Uncategorized

Sentimen luar negeri positif, berikut proyeksi IHSG hari ini

IHSG hari ini kami prediksikan akan menguat menguji level resisten di 5831. Sektor komoditas masih akan bergerak menguat seiring dengan meningkatnya harga minyak, batubara,emas dan CPO. Sentimen luar negeri yang positif seperti bursa Amerika dan Eropa yang naik serta regional Asia yang pagi ini menghijau juga turut akan menopang laju indeks. Trend net sell asing yang mulai berkurang ini juga membantu laju IHSG untuk bergerak ke atas. Sampai dengan jumat lalu, rata- rata net sell asing di pasar reguler berkisar 409 miliar per hari, namun pada pekan ini rata – rata net sell asing hanya 48 miliar per hari. Fed pertahankan suku bunga, bursa Amerika menghijau Sejumlah indeks utama Wall Street bergerak menghijau setelah The FED mempertahankan suku bunganya. Indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,16% atau 10,57 poin di level 6.422,75, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,45% di 21.711,01, sedangkan indeks S&P 500 berakhir naik 0,03% atau 0,7 poin di posisi 2.477,83. Seperti diperkirakan pasar, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di tengah inflasi yang belum menunjukkan peningkatan, namun Bank Sentral Amerika itu memberi sinyal bahwa akan mulai mengurangi neracanya dengan segera. Neraca the FED telah membengkak menjadi sekitar USD 4,5 triliun sebagai usaha untuk menahan dampak krisis global yang terjadi pada 2008 silam. Bursa Eropa menguat di hari kedua Indeks Stoxx Europe 600 ditutup naik 0,5% pada perdagangan tadi malam setelah rilis laporan keuangan menunjukkan hasil positif. Selain itu penguatan pada saham – saham sektor energi dan sumber daya seiring dengan meningkatnya harga komoditas juga menjadi penopang indeks. Minyak mentah lanjutkan reli Harga minyak WTI untuk pengiriman September ditutup menguat 86 sen atau 1,52% di US$48,75 per barel sedangkan  minyak Brent berakhir naik 77 sen di US$50,97 per barel. Penguatan harga minyak masih terdorong oleh sentimen positif dari menurunya cadangan minyak mentah Amerika. Jumlah stok minyak mentah AS turun menjadi 483,4 juta barel pekan lalu, sedangkan jumlah stok bensin turun 1,02 juta barel menjadi 230,2 juta barel. Harga batubara menguat tipis Batubara memperpanjang penguatanya seiring dengan meningkatnya harga minyak mentah. Harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup menguat 0,03% atau 0,02 poin di posisi US$73,15/metrik ton. Pada sesi perdagangan sebelumnya, harga batu bara kontrak Januari 2018 ditutup menguat 1,04% di posisi US$73,13 per metrik ton. CPO masih naik Sempat melemah hingga 0,51% pada siang hari, harga CPO berbalik menguat 0,30% atau 8 ringgit ke level 2633 ringgit per ton. Sebelumnya harga CPO melonjak 2,69% pada perdagangan sesi sebelumnya. Nilai tukar ringgit yang lanjut melemah masih menjadi menjadi penopang utama kenaikan harga sawit. Nilai tukar ringgit kemarin terpantau turun 0,07% ke posisi 4,28450 per dolar AS.

Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id