The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Seperti yang diprediksi, laju IHSG hari ini diwarnai oleh aksi jual asing senilai 911 miliar di pasar reguler yang melanda saham – saham berkapitalisasi besar yaitu ASII, BMRI, BBRI, TLKM dan BBNI, namun lagi – lagi seperti kemarin, aksi beli pada sesi pre closing membuat indeks terangkat ke zona hijau dengan penguatan 0,19%. Selain di pasar reguler, terdapat juga transaksi penjualan saham CTRA senilai 1,05 triliun sehingga total net sell asing hari ini mencapai 1,98 triliun. Selama bulan Mei kemarin, asing hanya mencatatkan outflow sebesar -684 miliar di keseluruhan pasar, namun apabila dirinci net sell hanya setelah diberikanya rating investment grade oleh S&P, maka jumlahnya membengkak hingga 6,37 triliun di keseluruhan pasar. Kemudian berlanjut ke bulan Juni, meskipun hari bursa hanya berlangsung selama 15 hari namun outflow yang tercatat sudah mencapai 3,11  triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa inflow asing selama periode April dan Maret yang mencapai 24 triliun merupakan bentuk spekulasi atas diberikanya rating investment grade S&P pada Indonesia, sehingga setelah terlaksana maka asing mulai keluar dari bursa seperti yang terjadi saat ini. Lima sektor bergerak menguat Rentang pergerakan IHSG hari ini berada di kisaran  5804,60 – 5831,34 dan ditutup naik 11,16 point atau 0,19% ke level 5829,71. Lima dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak positif dipimpin oleh sektor agri yang menguat 2,6%, kemudian basic industry (+1,03%) dan trade (+0,95%). Sedangkan penekan indeks ada pada sektor infrastructure (-0,39%), mining (-0,16%) dan consumer (-0,12%). Transaksi di bursa tercatat cukup besar, yaitu mencapai 12,3 triliun yang didominasi oleh transaksi di pasar nego sebanyak 7,34 triliun dan sisanya 4,95 triliun di pasar reguler. Bursa Asia bergerak mixed Bursa Jepang kembali melemah pada perdagangan siang ini. Indeks Topix berakhir turun 0,07% atau 1,18 poin ke 1.610,38 sedangkan Nikkei 225 tergelincir 0,14% atau 28,28 poin ke level 20.110,51. Pelemahan bursa Jepang terkait dengan menguatnya mata uang yen terhadap dollar dimana pada siang ini terpantau naik 0,22% atau 0,25 poin ke 111,13 yen per dolar AS. Selain tertekan yen, pergerakan saham di Tokyo juga terdampak oleh merosotnya saham – saham di sektor energi karena rally pelemahan minyak mentah. Dari Korea, Terdampak oleh penguatan saham – saham perbankan dan teknologi, indeks Kospi mengakhiri pelemahanya selama dua hari terakhir. Indeks ditutup menguat 0,54% atau 12,84 poin ke level 2.370,37, setelah dibuka dengan kenaikan 0,28% atau 6,69 poin di posisi 2.364,22. Saham Woori Bank yang menanjak 1,19% dan Samsung Electronics Co. Ltd. yang menguat sebanyak 1,01% menjadi penopang pergerakan indeks. Sementara itu dari bursa China, indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,28% ke level 3.147,45, setelah dibuka turun 0,13% di posisi 3.152,24. Penurunan indeks disebabkan aksi profit taking pada saham – saham blue chip berkapitalisasi besar yang sehari sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi akibat adanya berita bahwa MSCI Inc akan menambahkan 222 saham dari bursa China ke dalam indeks emerging market MSCI mulai semester II tahun ini.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak melemah. Penguatan IHSG dua hari ini yang cenderung dipaksakan dan tekanan jual asing yang semakin besar di pasar reguler  akan membebani kerja indeks. Secara teknikal, indikator RSI dan Stochastic menunjukkan bahwa indeks sudah berada di area overbought dan sudah menyentuh upper band pada bollinger band sehingga potensi koreksi cukup besar meskipun secara candle terbentuk pola bullish marubozu. Wall Street bergerak mixed Sejumlah indeks acuan di bursa Amerika bergerak bervariasi pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 57,11 poin atau 0,27% ke level pada 21.410,03, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 tergelincir 1,42 poin atau 0,06% ke level 2.435,61, namun indeks Nasdaq Composite justru menguat 0,74% ke 6.233,95, ditopang oleh sektor layanan kesehatan dan teknologi. Secara keseluruhan, pergerakan indeks tertekan oleh sektor energi yang melemah akibat rally penurunan harga minyak mentah. Bursa Eropa melemah Bursa Eropa kembali melemah di akhir perdagangan kemarin, indeks Stoxx Europe ditutup melemah 0,17% atau 0,32 poin ke level 186,23 sedangkan indeks saham di negara Eropa seperti DAX Jerman, FTSE Inggris dan CAC Perancis juga terpantau turun di kisaran 0,3%. Sektor finansial, asuransi dan perbankan menjadi penekan indeks Stoxx menyusul merosotnya saham emiten finansial Inggris, Provident Financial yang merosot 20% setelah memperkirakan bahwa gangguan reorganisasi divisi kredit konsumen akan membebani kinerja untuk sisa tahun  ini. Berkurangnya cadangan minyak Amerika tidak disambut baik oleh pasar Harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman Agustus ditutup merosot 2,25% atau 0,98 poin ke level US$42,53 per barel sedangkan minyak Brent untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama turun 2,67% atau 1,23 poin ke level US$44,79 per barel yang mana merupakan level terendahnya sejak November tahun lalu. Laporan Dari Badan Informasi Energi Amerika menyebutkan Stok minyak mentah AS turun 2,45 juta barel pekan lalu dan pasokan bensin turun sebesar 577.999 barel, namun produksi minyak naik menjadi 9,35 juta barel per hari, level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Hal ini menyebabkan pasar cenderung tetap pesimis akan persoalan kelebihan supply minyak dunia. CPO melemah di hari kedua meskipun ringgit terdepresiasi Harga CPO untuk kontrak September di bursa Malaysia berakhir turun 0,97% atau 24 poin ke posisi 2.442 ringgit per ton. Pelemahan CPO masih terkait dengan penurunan ekspor Malaysia sebesar 15% dan diperparah oleh turunya komoditas substitusi seperti kedelai yang turun sebesar 0,77%. Di sisi lain, nilai tukar ringgit terpantau lanjut melemah 0,09% di posisi 4,2875.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0