The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
IHSG berada di zona positif sepanjang perdangan hari ini. Setelah hanya menguat 0,17% di akhir sesi I, indeks bergerak naik dengan cepat hingga ditutup pada posisi tertingginya hari ini pada level 5791,90 atau naik 49,99 point (0,87%). Selain sektor Agri yang melemah 0,33%, semua sektor yang terdaftar di bursa menghijau yang dipimpin oleh sektor aneka industri (+2,12%), mining (+1,46%) dan basic industry (+1,23%). Mulai redanya aksi jual investor menjelang libur panjang dan juga aksi windows dressing menjelang akhir semester mendorong indeks bergerak positif. Aksi windows dressing tercermin dari volume perdagangan hari ini yang terhitung cukup ramai yaitu mencapai 7,79 triliun dengan rincian 5 triliun di pasar reguler dan 2,79 triliun di pasar nego. Padahal pada umumnya menjelang libur panjang, investor cenderung akan menahan aksinya untuk menghindari resiko. Untuk diketahui, Kamis besok akan menjadi hari terakhir perdagangan di bursa Efek Indonesia pada semester I tahun 2017 ini. Kenaikan besar pada IHSG dimanfaatkan asing untuk take profit, dimana pada hari ini tercatat net sell asing sebesar 480 miliar dengan penjualan terbesar pada saham BMRI (-121 miliar), JSMR (-69 miliar), ASII (-64 miliar), TLKM (-61 miliar) dan SMGR (-47 miliar). Secara total pada bulan ini outflow asing dari bursa sudah mencapai 2,52 triliun. Bursa Asia bergerak bervariasi Dari bursa Jepang, sejumlah indeks acuan bergerak positif menyusul kembali melemahnya mata uang yen terhadap dollar Amerika. Indeks Topix hari ini berakhir berakhir naik 0,70% atau 11,18 poin ke 1.617,25. Sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,81% atau 162,66 poin ke level 20.230,41. Nilai tukar yen siang ini terpantau melemah 0,20% atau 0,22 poin ke 111,75 yen per dolar AS, setelah kemarin ditutup terdepresiasi 0,59%. Sementara itu dari Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup turun tipis 0,07% atau 1,67 poin ke level 2.369,23, setelah dibuka dengan penguatan 0,49% atau 11,64 poin di posisi 2.382,54. Saham Miwon Specialty Chemical yang anjlok 2,60% menjadi penekan indeks bersama dengan KyungDong City Gas dan Hyundai Construction yang masing masing merosot sebesar 1,75% dan 1,79%. Sejalan dengan bursa Korea, indeks Shanghai Composite China turut melemah 0,14% ke level 3.140,01 di posisi 3148,02. Pergerakan datar bursa China disebabkan oleh aksi wait and see investor menjelang keputusan MSCI mengenai saham – saham apa saja yang masuk ke dalam indeks tersebut.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Transaksi di bursa yang mulai berjalan sepi dan berkurangnya aksi investor untuk mengambil resiko menjelang libur panjang lebaran akan membebani kinerja indeks. Nilai transaksi di bursa kemarin hanya senilai 5,2 triliun, jauh di bawah  rata-rata harian bulan ini yang mencapai 6,63 triliun. Secara teknikal stochastic menunjukkan pola dead cross di area netral yang mengindikasikan bearish, namun secara candle terbentuk pola bullish harami yang merupakan potensi indeks akan bergerak reversal. Rentang support dan ressistance ada pada level 5732 – 5758 Indeks S&P dan Dow Jones cetak rekor Bursa Wall Street menghijau pada awal pekan ini. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 144,71 poin atau 0,68% ke posisi 21.528,99, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 20,31 poin atau 0,83% ke level 2.453,46. Posisi penutupan pada indeks Dow Jones dan S&P tersebut merupakan level penutupan tertinggi sepanjang masanya. Adapun indeks Nasdaq Composite naik 87,26 poin atau 1,42% ke 6.239,01. Sektor teknologi dan finansial kembali diminati investor setelah komentar optimis Presiden Federal Reserve wilayah New York, William Dudley, yang mengatakan inflasi AS agak rendah namun harus naik seiring dengan upah karena pasar tenaga kerja terus membaik, sehingga Fed dapat melanjutkan pengetatan kebijakan moneter secara bertahap. Batubara membara Harga batubara melanjutkan penguatanya pada pekan lalu. Pada perdagangan Senin, harga batu bara untuk kontrak Agustus 2017, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 1,35% atau 1,05 poin ke posisi US$78,65/metrik ton. Batu bara melanjutkan reli penguatan di hari ketiga setelah pada perdagangan sesi sebelumnya ditutup menguat 0,26% ke level US$77,60/ metrik ton. Harga minyak kembali tergerus Sesuai yang diprediksi, penguatan harga minyak yang terjadi pada pekan lalu tidak akan berlangsung lama. Pada perdagangan kemarin Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli, ditutup melemah 1,2% atau 0,54 poin ke level US$44,20 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak jenis Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,46 poin ke level US$46,91 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Ada dua faktor penekan harga minyak, yang pertama adalah proyeksi output minyak Libya yang akan mencapai level tertingginya setelah kesepakatan dengan Wintershall AG memungkinkan setidaknya dua kilang melanjutkan produksi. Yang kedua, data dari Baker Hughes Inc. yang menunjukkan ada enam anjungan pengeboran baru pada pekan  lalu sehingga jumlah anjungan aktif mencapai 747 yang mana merupakan tingkat tertinggi sejak April 2015.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0