The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Pergerakan IHSG di penutupan pekan ini mayoritas berada di zona merah dengan rentang pergerakan antara 5804.80 – 5831.03. Namun pada saat penutupan, melonjaknya saham mining dan property membuat indeks ditutup di zona positif dan di titik tertingginya hari ini yaitu 5831,03, naik 11,28 point atau 0,19%. Saham ASII kembali menekan indeks sehingga sektor aneka industri tertekan cukup dalam hingga 1,29% disusul oleh agri (-0,95%), dan finance (-0,25%). Adapaun pendorong utama IHSG ada pada sektor mining (+1,67%), property (+1,24%), dan infrastructur (+1,13%). Asing net sell saham ASII 509 miliar Di keseluruhan pasar net sell asing hanya senilai 24,34 miliar. Namun di pasar reguler, penjualan asing di saham ASII membuat net sell asing bengkak hingga 245 miliar. Laporan keuangan semester I yang menunjukkan pertumbuhan laba sebesar 31% dinilai belum cukup bagus mengingat adanya penurunan pada penjualan motor yang turun 7%. Secara keseluruhan, sektor bisnis properti mencatatkan kenaikan laba terbesar, yaitu 94% yang disusul oleh bisnis alat berat dan bisnis jasa keuangan, masing-masing sebesar 83% dan 62%. Meskipun demikian, bisnis Astra di sektor infrastruktur dan sektor teknologi informasi mengalami kerugian, masing-masing sebesar 21% dan 25%. Bursa Asia mayoritas memerah Dari Jepang, kedua indeks utama bergerak melemah setelah mata uang yen terapresiasi terhadap dolar Amerika. Indeks Topix hari berakhir melemah 0,35% atau 5,62 poin di posisi 1.621,22 sedangkan Nikkei 225 ditutup melemah 0,60% atau 119,80 poin di level 19.959,84. Saham Tokyo Electron Ltd. yang jatuh 7,15% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Nikkei, diikuti oleh SoftBank Group Corp. yang drop 2,25% dan Konami Holdings Corp. yang anjlok 4,90%. Adapun nilai tukar yen hari ini terpantau menguat 0,23% atau 0,26 poin ke 111 yen per dolar AS. Menyusul bursa Jepang, indeks Kospi Korea merosot cukup dalam setelah mata uang won terdepresiasi cukup dalam seiring menguatnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang Asia. Indeks Kospi ditutup merosot 1,73% atau 42,25 poin di level 2.400,99, setelah dibuka turun 0,340% atau 9,78 poin di posisi 2.433,46. Adapun nilai tukar won pada saat penutupan market terpantau melemah 0,84% atau 9,36 poin ke 1.122,18 per dolar AS. Sementara itu dari China, indeks Shanghai Composite ditutup naik 0,11% atau 3,46 poin di level 3.253,24, setelah dibuka dengan pelemahan 0,30% di posisi 3.240,17. Indeks CSI 300 yang berisi saham-saham bluechip juga turut menguat 0,26% atau 9,70 poin di level 3.721,89. Kenaikan bursa China dalam sepekan ini ditenagai oleh data – data ekonomi yang positif seperti angka PDB yang melebihi ekspektasi dan naiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh IMF.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
 
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk melemah terbatas. Meskipun secara candle terbentuk bullish marubozu yang mengindikasikan bullish lanjutan, namun penutupan indeks kemarin menyentuh garis middle bollinger band sehingga potensi koreksi cukup ada. Sentimen dari luar negeri seperti Amerika, Eropa dan bursa Regional pagi ini yang bergerak melemah akan semakin menekan kinerja indeks. Meskipun demikian, penguatan pada sektor komoditas seperti nickel, minyak, batubara dan CPO akan menopang kinerja indeks hari ini. Bursa Amerika mixed tertekan sektor teknologi Sejumlah indeks acuan di bursa Amerika bergerak mixed dimana saham teknologi dan transportasi menekan indeks karena aksi profit taking investor atas kenaikanya pada beberapa sesi kemarin.. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,39% di 21.796,55, indeks Nasdaq Composite melemah 0,63% atau 40,56 poin di level 6.382,19, sedangkan indeks S&P 500 berakhir turun 0,10% atau 2,41 poin di posisi 2.475,42. Bursa Eropa hentikan reli Setelah menguat selama dua hari berturut – turut, indeks Stoxx Europe 600 harus ditutup turun tipis 0,1% menyusul anjloknya saham Deutsche Bank AG sebesar 6,5% setelah perusahaan tersebut merilis pernyataan bahwa pendapatan usahanya diperkirakan akan menurun pada tahun ini. Tekanan di bursa Eropa juga berasal dari trend menguatnya mata uang Euro yang baru – baru ini terjadi sehingga berpotensi mengurangi laba emiten – emiten berbasis eksportir. Minyak mentah masih kuat Harga minyak masih bergerak menguat setelah Kuwait dikabarkan mengikuti langkah Uni Emirat Arab dalam berkomitmen untuk mengurangi produksi minyaknya. Harga minyak WTI  untuk pengiriman September ditutup naik 29 sen di US$49,04. Adapun minyak Brent berakhir naik 52 sen di US$51,49 per barel. Trend kenaikan minyak beberapa hari ini ditopang oleh beberapa sentimen positif seperti janji Arab Saudi untuk mengurang produksi di Agustus dan turunya cadangan minyak dan bensin Amerika Serikat. Emas masih tertekan Semenjak FED memutuskan untuk menahan suku bunga, aset beresiko kembali menarik perhatian investor dan menekan aset – aset safe haven seperti emas dan yen Jepang. Pada perdagangan kemarin harga emas turun 2,70 dolar AS ke level 1265 dolar per troy ounce. Sebelumnya the FED memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga dan kebijakan moneternya serta menyatakan akan memulai mengurangi kepemilikan obligasinya relatif segera. Harga CPO kembali menguat Harga CPO berhasil menguat kembali setelah sesi perdagangan sebelumnya mencatatkan pelemahan. CPO untuk kontrak Agustus harganya naik 1,60% atau 42 ringgit ke level 2675 ringgit per ton. Cuaca yang membaik di perkebunan Malaysia dan Indonesia mendorong tingkat produksi yang lebih tinggi, namun pasokan yang besar diimbangi oleh mulai dibangunya kilang – kilang pengolahan minyak sawit yang digunakan sebagai campuran bahan bakar kendaraan bermotor.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0