The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
IHSG berhasil ditutup menguat setelah hampir sepanjang hari bergerak di zona merah. Aksi beli menjelang sesi penutupan, membuat indeks ditutup di level tertingginya hari ini pada level 5818,55. Enam dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa mengalami kenaikan dipimpin oleh sektor infrastruktur (+1,15%), finance (+1%), dan trade (+0,40%). Sedangkan tiga sektor lain yang mengalami pelemahan adalah mining (-0,94%), aneka industri (-0,57%) dan basic industri (-0,16%). Transaksi bursa hari ini cukup besar mencapai 10,43 triliun dikarenakan adanya transaksi nego pada saham PPRO dan KMTR yang masing – masing sebesar 3,22 triliun dan 2,64 triliun. Sedangkan transaksi di pasar reguler hanya sebesar 5,3 triliun. Di keseluruhan pasar, asing mencatatkan net buy sebesar 194 miliar, namun di pasar reguler nilai penjualan asing hari ini sangat besar yaitu  967 miliar dengan net sell terbesar pada saham BMRI (-467 miliar), ASII (-212 miliar), BBNI (-111 miliar) dan TLKM (-88 miliar). Mayoritas bursa Asia melemah Dari Jepang, indeks Nikkei mengakhiri rally kenaikan selama tiga hari berturut – turut setelah pada akhir perdagangan siang ini ditutup turun sebesar 91,62 point atau minus – 0,45% ke level 20.138,79 melanjutkan pelemahan pada pembukaan – 0,19% di 20.192,16. Penekan indeks berasal dari penguatan mata uang yen dan pelemahan saham – saham sektor energi yang terseret oleh turunya harga minyak. Menyusul bursa Jepang, indeks Kospi Korea turut melemah 0,49% atau 11,70 poin ke level 2.357,53, setelah dibuka turun 0,46% atau 11 poin di posisi 2.358,23.Penurunan saham – saham berkapitalisasi besar seperti Miwon, Hyundai dan Samsung menjadi faktor penekan indeks. Dari China, indeks Shanghai Composite berhasil ditutup menguat 0,52% ke level 3.156,21. Ditopang oleh aksi beli investor terhadap saham konsumer setelah MSCI Inc. menambahkan sejumlah saham utama China ke salah satu indeks acuan untuk investor global, indeks Shanghai Composite melaju mantap melanjutkan kenaikanya pada pembukaan tadi pagi.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Harga minyak mentah turun ke level terendah dalam sembilan bulan terakhir akibat meningkatnya kekhawatiran akan gagalnya kesepakatan pemangkasan output OPEC yang akan berujung pada kembali meningkatnya suplai minyak global. Minyak mentah patokan AS, West Texas Intermediate, untuk pengiriman Juli melemah 2,2%  atau 0,97 poin ke level US$43,23 per barel sedangkan minyak Brent untuk kontrak Agustus tergelincir 2,3% atau 0,89 poin ke level US$46,02 per barel. Harga minyak mentah dunia sudah terpuruk 15% sejak OPEC dan produsen minyak lainnya sepakat memperpanjang program pemangkasan produksi minyak akhir Mei lalu. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena produksi minyak Amerika yang terus bertumbuh. Selain itu, meningkatnya produksi minyak Libya menuju 900 ribu barel per hari yang merupakan tingkat tertingginya dalam empat tahun terakhir juga turut menekan harga minyak. IHSG berpotensi menguat karena windows dressing IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak menguat menuju level 5838. Secara teknikal, indeks membentuk pola bullish marubozu yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan. Selain itu, maraknya perburuan saham blue chip dan lapis pertama menjelang berakhirnya semester I 2017 akan menjadi sentimen positif bagi IHSG. Meskipun demikian, penguatan indeks akan terbatas mengingat tekanan dari penurunan harga – harga komoditas seperti minyak, batubara, emas dan CPO. Bursa Amerika dan Eropa merosot Penurunan tajam harga minyak selama dua hari ini menyeret bursa Wall Street ke   zona negatif. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 61,85 poin atau 0,29% ke level 21.467,14, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 turun 16,43 poin atau 0,67% ke 2.437,03 dan Nasdaq Composite melandai 50,98 poin atau 0,82% ke 6.188,03. Sektor energi pada perdagangan tadi malam melemah sebesar 1,3%. Sejalan dengan bursa Amerika, Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,7% atau 2,73 poin ke level 389,21 setelah bergerak pada kisaran 389,21 – 393,26. Saham – saham sektor energi juga menjadi penekan indeks Eropa. Harga batubara terkoreksi Setelah mengalami penguatan selama tiga hari berturut – turut, harga batubara pada perdagangan kemarin mengalami koreksi  0,19% atau 0,15 poin ke posisi US$78,50/metrik ton di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman bulan Agustus. Sedangkan di bursa Newcastle untuk pengiriman bulan Juli, harganya merosot 1,87% ke level US$81,20/metrik ton. Ekspor turun, harga CPO melemah Pengapalan CPO ke luar negeri pada 1 Juni – 20 Juni 2017 merosot 14,8% month on month (mom) menjadi 721.020 ton dari 1 Mei – 20 Mei 2017 sejumlah 846.705 ton. Pelemahan ekspor ini mengindikasikan adanya pelemahan permintaan sehingga memberi tekanan pada harga CPO. Kemarin, harga CPO kontrak September 2017 di bursa Malaysia menurun 25 poin atau 1% menuju 2.463 ringgit (US$575,20) per ton.
0