The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Bergerak dengan rentang 5816,53 – 5847,24, IHSG berhasil menguat 0,17% atau 9,91 point ke level 5840,94. Sektor property dan trade menjadi penopang indeks dengan penguatan masing – masing 1,38% dan 1,21% yang disusul oleh finance yang naik 1,07%. Sementara itu, sektor yang menjadi penekan indeks adalah consumer (-1,25%), mining (-1,20%) dan manufactur (-0,82%). Volume transaksi di bursa hari ini cukup besar mencapai 7,49 triliun, di atas rata-rata bulan ini sebesar 6,31 triliun per hari. Asing catatkan net buy 335 miliar Setelah jumlah outflow yang mulai turun pada pekan ini, akhirnya dana asing kembali ke dalam bursa dengan pembelian bersih sebesar 355 miliar pada akhir penutupan pasar. Saham – saham yang menjadi top net buy hari ini adalah BBRI (295 miliar), UNVR (103 miliar), BMRI (84 miliar) dan SCMA (78 miliar). Meskipun demikian, secara total bulan ini outflow asing dari bursa mencapai 10,795 triliun di keseluruhan pasar dengan penjualan terbesar pada saham ASII (-4,22 triliun), BBRI (1,91 triliun) dan MLPL (1,28 triliun). Bursa Asia bergerak mixed Dari Korea, indeks Kospi berhasil rebound setelah tadi pagi dibuka dengan pelemahan hingga 0,37%. Indeks Kospi ditutup menguat tipis 0,07% atau 1,72 poin di level 2.402,71. Sebanyak 244 saham menguat, 461 saham melemah, dan 55 saham stagnan dari 760 saham yang terdaftar. Saham Dongwha Pham Co. Ltd. yang menguat 0,12% turut menjadi pendorong atas penguatan indeks Kospi, bersama dengan saham Kyungbang Ltd. yang menguat 1,25%. Berkebalikan dengan Korea, kedua indeks utama Jepang bergerak melemah pada siang hari ini. Indeks Topix ditutup melemah 0,16% atau 2,61 poin ke level 1.618,61, sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,17% atau 34,66 poin ke level 19.925. Yen terpantau menguat 0,06% atau 0,07 poin ke level 110,61 yen per dolar AS setelah rilis data PDB Amerika berada di bawah ekspektasi pasar. Sebelumnya, PDB roduk domestic bruto (PDB) AS hanya naik 2,6%, di bawah perkiraan yang mencapai 2,7%. Sementara itu bursa saham China melanjutkan penguatanya setelah kenaikan pada saham – saham sektor bahan baku akibat ekspektasi peningkatan kinerja pada semester pertama tahun ini. Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,61% atau 19,79 poin di level 3.273,03, sedangkan indeks CSI 300 ditutup menguat 0,43% 15,98 poin ke level 3.737,87. Peningkatan kedua indeks tersebut terjadi di tengah pertumbuhan aktivitas manufaktur yang melambat pada bulan Juli, tergambar pada indeks PMI yang hanya mencapai 51,4 lebih rendah dari perkiraan sebelumnya di angka 51,5.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami perkirakan akan bergerak datar dengan kecenderungan untuk menguat. Pasar menunggu data inflasi yang akan dirilis pada awal bulan Agustus besok. Bank Indonesia  memperkirakan, inflasi pada Juli 2017 berkisar 0,18% secara bulanan  dan sebesar 3,84 persen secara tahun kalender. Selain sentimen tersebut, pergerakan pasar hari ini juga akan mendapat sentimen positif dari kenaikan harga – harga komoditas seperti minyak, batubara, emas dan nickel. Dow Jones cetak rekor, Nasdaq dan S&P 500 melemah Bursa Wall Street bergerak mixed pada penutupan perdagangan pekan kemarin. Indeks dow Jones ditutup pada rekor tertinggi barunya naik 33,76 poin atau 0,15% ke level 21.830,31, namun kedua indeks utama lainya bergerak negatif. Indeks S&P 500 terkoreksi tipis 3,32 poin atau 0,13% ke angka 2.472,10. Sedangkan indeks Nasdaq turun 7,51 poin atau 0,12% ke angka 6.374,68. Nickel masih memanas Selama sepekan terakhir harga nikel terus menguat seiring dengan pernyataan presiden Filipina, Rodrigo Duterte yang akan menerapkan larangan ekspor bijih logam dan akan memberikan sanksi tegas bagi yang melanggarnya. Saat ini Filipina merupakan eksportir nikel terbesar di dunia. Pada jumat kemarin harga nikel kembali naik 1,33% ke level 10282,50 dolar per ton Minyak masih perkasa Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2017 ditutup menguat 1,37% atau 0,67 poin di level US$49,71 per barel sedangkan minyak Brent melesat 2% atau 1,03 poin di level US$52,52 per barel. Dorongan harga minyak datang dari beberapa negara pengekspor seperti Arab Saudi dan Kuwait yang berjanji untuk mengurangi ekspor minyaknya. Batubara rebound Sejalan dengan pergerakan komoditas minyak, harga batubara rebound pada perdagangan Jumat lalu. Di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan ini, harganya naik 0,76% sedangkan untuk kontrak pengiriman Agustus, naik sebanyak 0,90%. Kemudian di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan Juni dan Juli masing – masing menguat sebesar 0,98% dan 0,99%. Harga emas naik di hari ketiga Harga logam mulia emas masih memperpanjang rally penguatanya selama tiga hari berturut-turut sejak Rabu pekan lalu. Harga emas ditutup naik 0,,81% atau 10,03 dolar ke level 1275,30 dolar per troy ons. Peningkatan harga emas terdorong oleh melemahnya mata uang dolar yang diukur dari dolar indeks dimana pada Jumat pekan lalu terpantau melemah 0,605 poin atau 0,64% menuju 93,259 yang mana merupakan level terendah sejak Mei 2016.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0