Uncategorized

Asing net sell 1,98 triliun, simak rincianya berikut ini

Seperti yang diprediksi, laju IHSG hari ini diwarnai oleh aksi jual asing senilai 911 miliar di pasar reguler yang melanda saham – saham berkapitalisasi besar yaitu ASII, BMRI, BBRI, TLKM dan BBNI, namun lagi – lagi seperti kemarin, aksi beli pada sesi pre closing membuat indeks terangkat ke zona hijau dengan penguatan 0,19%. Selain di pasar reguler, terdapat juga transaksi penjualan saham CTRA senilai 1,05 triliun sehingga total net sell asing hari ini mencapai 1,98 triliun. Selama bulan Mei kemarin, asing hanya mencatatkan outflow sebesar -684 miliar di keseluruhan pasar, namun apabila dirinci net sell hanya setelah diberikanya rating investment grade oleh S&P, maka jumlahnya membengkak hingga 6,37 triliun di keseluruhan pasar. Kemudian berlanjut ke bulan Juni, meskipun hari bursa hanya berlangsung selama 15 hari namun outflow yang tercatat sudah mencapai 3,11  triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa inflow asing selama periode April dan Maret yang mencapai 24 triliun merupakan bentuk spekulasi atas diberikanya rating investment grade S&P pada Indonesia, sehingga setelah terlaksana maka asing mulai keluar dari bursa seperti yang terjadi saat ini. Lima sektor bergerak menguat Rentang pergerakan IHSG hari ini berada di kisaran  5804,60 – 5831,34 dan ditutup naik 11,16 point atau 0,19% ke level 5829,71. Lima dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak positif dipimpin oleh sektor agri yang menguat 2,6%, kemudian basic industry (+1,03%) dan trade (+0,95%). Sedangkan penekan indeks ada pada sektor infrastructure (-0,39%), mining (-0,16%) dan consumer (-0,12%). Transaksi di bursa tercatat cukup besar, yaitu mencapai 12,3 triliun yang didominasi oleh transaksi di pasar nego sebanyak 7,34 triliun dan sisanya 4,95 triliun di pasar reguler. Bursa Asia bergerak mixed Bursa Jepang kembali melemah pada perdagangan siang ini. Indeks Topix berakhir turun 0,07% atau 1,18 poin ke 1.610,38 sedangkan Nikkei 225 tergelincir 0,14% atau 28,28 poin ke level 20.110,51. Pelemahan bursa Jepang terkait dengan menguatnya mata uang yen terhadap dollar dimana pada siang ini terpantau naik 0,22% atau 0,25 poin ke 111,13 yen per dolar AS. Selain tertekan yen, pergerakan saham di Tokyo juga terdampak oleh merosotnya saham – saham di sektor energi karena rally pelemahan minyak mentah. Dari Korea, Terdampak oleh penguatan saham – saham perbankan dan teknologi, indeks Kospi mengakhiri pelemahanya selama dua hari terakhir. Indeks ditutup menguat 0,54% atau 12,84 poin ke level 2.370,37, setelah dibuka dengan kenaikan 0,28% atau 6,69 poin di posisi 2.364,22. Saham Woori Bank yang menanjak 1,19% dan Samsung Electronics Co. Ltd. yang menguat sebanyak 1,01% menjadi penopang pergerakan indeks. Sementara itu dari bursa China, indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,28% ke level 3.147,45, setelah dibuka turun 0,13% di posisi 3.152,24. Penurunan indeks disebabkan aksi profit taking pada saham – saham blue chip berkapitalisasi besar yang sehari sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi akibat adanya berita bahwa MSCI Inc akan menambahkan 222 saham dari bursa China ke dalam indeks emerging market MSCI mulai semester II tahun ini.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id