The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Surplus neraca dagang Indonesia pada bulan Mei tercatat  sebesar US$ 474 juta. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan surplus bulan sebelumnya yang mencapai US$ 1,24 miliar. BPS mencatat, nilai ekspor sebesar US$ 14,29 miliar, naik 7,62% dibanding April dan naik 24,08% year on year (YoY). Sementara, nilai impor tercatat US$ 13,82 miliar, naik cukup tinggi sebesar 15,76% dibanding April 2017 dan naik 24,03% YoY. Namun investor tidak perlu khawatir, mengecilnya surplus neraca perdagangan bukan disebabkan aktivitas ekspor yang menyusut, melainkan karena terjadi peningkatan impor sebesar 15,76% dibanding April 2017.  Secara tahunan, surplus di Mei 2017 juga masih lebih tinggi dibanding Mei 2016 sebesar US$ 360 juta. IHSG melemah sepanjang sesi IHSG bergerak di zona merah sampai dengan penutupan pasar. Bergerak dengan rentang antara 5768.15 – 5791.20, indeks ditutup pada posisi 5776.28 atau turun 16,62 poin (-0,29%).  Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak di zona merak dengan penekan terbesar pada sektor aneka industri (-2,31%), agri (-0,57%) dan property (-0,46%). Sedangkan dua sektor yang mencatatkan kinerja positif hanyalah basic industri (+0,83%) dan consumer (+0,003%). Asing masih mencatatkan outflow Volume transaksi bursa hari ini hanya senilai 5,27 triliun, lebih rendah dari rata – rata transaksi harian bulan ini yang mencapai 6,36 triliun. Asing kembali mencatatkan outflow dari bursa dengan net sell sebesar 270 miliar di keseluruhan pasar. Saham – saham yang palin banyak dijual asing adalah DSNG (-142 miliar), INDF (-97 miliar), ASII (-79 miliar) dan BBRI (-75 miliar). Secara total, sejak awal bulan ini outflow asing dari bursa sudah mencapai 2,19 triliun. Bursa Asia mayoritas melemah Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini. Indeks Kospi ditutup melemah 0,43% atau 10,16 poin ke level 2.362,48 setelah diperdagangkan pada kisaran 2.350,37 – 2.378,04. Sebanyak 205 saham menguat, 500 saham melemah, dan 61 saham stagnan dari 769 saham yang terdaftar dalam indeks Kospi. Menyusul indeks Kospi, Nikkei 225 Jepang juga berakhir melemah 0,26% atau 51,70 poin ke level 19.831 sedangkan Indeks Topix ditutup melemah 0,23% atau 3,68 poin ke level 1.588,09. Penekan indeks ada pada saham – saham sektor finansial dan eksportir. Investor menantikan kebijakan Bank of Japan (BoJ) dalam menyikapi kenaikan suku bunga the FED malam tadi. Dari bursa China, indeks Shanghai Composite berhasil menguat tipis 0,06% atau 1,81 poin ke level 3.132,49 menyusul kebijakan Bank Sentral China yang memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga sebagai dampak naiknya suku bunga the FED. Berkebalikan dengan bursa China, Indeks saham Hong Kong ditutup melemah 1,20% atau 310,56 poin ke 25.565,34, setelah pagi tadi juga dibuka melemah 0,40% atau 103,62 poin di posisi 25.772,28.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, Bank Sentral Amerika (The FED) menaikkan suku bunga acuanya pada pertemuan tadi malam. Penaikan suku bunga ini dilakukan untuk yang kedua kalinya dalam tiga bulan ini. Suku bunga acuan AS naik sebesar 25 basis poin ke kisaran target 1%-1,25%. The Fed memproyeksikan satu kali kenaikan lanjutan untuk tahun ini dan tampak mengesampingkan sejumlah data ekonomi yang menunjukkan beragam hasil baru-baru ini. The Fed juga memaparkan garis besar awal mengenai rencananya untuk mengurangi portofolio obligasi senilai US$4,2 triliun, yang sebagian besar dibeli pasca krisis keuangan dan resesi 2007-2009. Langkah awal untuk pengurangan kepemilikan obligasi The Fed akan ditetapkan pada US$6 miliar per bulan, kemudian meningkat sebesar US$6 miliar setiap tiga bulan dalam jangka waktu 12 bulan hingga mencapai US$30 miliar per bulan. Bursa Amerika mixed Pergerakan sejumlah indeks di bursa Amerika berakhir mixed pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,22% ke 21.374,56, indeks S&P 500 turun 0,10% ke 2.437,92, sedangkan indeks Nasdaq Composit berakhir melemah 0,41% atau 25,48 poin ke posisi 6.194,89. Dinaikkanya suku bunga FED tidak direspon dengan cukup baik karena sudah diantisipasi oleh pasar sebelumnya. Selain itu investor juga memiliki kekhawatiran terhadap laju pertumbuhan ekonomi menyusul data inflasi yang lebih lemah dari ekspektasi sebelumnya. Bursa Eropa melemah Bursa Eropa kembali terkoreksi untuk kedua kalinya pada pekan ini. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,30% atau 1,17 poin ke posisi 387,58 pada perdagangan Rabu, setelah dibuka dengan kenaikan 0,19% di level 389,48. Pergerakan indeks tertekan oleh  rilis data ekonomi AS menunjukkan inflasi yang lebih lemah serta penjualan ritel yang melemah secara tak terduga. Selain itu penurunan pada saham – saham energi juga turut membebani indeks. Bursa Asia terkoreksi pasca kenaikan suku bunga FED Bursa Asia bergerak di zona negatif menyikapi keuptusan FED dalam menaikkan suku bunga acuan tadi malam. Indeks Nikkei di Jepang pagi ini terkoreksi 0,43% kemudian indeks Kospi di Korea Selatan terjatuh 0,80% sedangkan indeks saham China juga melemah tipis 0,01%. Indeks acuan bursa Singapura, STI, juga terpantau melemah 0,58%. IHSG berpotensi menguat meski rawan aksi profit taking Secara teknikal indeks masih berpotensi untuk menguat. Indikator stochastic menunjukkan pola golden cross di area netral dan secara candle terbentuk pola bullish marubozu yang mengindikasikan bullish lanjutan. Namun kenaikan indeks yang cukup besar pada perdagangan kemarin menjadikan indeks rawan aksi profit taking dengan menggunakan berita kenaikan suku bunga the FED. Kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS (fed fund rate/FFR)  sebenarnya telah diantisipasi dan diharapkan sebelumnya sehingga seharusnya tidak ada aksi panic selling.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG melonjak pada sesi pre closing sehingga ditutup pada titik tertingginya hari ini 5792,90 atau naik 85,25 point (+1,49%). Pada pukul 15.50 WIB indeks terpantau masih berada di level 5762,95 atau naik 55,32 point (+0,97%). Semua sektor yang terdaftar di bursa bergerak di zona positif dengan kenaikan terbesar pada sektor aneka industri (+3,35%), property (+2,12%), mining (+1,85%) dan finance (+1,63%). Meskipun hanya naik 1,63% sektor finance menjadi penggerak IHSG berkat volume transaksi yang terbesar dibanding delapan sektor lainya yaitu senilai 1,48 triliun. Kenaikan sektor finance tidak terlepas dari kenaikan saham – saham perbankan terutama saham lapis kedua.  Seperti diketahui, tadi malam lembaga pemeringkat internasional Moodys Investor Service memperbaiki prospek (outlook) sistem perbankan Indonesia dari stabil menjadi positif menyusul membaiknya kondisi lingkungan operasional perbankan, kualitas aset, dan dukungan yang memadai dari pemerintah. Asing net sell 210 miliar Asing kembali mencatatkan outflow dari bursa dengan net sell sebesar 210 miliar di keseluruhan pasar. Saham – saham yang palin banyak dijual asing adalah INDF (-76 miliar), BHIT (-66 miliar), BBRI (-49 miliar) dan KPIG (-42 miliar). Secara total, sejak awal bulan ini outflow asing dari bursa sudah mencapai 1,92 triliun. Bursa Asia bergerak melemah Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini. Indeks Kospi ditutup melemah 0,09% atau 2,06 poin ke level 2.372,64 setelah diperdagangkan pada kisaran 2.366,92 – 2.387,29. Sebanyak 339 saham menguat, 361 saham melemah, dan 66 saham stagnan dari 769 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi. Dari Jepang, indeks Topix ditutup melemah 0,11% atau 1,74 poin ke level 1.591,77, sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,08% atau 15.23 poin ke level 19.883,52. Penurunan indeks dibebani oleh saham – saham perbankan dan asuransi yang terus melemah menjelang keputusan suku bunga oleh Federal Reserve AS. Sementara itu dari bursa China, indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,73% atau 23,07 poin ke level 3.130,67, sedangkan indeks CSI 300 ditutup merosot 1,3% atau 46,97 poin ke level 3.535,30. Pergerakan indeks tertekan oleh sentimen dari pemerintah menyusul adanya kebijakan untuk menghambat laju pertumbuhan di sektor ini yang dianggap terlalu cepat.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan masih akan menguat terbatas. Secara teknikal indeks kemarin mendekati area oversold sehingga berbalik menguat, namun penguatan IHSG yang terjadi tidak didukung oleh volume transaksi yang besar sehingga kenaikan juga akan terbatas. Aksi tunggu investor menjelang kenaikan suku bunga The FED membuat market bergerak datar dengan kecenderungan menguat ditenagai oleh sentimen positif dari bursa Amerika dan Eropa serta penguatan harga batu bara. Bursa Wall Street menguat Indeks acuan dalam bursa Amerika bergerak di zona positif seiring rebound saham teknologi dan antisipasi investor menjelang penaikan suku bunga the FED. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,44% ke 21.328,47, indeks S&P 500 menguat 0,45% ke 2.440,35, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir menanjak 0,73% atau 44,90 poin ke posisi 6.220,37. Sektor teknologi dalam S&P 500 naik 0,9%, pulih dari penurunan dua hari terbesar dalam  setahun terakhir ini. Saham  saham berkapitalisasi besar seperti Microsoft dan Facebook mendorong  kenaikan S&P 500 lebih tinggi. Bursa Eropa rebound Sejalan dengan bursa Wall Street, bursa saham Eropa turut menguat ditopang oleh rebound pada sektor teknologi. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,55% atau 2,13 poin ke posisi 388,75.  Pada sesi perdagangan sebelumnya Stoxx 600 berakhir turun hampir 1%. Kemudian dari beberapa indeks acuan di beberapa negara Eropa  menunjukkan penguatan dimana DAX Jerman naik 0,59% dan CAC 40 Perancis menguat 0,40%, namun FTSE Inggris turun tipis sebesar 0,15%. Stok Amerika menunjukkan kenaikan, harga minyak melemah American Petroleum Institute (API) menyatakan bahwa jumlah stok minyak mentah naik sebesar 2,8 juta barel untuk sepanjang pekan hingga 9 Juni. Angka tersebut jauh dari prediksi untuk penurunan sebesar 2,7 juta barel. Harga minyak WTI kontrak Juli 2017 merosot 0,22% ke USD 46,08 per barel sedangkan patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Agustus 2017 juga melorot menuju level USD 48,25 per barel. Batubara akhiri pelemahan Pada perdagangan Selasa, harga batu bara untuk kontrak Juni di bursa Newcastle naik 1,76% ke US$ 80,85/metrik ton,sedangkan kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup naik 0,13% ke posisi US$ 78,75/metrik ton. Rebound harga batu bara tersebut sekaligus mengakhiri pelemahan selama dua hari perdagangan berturut-turut sebelumnya. Harga CPO anjlok meskipun ekspor naik Harga CPO untuk kontrak pengiriman Agustus merosot hingga 1,14% pada perdagangan kemarin menuju level 2425 ringgit per ton. Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menyebutkan ekspor CPO Malaysia meningkat 17,3% month on month (mom) pada Mei 2017 menjadi 1,51 juta ton. Meskipun demikian, kenaikan permintaan juga diimbangi oleh kenaikan volume produksi menjadi  6,9% mom menuju 1,65 juta ton yang mana merupakan  level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini bergerak di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 5693,88 – 5715,21 dan ditutup di posisi 5707,64 atau naik 16,2 point (+0,28%). Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak di zona hijau dengan pendorong terbesar pada sektor Mining (+0,75%),  aneka industri (+0,73%), dan basic industry (+0,65%) sedangkan dua sektor yang mengalami pelemahan adalah agriculture (-0,32%) dan property (-0,18%). Transaksi di bursa cukup kecil hanya senilai 4,62 triliun dengan rincian 3,67 triliun di pasar reguler dan 999,6 miliar di pasar nego. Volume transaksi terbesar ditempati oleh BBCA (647 miliar), TLKM (576 miliar), INDF (370 miliar), RIMO (351 miliar) dan BBRI (349 miliar). Asing mencatatkan net sell sebesar 168,66 miliar di keseluruhan pasar dengan penjualan terbesar pada saham HMSP, BBRI, BINA, INDF dan BBCA. Bursa Asia bergerak mixed Bursa saham Korea Selatan ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini. Indeks Kospi ditutup menguat 0,75% atau 17,58 poin ke level 2.375,45 setelah pagi tadi hanya menguat tipis sebesar 0,04%. Saham Donghwa Pham Co. Ltd. yang menguat 1,69% turut menjadi pendorong atas penguatan indeks Kospi, bersamaan dengan saham KR Motors Co. Ltd yang naik 2,90%. Dari Jepang, indeks Nikkei melemah 0,05% atau 9,83 poin ke level 19.898,75  namun indeks Topix berhasil ditutup menguat 0,12% atau 1,96 poin ke level 1.593,51. Penurunan harga pada saham – saham sektor teknologi mampu diimbangi oleh penguatan pada saham – saham defensif. Investor mewaspadai keputusan The Fed berkaitan dengan kebijakan suku bunga yang akan ditentukan pada pekan ini sehingga menargetkan saham – saham yang kurang rentan terhadap perubahan harga di pasar. Kemudian dari bursa China, di tengah volume perdagangan yang rendah  akibat sikap wait and see investor, Indeks Shanghai Composite berhasil menguat 0,44% atau 13,87 poin ke level 3.153,74 ditopang oleh penguatan saham – saham berkapitalisasi kecil. Sebagian investor mewaspadai kemungkinan bank sentral China akan menaikkan suku bunga jangka pendek, jika Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan AS pekan ini.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Harga minyak mentah berhasil naik selama dua hari berturut – turut ditopang oleh sentimen dari Arab Saudi. Harga minyak WTI kontrak Juli 2017 menguat 0,46% atau 0,21 poin ke US$46,04 per barel sedangkan minyak Brent untuk kontrak Agustus 2017 menguat 0,44% atau 0,21 poin ke US$48,36. Menteri Energi Arab, Khalid Al-Falih memberi pernyataan bahwa jumlah cadangan minyak akan menurun dan laju penurunanya akan menguat dalam tiga hingga empat bulan ke depan. Batubara stagnan Harga batubara untuk kontrak pengiriman bulan Juni di bursa Newcastle tidak berubah, namun untuk kontrak pengiriman bulan Juli harganya naik 0,37% . Di bursa Rotterdam harga batubara untuk pengiriman bulan Juni menguat tipis 0,13% namun untuk kontrak pengiriman bulan Juli justru melemah 0,45%. Harga Emas masih melemah Harga emas pada perdagangan kemarin melemah 0,20 % ke level USD 1268,90 per troy ounce. Pada pekan lalu hargaemas sempat menguat karena mendapatkan sentimen dari kondisi politik seperti dari pemilu Inggris dan kesaksian Direktur FBI James Comey. Namun pekan ini fokus investor ada pada rapat FOMC yang akan mengumumkan keputusan suku bunga Amerika. Bursa Amerika dan Eropa bergerak di zona merah Kembali melemahnya saham – saham di sektor teknologi membuat bursa Amerika ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,17% ke 21.235,67, indeks S&P 500 turun 0,10% ke 2.429,39, sedangkan indeks Nasdaq Composit berakhir melemah 0,52% atau 32,45 poin ke posisi 6.175,46.  Sektor teknologi dalam S&P turun 0,8% setelah drop 2,7% pada Jumat, dua penurunan terbesar dalam hampir setahun. Dari bursa Eropa, Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,97% atau 3,77 poin ke posisi 386,62. Saham teknologi memimpin pelemahan pada saham, mengekor pergerakan saham teknologi di pasar Amerika Serikat (AS) dan Asia. Indeks CAC 40 Perancis terjerembab paling dalam dengan  penurunan sebesar 1,12% disusul oleh DAX Jerman yang melemah 0,98% dan FTSE Inggris yang turun 0,21%. IHSG mixed dengan kecenderungan  menguat terbatas Secara teknikal IHSG sudah hampir berada di daerah oversold sehingga potensi penguatan sangat mungkin terjadi. Pasar juga mendapatkan sentimen positif dari meningkatnya data penjualan motor Indonesia bulan Mei yang tumbuh sebesar 15.2% (yoy), angka ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang mengalami penurunan 18,8% (yoy).Meskipun demikian, tekanan jual yang kuat di akhir perdagangan kemarin dan sepinya transaksi akan membuat indeks bergerak fluktuatif.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Sempat dibuka melemah di level 5668,72, IHSG bergerak naik dengan cepat hingga menyentuh level tertingginya hari ini di 5716.54. Namun menjelang penutupan, IHSG bergerak turun dan berakhir di level 5691,44 atau menguat 15,92 point (+0,28%). Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak di zona positif dengan pendorong terbesar pada sektor aneka industri dan perdagangan yang masing – masing naik sebesar 0,84% dan 0,64%. Sedangkan dua sektor yang mencatatkan pelemahan adalah mining (-0,71%) dan property (-0,03%). Volume perdagangan di bursa efek hari ini terbilang cukup sepi yaitu hanya senilai 5,17 triliun, jauh di bawah rata – rata transaksi harian bulan ini yang mencapai 6,73 triliun per hari. Transaksi di pasar reguler hanya senilai 3,03 triliun sedangkan di pasar nego sebesar 2,26 triliun. Di keseluruhan pasar, asing mencatatkan net buy sebesar 617,72 miliar yang didominasi oleh transaksi nego ABDA senilai 617,72 miliar. Bursa Asia bergerak di zona negatif Setelah mencetak rekor tertinggi baru, bursa saham Korea Selatan hari ini mengalami koreksi. Indeks ditutup melemah 1% atau 23,72 poin ke level 2.357,97  setelah dibuka dengan pelemahan 0,46% atau 11 poin di posisi 2.370,69. Saham – saham di bidang resources, dan teknologi membebani kinerja indeks, termasuk penurunan saham Samsung yang melemah hingga 1,74%. Dari Jepang,  indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,52% atau 104,68 poin ke level 19.908,58, setelah dibuka turun 0,46% atau 92,49 poin di 19.920,77. Penurunan indeks terkait dengan penguatan mata uang yen yang berpotensi mengurangi laba emiten – emiten eksportir. Nilai tukar yen terpantau menguat 0,09% atau 0,10 poin ke 110,24 yen per dolar AS. Sementara itu dari bursa China, Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,59% atau 18,52 poin ke level 3.139,88 akibat meningkatnya kekhawatiran investor mengenai potensi penurunan prifatibilitas perusahaan akibat diketatkanya regulasi penyaluran  kredit. Menyusul bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong turut melemah 1,24% atau 322,25 poin ke 25.708,04. Dari 50 saham yang terdaftar pada indeks Hang Seng, hanya dua saham yang mengalami kenaikan.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerakan indeks hari ini kami prediksikan akan mixed dengan kecenderungan untuk melemah. Setelah sempat menembus level support di 5672, indeks sedikit memantul dan ditutup di posisi 5675. Namun tekanan jual terpantau masih kuat dan beberapa indikator seperti RSI dan stochastic masih menunjukkan arah turun. Apabila support 5672 berhasil ditembus kembali, maka IHSG akan menuju level support berikutnya di level 5643. Minimnya sentimen positif dari dalam dan luar negeri serta penurunan harga – harga  komoditas seperti batubara, emas dan CPO berpotensi untuk menekan indeks turun lebih dalam. Indeks bursa Amerika bergerak bervariasi Pergerakan sejumlah indeks saham acuan Amerika Serikat (AS) berakhir mixed pada perdagangan Jumat pekan  lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,42% ke 21.271,97, indeks S&P 500 turun tipis 0,08% ke 2.431,77, sedangkan  indeks Nasdaq Composit berakhir merosot 1,80% atau 113,85 poin ke posisi 6.207,92. Penurunan pada indeks Nasdaq dan S&P 500 tidak terlepas dari runtuhnya saham – saham berbasiskan teknologi. Saham Apple Inc. anjlok 3,9% menyusul laporan bahwa iPhone yang akan diluncurkan menggunakan chip modem dengan kecepatan download yang lebih lambat daripada beberapa smartphone pesaingnya. Kemudian saham Facebook Inc. anjlok 3,3%, dan Alphabet juga berakhir turun 3,4%. Saham Microsoft Corp dan Nvidia juga turut melemah  masing – masing 2,3% dan 6,5%. Batubara mengalami pelemahan, minyak rebound Pada perdagangan Jumat, harga batu bara untuk kontrak pengiriman bulan Juli di bursa Newcastle, ditutup melemah 0,31% atau 0,25 poin ke posisi US$80,70/metrik ton. Namun di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman di bulan yang sama, masih sanggup menguat tipis 0,19%. Berbanding terbalik dengan batu hitam, harga minyak mentah dunia membukukan rebound setelah sebelumnya tergelincir cukup dalam. Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2017 ditutup menguat 0,42% atau 0,19 poin ke level US$45,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Agustus menguat 0,61% ke posisi US$48,15 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga emas pagi ini turun Sempat menguat pada penutupan perdagangan Jumat lalu di level USD 1271,40 per troy ounce, Harga emas comex dalam perdagangan pagi ini dibuka melemah 0,70 Poin atau 0,06% di level US$1.270,70 per troy ounce. Pelemahan harga emas terkait dengan penguatan mata uang dollar yang naik naik 0,4 persen menjadi level 97,57. CPO tertekan walaupun permintaan naik saat Ramadhan Harga sawit masih cenderung tertekan. Sepanjang pekan lalu, harga CPO melemah sekitar 1,6%. Pelemahan harga sudah terjadi selama tiga pekan beruntun. Memang pada Jumat lalu, harga CPO naik 0,53% ke level RM 2.457 per metrik ton, namun hal tersebut tidak membawa CPO masuk ke trend bullish. Ancaman kelebihan pasokan memicu koreksi harga CPO. Sebab, badai El Nino yang menganggu produksi sawit telah berakhir. Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan, produksi CPO Malaysia April lalu naik 5,7% ke 1,55 juta ton dari bulan sebelumnya. Hasil survei analis juga memperlihat kan produksi Mei berpotensi naik 5,8% menjadi 1,64 juta ton. Data resmi MPOB akan dirilis 13 Juni mendatang.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
 
0

Uncategorized
Di perdagangan terakhir pekan ini, IHSG melamah 0,48% atau -27,4 point ke level 5675,52 dengan rentang pergerakan antara 5669,87 – 5704,86.  Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor aneka industri (-1,61%), finance (-0,98%) dan agri (-0,72%) sementara dua sektor yang menghijau hanyalah infrastruktur (+0,39%) dan basic industry (+0,10%). Sampai dengan penutupan, asing mencatatkan outflow dengan net sell cukup besar mencapai 1,02 triliun di keseluruhan pasar, sedangkan di pasar reguler net sell asing senilai 525 miliar. Berikut adalah saham – saham top net sell asing: BBRI (-253 miliar), ASII (-96 miliar), INDF (-84 miliar), BBNI (-63 miliar) dan ICBP (-50 miliar). Sedangkan saham – saham yang menjadi top net buy adalah TLKM (+236 miliar), SCMA (+32 miliar), PTPP (+11 miliar) dan AKRA (+7 miliar). Bursa regional Asia menghijau Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan hari ini setelah  nilai tukar yen siang ini terpantau melemah 0,37% atau 0,41 poin ke 110,42 yen per dolar AS. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 0,52% atau 104 poin ke level 20.013,26, setelah dibuka dengan kenaikan 0,22% atau 43,80 poin di 19.953,06. Sementara itu dari Korea Selatan, indeks Kospi berhasil mencetak rekor tertinggi baru setelah menguat 0,77% atau 18,12 poin ke level 2.381,69. Kenaikan indeks ditopang oleh sektor perbankan dan rebound saham Samsung setelah selama tiga hari perdagangan melemah berturut – turut. Dari bursa saham China, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,26% ke level 3.158,40, setelah dibuka turun 0,09% di posisi 3.147,45. Penguatan ini merupakan kenaikan berturut – turut selama empat hari perdagangan yang disebabkan oleh rilis data ekonomi yang solid dan langkah bank sentral yang meredakan kekhawatiran likuiditas dengan cara menyuntikkan dana 180 miliar yuan (US$26,49 miliar) ke dalam pasar.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan masih akan bergerak di zona merah dengan pelemahan terbatas. Secara teknikal indeks masih terkonsolidasi oleh trend jangka pendek yang negatif dimana indikator stochastic yang memperlihatkan pola dead cross di area netral. Candle yang terbentuk pada perdagangan kemarin juga merupakan bearish marubozu yang berpotensi untuk pelemahan susulan. Namun sentimen – sentimen positif dari dalam dan luar negeri serta kenaikan beberapa harga komoditas berpotensi untuk menciptakan rebound pada indeks. Berikut beberapa sentimen positif tersebut: Cadangan Devisa mengalami kenaikan Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2017 tercatat US$124,95 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir April 2017 yang sebesar US$123,25 miliar. Posisi cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor serta berada di atas standar kecukupan internasional yang hanya berkisar 3 bulan impor. Bursa Amerika bergerak positif Bursa AS bergerak di zona hijau meskipun dengan penguatan yang tipis. Indeks Dow Jones menguat 8,84 poin atau 0,04% menjadi 21,182.53 sedangkan Indeks S&P 500 bertambah 0,65 poin atau 0,03% menjadi 2.433,79 kemudian Nasdaq Composite menguat 24,38 poin atau 0,39% menjadi 6.321,76. Testimoni Comey pada tadi malam disambut baik oleh pasar dimana dia  menegaskan bahwa memang ada intervensi Rusia pada pemilu 2016, namun tidak ada surat suara pemilih yang dimanipulasi. Batubara kembali menggeliat Batubara kembali menguat setelah dua hari terakhir bergerak flat. Di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan ini, harganya naik 1,08% sedangkan untuk kontrak pengiriman Juli, naik sebanyak 1,63%. Kemudian di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan Juni dan Juli masing – masing menguat sebesar 0,51% dan 1,56%. Minyak mentah menipiskan penurunanya Harga minyak sempat mengalami rebound teknikal setelah kejatuhanya pada dua hari lalu. Pada perdagangan Kamis (8/6/2017) pukul 10.10 WIB, harga minyak WTI kontrak Juli 2017 naik 0,16 poin menuju US$45,87 per barel namun menjelang akhir perdagangan harganya kembali melemah dan ditutup pada posisi US$45,71 per barel atau melemah tipis 0,02%. Kejatuhan harga minyak tidak terlepas dari rilis data U.S. Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan stok minyak AS dalam sepekan terakhir naik 3,3 juta barel menjadi 513,21 juta barel. Ini menjadi kenaikan pertama kalinya sejak 8 pekan terakhir yang mengindikasikan adanya penurunan permintaan. Bursa Regional dibuka positif Bursa Regional Asia pagi ini dibuka positif dimana indeks Nikkei Jepang naik 0,90% ke level 20.087,50. Kemudian dari Korea, Indeks Kospi terpantau menguat 0,73% ke posisi 2.380,28 sedangkan dari China dan Hong Kong, indeks Shanghai Composite dan Hang Seng masing – masing naik 0,06% dan 0,04%. Indeks STI Singapura juga menguat 0,29% pada pagi ini.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

PREVIOUS POSTSPage 2 of 3NEXT POSTS