepang terkait dengan menguatnya mata uang yen terhadap dollar dimana pada siang ini terpantau naik 0,22% atau 0,25 poin ke 111,13 yen per dolar AS. Selain tertekan yen, pergerakan saham di Tokyo juga terdampak oleh merosotnya saham – saham di sektor energi karena rally pelemahan minyak mentah. Dari Korea, Terdampak oleh penguatan saham – saham perbankan dan teknologi, indeks Kospi mengakhiri pelemahanya selama dua hari terakhir. Indeks ditutup menguat 0,54% atau 12,84 poin ke level 2.370,37, setelah dibuka dengan kenaikan 0,28% atau 6,69 poin di posisi 2.364,22. Saham Woori Bank yang menanjak 1,19% dan Samsung Electronics Co. Ltd. yang menguat sebanyak 1,01% menjadi penopang pergerakan indeks. Sementara itu dari bursa China, indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,28% ke level 3.147,45, setelah dibuka turun 0,13% di posisi 3.152,24. Penurunan indeks disebabkan aksi profit taking pada saham – saham blue chip berkapitalisasi besar yang sehari sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi akibat adanya berita bahwa MSCI Inc akan menambahkan 222 saham dari bursa China ke dalam indeks emerging market MSCI mulai semester II tahun ini.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak melemah. Penguatan IHSG dua hari ini yang cenderung dipaksakan dan tekanan jual asing yang semakin besar di pasar reguler  akan membebani kerja indeks. Secara teknikal, indikator RSI dan Stochastic menunjukkan bahwa indeks sudah berada di area overbought dan sudah menyentuh upper band pada bollinger band sehingga potensi koreksi cukup besar meskipun secara candle terbentuk pola bullish marubozu. Wall Street bergerak mixed Sejumlah indeks acuan di bursa Amerika bergerak bervariasi pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 57,11 poin atau 0,27% ke level pada 21.410,03, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 tergelincir 1,42 poin atau 0,06% ke level 2.435,61, namun indeks Nasdaq Composite justru menguat 0,74% ke 6.233,95, ditopang oleh sektor layanan kesehatan dan teknologi. Secara keseluruhan, pergerakan indeks tertekan oleh sektor energi yang melemah akibat rally penurunan harga minyak mentah. Bursa Eropa melemah Bursa Eropa kembali melemah di akhir perdagangan kemarin, indeks Stoxx Europe ditutup melemah 0,17% atau 0,32 poin ke level 186,23 sedangkan indeks saham di negara Eropa seperti DAX Jerman, FTSE Inggris dan CAC Perancis juga terpantau turun di kisaran 0,3%. Sektor finansial, asuransi dan perbankan menjadi penekan indeks Stoxx menyusul merosotnya saham emiten finansial Inggris, Provident Financial yang merosot 20% setelah memperkirakan bahwa gangguan reorganisasi divisi kredit konsumen akan membebani kinerja untuk sisa tahun  ini. Berkurangnya cadangan minyak Amerika tidak disambut baik oleh pasar Harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman Agustus ditutup merosot 2,25% atau 0,98 poin ke level US$42,53 per barel sedangkan minyak Brent untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama turun 2,67% atau 1,23 poin ke level US$44,79 per barel yang mana merupakan level terendahnya sejak November tahun lalu. Laporan Dari Badan Informasi Energi Amerika menyebutkan Stok minyak mentah AS turun 2,45 juta barel pekan lalu dan pasokan bensin turun sebesar 577.999 barel, namun produksi minyak naik menjadi 9,35 juta barel per hari, level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Hal ini menyebabkan pasar cenderung tetap pesimis akan persoalan kelebihan supply minyak dunia. CPO melemah di hari kedua meskipun ringgit terdepresiasi Harga CPO untuk kontrak September di bursa Malaysia berakhir turun 0,97% atau 24 poin ke posisi 2.442 ringgit per ton. Pelemahan CPO masih terkait dengan penurunan ekspor Malaysia sebesar 15% dan diperparah oleh turunya komoditas substitusi seperti kedelai yang turun sebesar 0,77%. Di sisi lain, nilai tukar ringgit terpantau lanjut melemah 0,09% di posisi 4,2875.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG berhasil ditutup menguat setelah hampir sepanjang hari bergerak di zona merah. Aksi beli menjelang sesi penutupan, membuat indeks ditutup di level tertingginya hari ini pada level 5818,55. Enam dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa mengalami kenaikan dipimpin oleh sektor infrastruktur (+1,15%), finance (+1%), dan trade (+0,40%). Sedangkan tiga sektor lain yang mengalami pelemahan adalah mining (-0,94%), aneka industri (-0,57%) dan basic industri (-0,16%). Transaksi bursa hari ini cukup besar mencapai 10,43 triliun dikarenakan adanya transaksi nego pada saham PPRO dan KMTR yang masing – masing sebesar 3,22 triliun dan 2,64 triliun. Sedangkan transaksi di pasar reguler hanya sebesar 5,3 triliun. Di keseluruhan pasar, asing mencatatkan net buy sebesar 194 miliar, namun di pasar reguler nilai penjualan asing hari ini sangat besar yaitu  967 miliar dengan net sell terbesar pada saham BMRI (-467 miliar), ASII (-212 miliar), BBNI (-111 miliar) dan TLKM (-88 miliar). Mayoritas bursa Asia melemah Dari Jepang, indeks Nikkei mengakhiri rally kenaikan selama tiga hari berturut – turut setelah pada akhir perdagangan siang ini ditutup turun sebesar 91,62 point atau minus – 0,45% ke level 20.138,79 melanjutkan pelemahan pada pembukaan – 0,19% di 20.192,16. Penekan indeks berasal dari penguatan mata uang yen dan pelemahan saham – saham sektor energi yang terseret oleh turunya harga minyak. Menyusul bursa Jepang, indeks Kospi Korea turut melemah 0,49% atau 11,70 poin ke level 2.357,53, setelah dibuka turun 0,46% atau 11 poin di posisi 2.358,23.Penurunan saham – saham berkapitalisasi besar seperti Miwon, Hyundai dan Samsung menjadi faktor penekan indeks. Dari China, indeks Shanghai Composite berhasil ditutup menguat 0,52% ke level 3.156,21. Ditopang oleh aksi beli investor terhadap saham konsumer setelah MSCI Inc. menambahkan sejumlah saham utama China ke salah satu indeks acuan untuk investor global, indeks Shanghai Composite melaju mantap melanjutkan kenaikanya pada pembukaan tadi pagi.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Harga minyak mentah turun ke level terendah dalam sembilan bulan terakhir akibat meningkatnya kekhawatiran akan gagalnya kesepakatan pemangkasan output OPEC yang akan berujung pada kembali meningkatnya suplai minyak global. Minyak mentah patokan AS, West Texas Intermediate, untuk pengiriman Juli melemah 2,2%  atau 0,97 poin ke level US$43,23 per barel sedangkan minyak Brent untuk kontrak Agustus tergelincir 2,3% atau 0,89 poin ke level US$46,02 per barel. Harga minyak mentah dunia sudah terpuruk 15% sejak OPEC dan produsen minyak lainnya sepakat memperpanjang program pemangkasan produksi minyak akhir Mei lalu. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena produksi minyak Amerika yang terus bertumbuh. Selain itu, meningkatnya produksi minyak Libya menuju 900 ribu barel per hari yang merupakan tingkat tertingginya dalam empat tahun terakhir juga turut menekan harga minyak. IHSG berpotensi menguat karena windows dressing IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak menguat menuju level 5838. Secara teknikal, indeks membentuk pola bullish marubozu yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan. Selain itu, maraknya perburuan saham blue chip dan lapis pertama menjelang berakhirnya semester I 2017 akan menjadi sentimen positif bagi IHSG. Meskipun demikian, penguatan indeks akan terbatas mengingat tekanan dari penurunan harga – harga komoditas seperti minyak, batubara, emas dan CPO. Bursa Amerika dan Eropa merosot Penurunan tajam harga minyak selama dua hari ini menyeret bursa Wall Street ke   zona negatif. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 61,85 poin atau 0,29% ke level 21.467,14, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 turun 16,43 poin atau 0,67% ke 2.437,03 dan Nasdaq Composite melandai 50,98 poin atau 0,82% ke 6.188,03. Sektor energi pada perdagangan tadi malam melemah sebesar 1,3%. Sejalan dengan bursa Amerika, Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,7% atau 2,73 poin ke level 389,21 setelah bergerak pada kisaran 389,21 – 393,26. Saham – saham sektor energi juga menjadi penekan indeks Eropa. Harga batubara terkoreksi Setelah mengalami penguatan selama tiga hari berturut – turut, harga batubara pada perdagangan kemarin mengalami koreksi  0,19% atau 0,15 poin ke posisi US$78,50/metrik ton di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman bulan Agustus. Sedangkan di bursa Newcastle untuk pengiriman bulan Juli, harganya merosot 1,87% ke level US$81,20/metrik ton. Ekspor turun, harga CPO melemah Pengapalan CPO ke luar negeri pada 1 Juni – 20 Juni 2017 merosot 14,8% month on month (mom) menjadi 721.020 ton dari 1 Mei – 20 Mei 2017 sejumlah 846.705 ton. Pelemahan ekspor ini mengindikasikan adanya pelemahan permintaan sehingga memberi tekanan pada harga CPO. Kemarin, harga CPO kontrak September 2017 di bursa Malaysia menurun 25 poin atau 1% menuju 2.463 ringgit (US$575,20) per ton.
0

Uncategorized
IHSG berada di zona positif sepanjang perdangan hari ini. Setelah hanya menguat 0,17% di akhir sesi I, indeks bergerak naik dengan cepat hingga ditutup pada posisi tertingginya hari ini pada level 5791,90 atau naik 49,99 point (0,87%). Selain sektor Agri yang melemah 0,33%, semua sektor yang terdaftar di bursa menghijau yang dipimpin oleh sektor aneka industri (+2,12%), mining (+1,46%) dan basic industry (+1,23%). Mulai redanya aksi jual investor menjelang libur panjang dan juga aksi windows dressing menjelang akhir semester mendorong indeks bergerak positif. Aksi windows dressing tercermin dari volume perdagangan hari ini yang terhitung cukup ramai yaitu mencapai 7,79 triliun dengan rincian 5 triliun di pasar reguler dan 2,79 triliun di pasar nego. Padahal pada umumnya menjelang libur panjang, investor cenderung akan menahan aksinya untuk menghindari resiko. Untuk diketahui, Kamis besok akan menjadi hari terakhir perdagangan di bursa Efek Indonesia pada semester I tahun 2017 ini. Kenaikan besar pada IHSG dimanfaatkan asing untuk take profit, dimana pada hari ini tercatat net sell asing sebesar 480 miliar dengan penjualan terbesar pada saham BMRI (-121 miliar), JSMR (-69 miliar), ASII (-64 miliar), TLKM (-61 miliar) dan SMGR (-47 miliar). Secara total pada bulan ini outflow asing dari bursa sudah mencapai 2,52 triliun. Bursa Asia bergerak bervariasi Dari bursa Jepang, sejumlah indeks acuan bergerak positif menyusul kembali melemahnya mata uang yen terhadap dollar Amerika. Indeks Topix hari ini berakhir berakhir naik 0,70% atau 11,18 poin ke 1.617,25. Sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,81% atau 162,66 poin ke level 20.230,41. Nilai tukar yen siang ini terpantau melemah 0,20% atau 0,22 poin ke 111,75 yen per dolar AS, setelah kemarin ditutup terdepresiasi 0,59%. Sementara itu dari Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup turun tipis 0,07% atau 1,67 poin ke level 2.369,23, setelah dibuka dengan penguatan 0,49% atau 11,64 poin di posisi 2.382,54. Saham Miwon Specialty Chemical yang anjlok 2,60% menjadi penekan indeks bersama dengan KyungDong City Gas dan Hyundai Construction yang masing masing merosot sebesar 1,75% dan 1,79%. Sejalan dengan bursa Korea, indeks Shanghai Composite China turut melemah 0,14% ke level 3.140,01 di posisi 3148,02. Pergerakan datar bursa China disebabkan oleh aksi wait and see investor menjelang keputusan MSCI mengenai saham – saham apa saja yang masuk ke dalam indeks tersebut.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Transaksi di bursa yang mulai berjalan sepi dan berkurangnya aksi investor untuk mengambil resiko menjelang libur panjang lebaran akan membebani kinerja indeks. Nilai transaksi di bursa kemarin hanya senilai 5,2 triliun, jauh di bawah  rata-rata harian bulan ini yang mencapai 6,63 triliun. Secara teknikal stochastic menunjukkan pola dead cross di area netral yang mengindikasikan bearish, namun secara candle terbentuk pola bullish harami yang merupakan potensi indeks akan bergerak reversal. Rentang support dan ressistance ada pada level 5732 – 5758 Indeks S&P dan Dow Jones cetak rekor Bursa Wall Street menghijau pada awal pekan ini. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 144,71 poin atau 0,68% ke posisi 21.528,99, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 20,31 poin atau 0,83% ke level 2.453,46. Posisi penutupan pada indeks Dow Jones dan S&P tersebut merupakan level penutupan tertinggi sepanjang masanya. Adapun indeks Nasdaq Composite naik 87,26 poin atau 1,42% ke 6.239,01. Sektor teknologi dan finansial kembali diminati investor setelah komentar optimis Presiden Federal Reserve wilayah New York, William Dudley, yang mengatakan inflasi AS agak rendah namun harus naik seiring dengan upah karena pasar tenaga kerja terus membaik, sehingga Fed dapat melanjutkan pengetatan kebijakan moneter secara bertahap. Batubara membara Harga batubara melanjutkan penguatanya pada pekan lalu. Pada perdagangan Senin, harga batu bara untuk kontrak Agustus 2017, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 1,35% atau 1,05 poin ke posisi US$78,65/metrik ton. Batu bara melanjutkan reli penguatan di hari ketiga setelah pada perdagangan sesi sebelumnya ditutup menguat 0,26% ke level US$77,60/ metrik ton. Harga minyak kembali tergerus Sesuai yang diprediksi, penguatan harga minyak yang terjadi pada pekan lalu tidak akan berlangsung lama. Pada perdagangan kemarin Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli, ditutup melemah 1,2% atau 0,54 poin ke level US$44,20 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak jenis Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,46 poin ke level US$46,91 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Ada dua faktor penekan harga minyak, yang pertama adalah proyeksi output minyak Libya yang akan mencapai level tertingginya setelah kesepakatan dengan Wintershall AG memungkinkan setidaknya dua kilang melanjutkan produksi. Yang kedua, data dari Baker Hughes Inc. yang menunjukkan ada enam anjungan pengeboran baru pada pekan  lalu sehingga jumlah anjungan aktif mencapai 747 yang mana merupakan tingkat tertinggi sejak April 2015.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini konsisten bergerak di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 5726,76 – 5745,56 dan ditutup di posisi 5741,91 atau menguat sebesar 18,27 point (+0,31%). Lima dari sembilan sektor yang ada di bursa bergerak positif dengan pendorong terbesar ada sektor trade (+0,85%), infrastructure (+0,83%), dan property (+0,63%).Sedangkan sektor – sektor yang membebani indeks adalah basic industry (-0,60%), mining (-0,43%) dan manufaktur (-0,09%). Nilai transaksi hari ini cukup kecil yaitu senilai 5,2 triliun, jauh di bawah rata-rata harian pada bulan ini yang mencapai 6,63 triliun. Volume transaksi terbesar ada pada saham TLKM (600 miliar), BUMI (479 miliar), SRIL (444 miliar), BBCA (442 miliar) dan RIMO (417 miliar). Asing kembali mencatatkan net sell sebesar 51,2 miliar di keseluruhan pasar, namun di pasar reguler net sell asing membengkak hingga 215 miliar dengan penjualan terbesar pada saham BBRI, INDF, ASII, UNTR dan BMRI. Bursa Asia menghijau Dari Jepang, indeks Topix hari ini berakhir menguat 0,63% atau 10,03 poin ke 1.606,07 sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup menguat 0,62% atau 124,49 poin ke level 20.067,75. Kenaikan indeks Jepang dipicu oleh pelemahan yen terhadap dollar AS dan data impor yang menunjukkan peningkatan sebesar 17,8% lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar 14,5%. Untuk diketahui, neraca perdagangan Jepang telah mengalami kenaikan sejak awal tahun ini, dengan pertumbuhan lima bulan berturut-turut baik dalam ekspor maupun impor. Mengekor bursa Jepang, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,38% atau 9,07 poin ke level 2.370,90, setelah dibuka dengan kenaikan 0,09% atau 2,19 poin di posisi 2.364,02. Penguatan Kospi ditopang oleh rebound mata uang won yang meningkat 0,13% atau 1,53 poin ke 1.132,65 per dolar AS. Sementara itu dari bursa China, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,68% ke level 3.144,37, setelah dibuka turun tipis 0,03% di posisi 3.122,16.  Kekhawatiran investor mengenai resiko penurunan likuiditas mulai reda setelah bank sentral China terus memberikan dana melalui operasi pasar terbuka, dengan menyuntikkan dana bersih senilai 410 miliar yuan ke pasar uang pekan lalu yang mana merupakan suntikan dana mingguan terbesar tahun ini.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak flat degan kecenderungan melemah. Aksi profit taking investor menjelang libur panjang lebaran berpotensi membuat indeks bergerak turun. Secara teknikal, indeks bergerak melemah setelah menyentuh upper bollinger band, RSI menunjukkan arah turun dan Stochastic masih di dekat area overbought. Meskipun demikian, potensi penguatan IHSG masih ada mengingat akan dirilisnya data penjualan kendaraan pada bulan Mei yang diperkirakan mengalami kenaikan sehingga memberi sentimen positif pada market. Selain itu, indeks regional yang pagi ini mayoritas bergerak positif dimana Nikkei menguat 0,61%, Hang Seng (+0,79%), Shanghai Composite (+0,22%), Kospi (+0,55%) dan STI Singapura (+0,52%) akan turut menopang kinerja IHSG. Bursa Amerika flat, Eropa rebound. Bursa Wall Strett ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Jumat lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 24,38 poin atau 0,11% ke level 21.384,28, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 0,69 poin atau 0,03% ke posisi 2.433,15. Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan saham Amazon sebesar 2,4% pasca  akuisisi Whole Foods senilai USD 13,7 miliar. Dari Eropa, Indeks Stoxx Europe ditutup menguat 0,66% atau 2,55 poin ke level 388,60 namun sepanjang pekan lalu, indeks telah melemah hingga 0,5%. Penguatan indeks ditopang oleh berita bahwa kreditur Yunani sepakat untuk menggelontorkan pinjaman baru senilai 8,5 miliar euro (US$9,5 miliar) untuk negara tersebut, sekaligus mengakhiri ketidakpastian akan penyelesaian pembayaran obligasi yang jatuh tempo pada Juli nanti. Minyak mentah alami teknikal rebound West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli ditutup menguat 0,6% ke level US$44,74 per barel di New York Mercantile Exchange pada perdagangan Jumat lalu Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Agustus naik 45 sen ke level US$47,37 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Meskipun menguat, sepanjang minggu lalu minyak WTI dan Brent sama – sama mencatatkan penurunan mingguan terpanjang sejak Agustus 2015 di tengah kekhawatiaran akan pemulihan produksi di Libya yang kembali menuju 900 ribu bph. Harga CPO terkoreksi Sempat menguat hingga 1 % lebih, harga CPO berbalik melemah ke level 2482 ringgit per ton atau turun sebanyak 0,64%. Harga sawit menguat akibat nilai tukar ringgit yang lanjut melemah 0,25% setelah hari sebelumnya juga turun 0,22%. Namun, rendahnya nilai ekspor CPO Malaysia yang turun 17,6% dari 617.697 ton menjadi 508.960 ton sepanjang 1 Juni-15 Juni menjadikan harga berbalik arah.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG berakhir di zona merah walaupun tadi pagi sempat mencatatkan penguatan hingga 0,36%. Rentang pergerakan indeks berada pada 5720,92 – 5797,12 dan ditutup pada posisi 5723,64 atau melemah 52,64 point (-0,91%).  Kesembilan sektor yang terdaftar di bursa mencatatkan pelemahan dengan penekan terbesar pada sektor perdagangan (-1,92%), aneka industri (-1,70%) dan basic industry (-1,05%). Meskipun mendekati hari libur, jumlah transaksi di bursa cukup besar yaitu mencapai 10,71 triliun dengan rincian 8,76 triliun di pasar reguler dan 1,94 triliun di pasar nego. Saham BCA dan Telkom menjadi saham dengan nilai transaksi paling besar yaitu masing – masing mencapai 4,7 triliun dan 2,49 triliun. Asing mencatatkan inflow dengan net buy sebesar 200 miliar di keseluruhan pasar. Pembelian terbesar asing ada pada saham TLKM (+204 miliar), BBCA (+59,88 miliar), TBIG (+28 miliar) dan MIKA (27 miliar). Secara total, dari awal bulan asing mencatatkan net sell sebesar 1,99 triliun di keseluruhan pasar. Bursa Asia bervariasi Bursa Korea melemah tipis pada akhir perdagangan hari ini. Indeks Kospi ditutup turun  0,01% atau 0,35 poin ke level 2.361,30 setelah pagi tadi sempat dibuka dengan penguatan 0,11% atau 2,55 poin di level 2.364,20. Sebanyak 301 saham menguat, 382 saham melemah, dan 79 saham stagnan dari 772 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada akhir perdagangan hari ini. Dari Jepang, Indeks Topix ditutup menguat 0,50% atau 7,95 poin ke level 1.596,04, sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,56% atau 111,44 poin ke level 19.943,26. Penguatan indeks dimotori oleh pelemahan yen menyusul keputusan Bank of Japan yang tidak mengubah kebijakan moneternya. Seperti diprediksi, BOJ mempertahankan suku bunga negatif 0,1% yang mana kebijakan ini menandakan keyakinan bahwa pemulihan ekonomi telah mendapatkan momentumnya. Kemudian dari bursa China, Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,30% atau 9,32 poin ke level 3.123,17. Data ekonomi pekan ini menunjukkan bahwa ekonomi masih cukup solid, namun kebijakan moneter yang lebih ketat, penurunan pasar perumahan dan perlambatan investasi menimbulkan kekhawatiran investor akan adanya perlambatan ekonomi.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Bank Indonesia memutuskan untuk menahan suku bunga acuan, 7 Day Repo Rate di posisi 4,75%. Sementara itu, Suku bunga Deposit Facility (DF) tetap 4% dan Lending Facility (LF) tetap 5,5% berlaku efektif sejak 16 Juni 217.  Hal ini sesuai dengan ekspektasi pasar mengingat data-data makro ekonomi Indonesia memberikan pertanda bahwa ekonomi Indonesia sedang bergerak ke arah yang baik. Meskipun nilai impor mengalami kenaikan yang signifikan dan membuat surplus neraca perdagangan tergerus, namun hal tersebut wajar mengingat naiknya permintaan jelang lebaran. Selain itu, peringkat surat utang yang menguat, stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi yang terkendali, dan kondusifnya iklim politik merupakan pertanda positif bagi perekonomian nasional. IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan masih akan mixed cenderung tertekan. Terbentuknya candle doji setelah trend naik menandakan adanya potensi pembalikan arah, kemudian secara teknikal setelah menyentuh upper bollinger band maka indeks akan menagalami koreksi sehat. Sepinya transaksi di bursa pada pekan ini juga akan membuat IHSG bergerak lesu. Meskipun demikian, keputusan BI yang menahan suku bunga acuan yang sesuai dengan ekspektasi pasar berpotensi mendorong indeks untuk menguat. Selain itu pergerakan indeks regional seperti Hang Seng, Nikkei dan STI Singapore yang menguat juga akan memberi sentimen positif bagi IHSG. Wall Street melemah Bursa saham Amerika pada perdagangan tadi malam bergerak di zona merah yang lagi – lagi disebabkan oleh memburuknya kinerja sektor teknologi. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun tipis 0,07% ke 21.359,90, indeks S&P 500 melemah 0,22% ke 2.432,46, sedangkan indeks Nasdaq Composit merosot 0,47% atau 29,39 poin ke posisi 6.165,50. Saham Apple berakhir turun 0,6% sedangkan  saham Alphabet, induk Google, melemah 0,8% setelah rilis laporan analis yang menunjukkan tidak adanya perbaikan kinerja. Minyak mentah terkoreksi Harga minyak kembali tergelincir selama dua hari berturut – turut setelah  harga minyak WTI kontrak Juli 2017 ditutup melemah 0,60% atau 0,27 poin ke US$44,46 per barel, setelah dibuka turun tipis 0,09% di posisi 44,69. Adapun patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Agustus 2017 turun 0,17% atau 0,08 poin ke US$46,92, setelah dibuka dengan pelemahan 0,43% atau 0,20 poin di posisi 46,80. Pelemahan harga minyak disebabkan oleh naiknya persediaan minyak di Amerika dan penguatan dollar Amerika yang naik ke level tertingginya selama dua pekan terakhir. Batu bara rebound Harga batu bara berhasil rebound setelah dalam  pekan ini pergerakanya cenderung tertekan. Di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan ini, harganya naik 0.37% sedangkan untuk kontrak pengiriman Juli, naik sebanyak 1,56%. Kemudian di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan Juni dan Juli masing – masing menguat sebesar 0,19% dan 0,52%.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 3NO NEW POSTS