The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Sempat melemah  hingga 5780,48 pada sesi pertama perdagangan, IHSG berhasil ditutup  menguat 11,95 poin atau 0,20% ke level 5813,54 yang mana merupakan titik tertingginya hari ini. Meski mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah, penguatan pada sektor infrastructure, trade, finance dan consumer mampu mengimbangi penurunan kelima sektor lainya. Aneka industri kembali menjadi penekan utama indeks karena merosotnya saham ASII sebesar 1,52%, disusul oleh mining dan agri yang melemah karena penurunan harga komoditasnya. Transaksi nego MLPL, outflow asing capai 1,65 tiliun Menjelang penutupan pasar terjadi transaksi nego antara asing – local yang cukup besar pada saham MLPL sehingga net sell asing secara keseluruhan tercata senilai 1,65 triliun. Meskipun demikian, di pasar reguler net sell asing hanya senilai 252 miliar. Saham – saham yang mencatatkan outflow terbesar adalah MLPL (- 1,28 triliun, ASII (- 373 miliar), NOBU (-114 miliar) dan BBCA (-24 miliar). Adapun saham – saham yang masih mencatatkan inflow asing adalah DOID (29 miliar), BBNI (29 miliar), JSMR (17 miliar), KLBF (17 miliar). Bursa Asia melemah Belum stabilnya kondisi politik Amerika pasca kembali memanasnya isu penyelidikan Donald Trump membuat investor kembali memburu aset safe haven salah satunya adalah yen. Sebagai hasilnya nilai tukar yen terhadapa Dollar menguat selama enam hari berturut – turut. Siang ini  nilai tukar yen terpantau menguat sebesar 0,15% atau 0,17 poin ke 110,93 yen per dolar. Penguatan ini memberikan dampak buruk bagi bagi bursa Jepang yang emiten – emitenya mayoritas berorientasi ekspor.  Indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,10% atau 20,47 poin di level 19.955,20 sedangkan indeks Topix berakhir melemah 0,28% atau 4,50 poin di posisi 1.617,07. Dari Korea, indeks Kospi mengakhiri reli penguatan selama delapan hari berturut – turut setelah hari ini harus ditutup melemah 0,47% atau 11,63 poin ke level 2.439,90, setelah dibuka turun tipis 0,03% atau 0,77 poin di posisi 2.450,76. Saham Samsung Electronics yang  merosot 1,69% menjadi salah satu penekan terbesar indeks Kospi. Sejalan dengan bursa Asia lainya, indeks Shanghai Composite China  ditutup melemah 0,21% atau 6,91 poin di level 3.243,69. Penekan terbesar indeks berasal dari koreksi saham – saham blue chip yang dipimpin oleh sektor real estat dan bahan baku. Kedua sektor tersebut sebelumnya telah naik tinggi menyusul aksi antisipasi investor akan meningkatnya kinerja laporan keuangan di kuartal kedua tahun ini.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Setelah turun cukup dalam pada dua sesi perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali menguat setelah mendapat sentimen positif dari Arab Saudi yang berjanji untuk mengurangi ekspor pada bulan Agustus untuk mengurangi pasokan minyak global.  Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih menyatakan negaranya akan membatasi ekspor minyak mentah sebesar 6,6 juta barel per hari (bph) pada Agustus, atau hampir 1 juta bph di bawah level tahun lalu. Harga minyak WTI ditutup menguat 57 sen atau sekitar 1,3% di US$46,34 per barel, sedangkan patokan Eropa,  minyak Brent naik 54 sen atau 1,1% di US$48,60 per barel. IHSG bergerak mixed Setelah menyentuh garis MA 50, IHSG kemarin mengalami rebound yang cukup besar dengan volume transaksi yang wajar. Secara teknikal, terbentuk pola bullish marubozu yang mengindikasikan akan adanya potensi kenaikan susulan. Stochastic menunjukkan pola golden cross dan RSI masih berada di area netral. Sentimen dari luar negeri masih negatif dimana bursa Amerika dan Eropa secara umum mengalami penurunan sedangkan dari sektor komoditas, batubara dan CPO terpantau melemah sementara emas dan minyak menguat. IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat terbatas. Market saat ini sedang mencermati data – data rilis laporan keuangan kuartal kedua dan melambatnya pertumbuhan ekonomi di daratan Eropa. Selain itu investor juga menunggu rapat dewan gubernur the FED untuk melihat kebijakan lanjutan dari pengetatan anggaran keuangan dan kenaikan suku bunga. Bursa Amerika bergerak mixed, Nasdaq cetak rekor Indeks Nasdaq mencatatkan rekor tertingginya pada perdagangan tadi malam setelah investor mengantisipasi rilis laporan keuangan kuartal kedua dengan memborong saham – saham berbasis teknologi. Indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,36% atau 23,05 poin di level 6.410,81, namun indeks Dow Jones Industrial Average  dan indeks S&P 500 masing – masing melemah 0,31% dan  0,11% . Penurunan Dow Jones dan S&P dikarenakan melemahnya sektor kesehatan pasca merosotnya saham Johnson & Johnson. Bursa Eropa melemah di hari ketiga Indeks Stoxx Europe masih belum bisa keluar dari tren negatifnya. Setelah pada perdagangan tadi malam ditutup turun 0,2% karena terbebani oleh kuatnya euro yang memicu kekhawatiran bahwa laba eksportir akan tertekan. Selain karena penguatan Euro, bursa Eropa tertekan oleh laporan keuangan perusahaan – perusahaan otomotif yang menunjukkan penurunan kinerja di kuartal kedua tahun ini. Batubara anjlok Di saat harga minyak menguat, batubara justru tergelincir cukup dalam. Harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup merosot 1,84% atau 1,36 poin di posisi US$72,38/metrik ton setelah pada sesi sebelumnya menguat sebanyak 0,45%. Adapun harga batubara di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman Agustus, harganya anjlok sebesar 3,06% ke level USD 84,40 per metrik ton. Ringgit menguat, CPO semakin tertekan Nilai tukar ringgit yang lanjut menguat 0,02% ke posisi 4,2830 per dolar AS pada Senin kemarin membuat harga CPO semakin tertekan. Harga CPO di bursa Malaysia ditutup turun 0,78% atau 20 ringgit ke level 2556 ringgit per ton. Sebelumnya, pada Jumat lalu mata uang ringgit berakhir menguat 0,16% di posisi 4,2840.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0