Uncategorized

Bergerak mixed, IHSG ditutup menguat 0,20%

Sempat melemah  hingga 5780,48 pada sesi pertama perdagangan, IHSG berhasil ditutup  menguat 11,95 poin atau 0,20% ke level 5813,54 yang mana merupakan titik tertingginya hari ini. Meski mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah, penguatan pada sektor infrastructure, trade, finance dan consumer mampu mengimbangi penurunan kelima sektor lainya. Aneka industri kembali menjadi penekan utama indeks karena merosotnya saham ASII sebesar 1,52%, disusul oleh mining dan agri yang melemah karena penurunan harga komoditasnya. Transaksi nego MLPL, outflow asing capai 1,65 tiliun Menjelang penutupan pasar terjadi transaksi nego antara asing – local yang cukup besar pada saham MLPL sehingga net sell asing secara keseluruhan tercata senilai 1,65 triliun. Meskipun demikian, di pasar reguler net sell asing hanya senilai 252 miliar. Saham – saham yang mencatatkan outflow terbesar adalah MLPL (- 1,28 triliun, ASII (- 373 miliar), NOBU (-114 miliar) dan BBCA (-24 miliar). Adapun saham – saham yang masih mencatatkan inflow asing adalah DOID (29 miliar), BBNI (29 miliar), JSMR (17 miliar), KLBF (17 miliar). Bursa Asia melemah Belum stabilnya kondisi politik Amerika pasca kembali memanasnya isu penyelidikan Donald Trump membuat investor kembali memburu aset safe haven salah satunya adalah yen. Sebagai hasilnya nilai tukar yen terhadapa Dollar menguat selama enam hari berturut – turut. Siang ini  nilai tukar yen terpantau menguat sebesar 0,15% atau 0,17 poin ke 110,93 yen per dolar. Penguatan ini memberikan dampak buruk bagi bagi bursa Jepang yang emiten – emitenya mayoritas berorientasi ekspor.  Indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,10% atau 20,47 poin di level 19.955,20 sedangkan indeks Topix berakhir melemah 0,28% atau 4,50 poin di posisi 1.617,07. Dari Korea, indeks Kospi mengakhiri reli penguatan selama delapan hari berturut – turut setelah hari ini harus ditutup melemah 0,47% atau 11,63 poin ke level 2.439,90, setelah dibuka turun tipis 0,03% atau 0,77 poin di posisi 2.450,76. Saham Samsung Electronics yang  merosot 1,69% menjadi salah satu penekan terbesar indeks Kospi. Sejalan dengan bursa Asia lainya, indeks Shanghai Composite China  ditutup melemah 0,21% atau 6,91 poin di level 3.243,69. Penekan terbesar indeks berasal dari koreksi saham – saham blue chip yang dipimpin oleh sektor real estat dan bahan baku. Kedua sektor tersebut sebelumnya telah naik tinggi menyusul aksi antisipasi investor akan meningkatnya kinerja laporan keuangan di kuartal kedua tahun ini.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id