The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
IHSG hari ini bergerak mixed, bergerak dengan rentang 5785,89 – 5831,64 indeks ditutup turun 13,33 point atau 0,23% ke level 5800,21. Lima sektor bergerak negatif sedangkan empat lainya positif. Consumer menjadi penekan kinerja IHSG dengan penurunan sebesar 1,21% setelah saham – saham berkapitalisasi besar seperti UNVR, INDF, GGRM dan HMSP melemah dengan kisaran 0,6 – 2,4%. Berikutnya sektor  manufactur dan infrastructur ditutup turun masing – masing 0,79% dan 0,51%. Adapun sektor yang menahan kejatuhan IHSG di antaranya adalah finance (+0,45%), mining (+0,35%) dan aneka industri (+0,10%). Asing mencatatkan net buy di pasar reguler Meskipun secara keseluruhan masih mencatatkan outflow sebesar 115 miliar, namun di pasar reguler asing mencatatkan net buy sebesar 264 miliar. Saham – saham yang paling banyak mencatatkan inflow di antaranya adalah BBCA (+96 miliar), BBRI (+67 miliar), TLKM (+60 miliar) dan UNVR (+38 miliar).  Volume transaksi hari ini terbilang cukup ramai mencapai 7,64 triliun yang mana lebih tinggi dari rata- rata harian bulan ini di kisaran 6,19 triliun. Bursa Asia Mixed Dari Jepang, indeks Topix berakhir menguat 0,24% atau 3,81 poin di posisi 1.620,88 sedangkan Nikkei 225 ditutup naik 0,48% atau 94,96 poin di level 20.050,16 meskipun yen melanjutkan apresiasinya. Penguatan indeks ditopang oleh saham – saham sektor otomotif seperti Toyota Motor Corp., Mazda dan Mitsubishi Motors Corp menyusul laporan laba kuartal kedua yang positif. Saham Komatsu Ltd. dan Hitachi Construction Machinery Co. juga turut mendorong laju indeks berkat laporan penjualan yang meningkat di atas prediksi semula. Berkebalikan dengan bursa Jepang, indeks Kospi Korea berakhir melemah di hari kedua berturut – turut seiring dengan melemahnya mata uang won. Indeks Kospi ditutup melemah 0,22% atau 5,39 poin di level 2.434,51, setelah dibuka dengan kenaikan 0,28% atau 6,92 poin di posisi 2.446,82. Sebanyak 334 saham menguat, 361 saham melemah, dan 66 saham stagnan dari 761 saham yang terdaftar. Sementara itu, nilai tukar won kembali ditutup melemah sebesar 0,58% atau 6,45 poin ke 1.121,85 per dolar AS. Sementara itu dari China, kedua indeks saham utama bergerak berlawanan dimana Shanghai Composite naik 0,12% atau 3,99 poin di level 3.247,67 namun CSI 300 yang berisi saham – saham blue chip berakhir melemah 0,38% atau 14,17 poin di level 3.705,39. Sektor konsumer dan kesehatan membawa indeks bergerak melemah mengimbangi penguatan pada sektor energi dan sumber daya.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan mixed cenderung menguat ditunjang oleh menguatnya sektor – sektor komoditas karena naiknya harga minyak, batubara, CPO dan Nickel. Secara teknikal penutupan candle kemarin membentuk pola hanging man yang mengindikasikan terjadinya bearish, namun sentimen dari luar seperti bursa Amerika dan Eropa yang positif serta menguatnya indeks regional pagi ini akan mendorong pergerakan IHSG ke zona hijau. Dilihat dari indikator Stochastic maupun RSI, posisi indeks saat ini masih di area netral di dekat zona oversold sehingga potensi pergerakan indeks ke atas masih terbuka lebar. Bursa Amerika hijau, S&P 500 cetak rekor Bursa Wall Street bergerak positif setelah laporan keuangan semester I yang baru saja dirilis menunjukkan perbaikan kinerja yang solid. Indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,02% atau 1,37 poin di level 6.412,17, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,47% di 21.613,43, sedangkan indeks S&P 500 berakhir naik 0,29% atau 7,17 poin di posisi 2.477,08 yang mana merupakan posisi tertingginya sepanjang sejarah. Penguatan indeks juga didukung oleh penguatan saham – saham di bidang energi karena penguatan harga minyak dan batubara. Sektor perbankan tunjang bursa Eropa Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,4% pada perdagangan kemarin. Saham perbankan menjadi pendorong utama market menjelang laporan keuangan yang akan dirilis pada pekan ini. Sekitar sepertiga dari emiten yang ada di indeks Stoxx  dijadwalkan akan merilis laporannya pada Rabu – Jumat ini, termasuk Daimler AG, GlaxoSmithKline Plc dan Deutsche Bank AG. Persediaan Minyak AS turun, minyak melonjak 3% Laporan American Petroleum Institute (API) yang dirilis tadi malam menunjukkan jumlah persediaan minyak mentah turun 10,2 juta barel pada pekan lalu yang mana merupakan penurunan terbesar sejak September. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) ditutup menguat 3,3% di US$47,89 per barel sedangkan minyak Brent berakhir melonjak 3,3% di US$50,20 per barel. Batubara rebound Setelah kemarin bergerak mixed, harga batubara tadi malam menguat serempak baik di bursa Newcastle maupun Rotterdam. Di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan ini, harganya naik 0.52% sedangkan untuk kontrak pengiriman Agustus, naik sebanyak 2,30%. Kemudian di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan Juni dan Juli masing – masing menguat sebesar 0.12% dan 0.61%. Harga emas turun namun nikel menguat Setelah mengalami kenaikan selama si beberapa sesi perdagangan yang lalu, harga emas kali ini mengalami koreksi menjelang dimulainya pertemuan the FED yang membahas kebijakan moneternya termasuk tentang isu peningkatan suku bunga. Harga emas turun 0,26% atau 3,30 dollar  level 1258,5 dollar per troy ounce. Berbanding terbalik dengan minyak, harga Nickel menguat tinggi hingga 2,72% menuju level 10022,00 dolar.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0