The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Sempat melemah di pagi hari ke level 5756,51, indeks perlahan naik hingga mencapai puncaknya pada saat penutupan market di level 5801,59 (+0,62% atau 36,16 poin). Pelemahan pada sektor mining dan agri yang turun sebanyak 0,50% dan 0,30% mampu diimbangi oleh tujuh sektor lain dengan infrastruktur sebagai pendorong terbesar (+1,39%), disusul oleh finance (+0,98%) dan consumer (+0,66%). Asing net sell 321 miliar Asing melanjutkan outflownya dari bursa dengan net sell sebesar 321 miliar di keseluruhan pasar dengan rincian 153 miliar di pasar reguler dan 168 miliar di pasar nego. Nilai net sell ini cukup kecil bila dibandingkan dengan rata-rata outflow harian bulan ini yang mencapai 599 miliar. Saham – saham yang mencatatkan net sell terbesar adalah TLKM (-279 miliar), SMMA (-200 miliar), ASII (-195 miliar), dan BMRI (-51 miliar). Adapaun saham – saham yang mencatatkan inflow terbesar adalah BBRI (66 miliar), UNVR (65 miliar), BBNI (50 miliar) dan KLBF (39 miliar). Bursa Asia mayoritas menguat Dari Jepang, apresiasi mata uang yen di hari kelima membuat indeks Topix dan Nikkei kembali tertekan. Indeks Topix hari ini berakhir turun 0,52% atau 8,42 poin di posisi 1.621,57 sedangkan Nikkei 225 ditutup turun 0,62% atau 124,08 poin di level 19.975,67.  Ketidak stabilan kondisi politik di Amerika membuat investor mengalihkan dananya ke mata uang yen yang merupakan salah satu dari aset safe haven. Nilai tukar yen hari ini terapresiasi tipis 0,01% atau 0,01 poin ke 111,13 yen per dolar AS. Berkebalikan dengan bursa Jepang, indeks Kospi Korea terus melaju dan menembus kembali rekor barunya selama delapan hari berturut – turut. Investor menyambut positif disetujuinya anggaran tambahan untuk pemerintah sebesar 11 triliun won (USD 9,8 miliar) yang menurut Presiden Moon Jae-in dapat membantu Korsel kembali ke arah pertumbuhan PDB 3%. Sementara itu dari China, indeks indeks Shanghai Composite ditutup naik 0,39% atau 12,62 poin di level 3.250,60, yang mana merupakan level tertinggi dalam tiga bulan. Saham finansial dan konsumer memimpin penguatan setelah IMF pada hari ini menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari sebelumnya 6,6% menjadi  6,7% pada tahun 2017 ini. Menyusul bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong turut menguat 0,53% atau 140,74 poin ke 26.846,83, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,05% atau 13,95 poin di posisi 26.720,04. Penguatan indeks didukung oleh melonjaknya saham – saham di sektor otomotif setelah proyeksi laba di kuartal kedua tahun ini menunjukkan tanda – tanda peningkatan.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerkan IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat. Secara teknikal, stochastic dan RSI menunjukkan harga saat ini sudah menyentuh area oversold sehingga penurunan yang terjadi akan terbatas. Selain itu koreksi besar yang terjadi pada Jumat lalu  tidak disertai dengan besarnya volume transaksi dimana hanya tercatat senilai 4,97 triliun, lebih rendah dari rata – rata harian bulan ini yang mencapai 6,07 triliun. Hal ini membuat potensi rebound IHSG cukup terbuka lebar. Meskipun demikian, investor perlu mewaspadai sentimen negatif dari bursa Amerika dan Eropa yang melemah cukup dalam serta pergerakan indeks regional Asia yang pagi ini bergerak di zona negatif. Candle pada penutupan Jumat kemarin juga membentuk bearish marubozu mengindikasikan penurunan lanjutan meskipun terbatas. Sektor komoditas minyak dan CPO yang melemah juga akan membebani kinerja indeks. Bursa Amerika melemah Bursa Amerika melemah setelah investor mencermati perkembangan laporan laba emiten – emiten pada semester pertama tahun ini. Saham General Electric yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di Amerika mencatatkan penurunan pendapatan 12% yoy sehingga menimbulkan pesimisme di pasar. Sebagai hasilnya, indesk Dow Jones Industrial turun 31,71 poin atau 0,15 persen di level 21.580,0. Indeks S&P 500 turun 0,91 poin atau 0,04 persen menjadi 2.472,54 sedangkan  Nasdaq tergelincir 2,25 poin atau 0,04 persen menjadi berakhir di level 6.387,75. Minyak terkoreksi cukup dalam Harga minyak dunia turun pada Jumat pekan lalu seiring dengan meningkatnya jumalah produksi dari negara – negara OPEC. Minyak WTI untuk pengiriman September merosot 1,15 dolar AS ke level 45,77 dolar per barel sedangkan patokan Eropa, minyak Brent turun 1,24 dolar AS menjadi 48,06 dolar per barel. Produksi OPEC diperkirakan meningkat 145.000 barel per hari menjadi lebih dari 33 juta bph. Batubara bergerak mixed Harga batubara di bursa Rotterdam berbalik menguat setelah sesi perdagangan sebelumnya berakhir di zona negatif.  Harga batubara di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman bulan ini harganya naik 0,24% sedangkan untuk Agustus naik 0,79%. Meskipun demikian, di bursa Newcastle harga batubara untuk Juli dan Agustus masih mencatatkan pelemahan sebesar 0,29% dan 1,03%. CPO akhiri reli tiga hari Sempat menguat hingga 0.16% di siang hari, harga CPO berbalik turun 0,19% atau 5 ringgit ke level 2576 ringgit per ton. Pelemahan ini sekaligus mengakhiri reli kenaikan selama tiga hari sebelumnya yang disebabkan oleh meningkatnya ekspor CPO Malaysia sebanyak 10,5% pada 1 – 20 Juli month on month. Harga CPO semakin tertekan oleh kinerja mata uang ringgit yang pada Jumat lalu menguat sebanyak  0,02% ke posisi 4,2900 per dolar AS.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Bergerak dengan rentang 5760 – 5831, IHSG ditutup melemah 59,78 point atau 1,02% ke level 5765,42. Sektor aneka industri menjadi yang paling membebani indeks hari ini dengan penurunan sebesar 3,43%. Saham ASII yang melanjutkan penurunan besarnya selama beberapa hari terakhir sore ini kembali ditutup melemah sebanyak 4,09% ke level 8200. Penurunan penjualan mobil selama bulan Juni sebanyak 27% atau 13.096 unit dijadikan momentum asing untuk keluar dari saham ASII yang dalam seminggu ini sudah mencatatkan net sell sebesar 850 miliar. Selain sektor aneka industri, enam sektor lain turut menyeret IHSG ke zona merah di antaranya manufactur (-1,47%), finance (-1,17%), infrastructure (-1,15%) dan consumer (-1,14%). Adapun dua sektor lain yang menguat hanyalah agri (+0,24%) dan trade (+0,22%). Volume transaksi yang cukup sepi juga turut menjadi faktor lesunya bursa. Hari ini nilai transaksi hanya sebesar 4,97 triliun atau lebih rendah dari rata – rata bulan ini yang mencapai 6,07 triliun. Bursa Asia mixed Dari Jepang, dua indeks acuan terbesar yaitu Topix dan Nikkei 225 ditutup melemah akibat menurunya saham perbankan dan penguatan yen yang terus berlanjut. Indeks Topix berakhir turun 0,18% atau 3,02 poin ke 1.629,99 sedangkan Nikkei 225 ditutup turun 0,22% atau 44,84 poin ke level 20.099,75. Yen memperpanjang penguatanya setelah dollar kembali melemah akibat spekulasi berkembangnya penyelidikan terhadap Donald Trump terkait dengan hubunganya dengan Rusia. Siang ini yen terpantau menguat 0,13% atau 0,14 poin ke 111,77 yen per dolar AS. Berkebalikan dengan bursa Jepang, indeks Kospi Korea memperpanjang reli penguatanya di hari ketujuh meski sempat sedikit melemah di awal perdagangan. Indeks Kospi ditutup menguat 0,34% atau 8,22 poin ke level 2.450,06, setelah dibuka turun 0,13% atau 3,06 poin di posisi 2.438,78.Sebanyak 336 saham menguat, 356 saham melemah, dan 69 saham stagnan dari 761 saham yang diperdagangkan. Sementara itu dari China dan Hongkong, Indeks Shanghai Composite dan Hang Seng serempak melemah masing – masing sebesesar 0,21% dan 0,001%. Pelemahan kedua indeks masih disebabkan oleh melemahnya saham – saham start-up di China dan sentimen negatif dari bursa Amerika dan Eropa yang kemarin malam ditutup melemah.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini kami perkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat terbatas. Secara teknikal indeks terlihat akan memantul setelah menyentuh garis tengah bollinger band, RSI dan stochastic juga masih jauh dari area overbought. Suku bunga BI yang bertahan menandakan bahwa ekonomi masih stabil. Beberapa komoditas seperti batubara dan CPO yang melanjutkan penguatan juga akan menjadi sentimen positif IHSG. Meskipun demikian, investor perlu mewaspadai tekanan jual asing yang masih deras dan sentimen dari bursa Amerika, Eropa serta regional Asia yang bergerak melemah. BI kembali pertahankan suku bunga Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 19-20 Juli 2017 kembali mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day (Reserve) Repo Rate di level 4,75 persen. Ini merupakan yang ke sembilan kalinya sejak Oktober 2016. Bank Indonesia (BI) juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility di level 4 persen serta suku bunga Lending Facility sebesar 5,5 persen yang berlaku efektif sejak 21 juli 2017 Bursa Amerika melemah Terbebani oleh pelemahan di sektor ritel, mayoritas saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 28,97 poin atau 0,13% ke level 21.611,78, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 0,38 poin atau 0,02% ke 2.473,45 dan Nasdaq Composite menguat 4,96 poin atau 0,08% ke 6,390. Sektor ritel melemah setelah Sears mengatakan akan melepas unit usaha peralatan rumah Kenmore kepada Amazon. Bursa Eropa tergelincir Sejalan dengan bursa Amerika, Indeks Stoxx Europe ditutup melemah 0,38% atau 1,47 poin ke level 384,07 setelah diperdagangkan pada kisaran 382,94 – 387,34. Pelemahan indeks di tekan oleh naiknya mata uang Euro yang berpotensi membebani  emiten – emiten berbasis ekspor dan sumber daya energi. Harga minyak meredup Aksi wait and see investor menjelang pertemuan produsen – produsen utama minyak Dunia pada pekan depan di Rusia membuat harga minyak bergerak melemah. Minyak WTI Amerika turun 0,33 dolar atau 0,64% ke level USD 46,79 per barel. Adapun patokan Eropa, Brent, harganya turut tergelincir 0,4 dolar ke level USD 49,30 per barel. Batubara rebound Harga batubara serempak menguat baik di bursa Newcastle maupun Rotterdam setelah China National Coal Association merilis pernyataan bahwa suplai batubara di beberapa wilayah kemungkinan akan menurun karena adanya pembatasan sumber daya dan transportasi. Di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan ini, harganya naik 0,99% sedangkan untuk kontrak pengiriman Agustus, naik sebanyak 1,04%. Kemudian di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan Juni dan Juli masing – masing menguat sebesar 0,48% dan 0,06%. CPO menguat sejalan dengan minyak kedelai Harga CPO di bursa Malaysia melanjutkan penguatan sejalan dengan lonjakan harga pada komoditas substitusinya yaitu minyak kedelai yang naik 1,68% ke level USD 34,45. Harga CPO untuk kontrak Agustus naik 2,59% atau 65 ringgit ke level 2577 ringgit per ton. Sebelumnya harga CPO juga naik setelah rilis data Intertek menunjukkan ekpor CPO Malaysia bertambah pada periode 1 – 15 Juli.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG mengakhiri pelemahanya dua hari berturut – turut setelah sore ini ditutup menguat 18,52 poin atau 0,31% ke level 5825,21. Selama dua sesi perdagangan indeks bergerak di zona positif dengan rentang perdagangan antara 5808,12 – 5828,14. Tujuh dari sembilan sektor yang menopang bursa bergerak naik dengan pendorong terbesar pada sektor aneka industri (+0,76%), Agri (+0,76%), consumer (+0,62%) dan manufactur (+0,49%). Dua sektor yang bergerak melemah hanyalah trade (-0,21%) dan basic industry (-0,12%). Volume perdagangan normal, Asing net sell 748 miliar Nilai transaksi di bursa terbilang cukup wajar dengan mencapai 6,12 triliun di keseluruhan pasar. Asing masih memperpanjang outflownya dengan net sell sebesar 748 miliar dengan rincian 435 miliar di pasar reguler dan 313 miliar di pasar nego. Saham – saham yang mencatatkan net sell terbesar antara lain SMMA (-199 miliar), TLKM (-134 miliar), BBRI (-123 miliar) dan ASII (-83 miliar). Adapun saham – saham yang masih mencatatkan net buy di antaranya ADHI (87 miliar), BMRI (32 miliar), UNTR (17 miliar), dan INDF (13 miliar). Bursa Asia menghijau Dari Korea, indeks Kospi kembali menguat di hari keenam secara berturut – turut setelah ditutup menguat 0,49% atau 11,90 poin ke level 2.441,84 setelah dibuka dengan penguatan 0,25% atau 6,12 poin ke level 2.436,06. Sebanyak 374 saham menguat, 316 saham melemah, dan 73 saham stagnan dari 763 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi. Saham Dongwha Pharm Co. Ltd yang melonjak 4,86% dan saham Woori Bank yang menguat 0,53% menjadi faktor pendorong indeks pada perdagangan siang ini. Menyusul bursa Korea, bursa Jepang turut menguat setelah Bank of Japan  (BOJ) mempertahankan paket stimulus moneternya. Indeks Topix ditutup menguat 0,69% atau 11,14 poin ke level 1.633,01 setelah dibuka dengan penguatan 0,13% atau 2,03 poin di level 1.623,90. Adapun  indeks Nikkei 225 ditutup menguat 0,62% atau 123,73 poin ke level 20.144,59 setelah bergerak pada kisaran 20.032,23 – 20.157,11. Sementara itu dari bursa China, Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,43% atau 13,89 poin ke level 3.244,86, sedangkan indeks CSI 300 ditutup 0,49% atau 18,13 poin ke level 3.747,88. Penguatan indeks ditopang oleh proyeksi mengenai laporan keuangan yang membaik pada semester I tahun ini dimana banyak emiten – emiten terutama di bidang konstruksi dan pertambangan mencatatkan perbaikan kinerja.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerakan IHSG hari ini kami perkirakan akan bergerak menguat didukung oleh sentimen dari luar negeri seperti menghijaunya bursa Amerika dan Eropa, rebound pada harga komoditas seperti minyak dan CPO serta indeks regional seperti Nikkei, Kospi, Shanghai dan STI Singapura yang pada pagi ini dibuka menguat. Secara teknikal indeks saat ini berada di garis tengah bollinger band, Stochastic dan RSI menunjukkan harga sudah bergerak mendekati area oversold sehingga potensi rebound IHSG cukup besar. Meskipun demikian, investor perlu mewaspadai sentimen – sentimen negatif dari dalam negeri yang belum sepenuhnya usai dan semakin kuatnya trend arus dana asing keluar dari bursa yang berpotensi menahan laju kenaikan indeks. Bursa  Amerika cetak rekor Tiga indeks acuan bursa Wall Street secara serempak mencetak rekor penutupan tertinggi baru. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 66,02 poin atau 0,31% ke level 21.640,75, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 naik 13,22 poin atau 0,54% ke level 2.473,83 dan Nasdaq Composite menguat 40,74 poin atau 0,64% ke 6.385,04. Rilis laporan keuangan semester I menunjukkan perkembangan laba yang bagus, khususnya bagi emiten – emiten di sektor teknologi. Kinerja emiten positif, bursa Eropa rebound Hasil laporan keuangan semester I perusahaan – perusahaan Eropa yang meningkat menjadi sentimen positif bagi penguatan bursa. Indeks Stoxx Europe ditutup menguat 0,77% atau 2,96 poin ke level 385,54 setelah bergerak pada kisaran 383,17 – 385,70. Sektor teknologi menguat 2,2%, didorong oleh saham produsen semikonduktor Belanda ASML yang menguat 6% dan Ubisoft yang melonjak lebih dari 9%. Secara keseluruhan, laba keseluruhan emiten pada indeks Stoxx diperkirakan tumbuh 7,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Persediaan AS turun, minyak mentah naik Harga minyak WTI melonjak 1,82% ke level USD 47,09 per barel menyusul rilis data Badan Administrasi Energi AS melaporkan persediaan minyak mentah turun 4,73 juta barel pekan lalu, sedangkan cadangan bensin menyusut 4,45 juta barel. Data tersebut membantah laporan industri sehari sebelumnya hari Selasa yang menunjukkan peningkatan cadangan minyak. Adapun patokan Eropa, minyak Brent ditutup menguat 0,86 poin ke level US$49,70 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Batubara akhiri rally tiga hari Harga batubara di bursa Rotterdam mengakhiri penguatanya selama tiga hari beruntun setelah kemarin ditutup melemah 0,48% untuk kontrak pengiriman bulan ini. Sedangkan untuk Agustus melemah 0,49%. Meskipun demikian, di bursa Newcastle harga batubara untuk Juli dan Agustus masih mampu mencatatkan kenaikan sebesar 0,35% dan 0,40%. Ekspor bertambah, CPO menguat Harga CPO mengakhiri pelemahanya setelah rilis data ekspor minyak sawit Malaysia naik 17,6% dari 523.505 ton  pada 1 Juni-15 Juni menjadi 615.671 ton sepanjang 1 Juli-15 Juli. Kenaikan ekspor ini mengikis kekhawatiran investor akan penurunan harga akibat berlebihnya produksi CPO di Malaysia dan Indonesia. Pada akhir perdagangan kemarin harga CPO untuk kontrak Agustus naik 0,43% ke level 2512 ringgit per ton. Turut menopang CPO, nilai tukar ringgit terpantau  melemah 0,01% ke posisi 4,2855 per dolar AS setelah sebelumnya menguat menguat 0,07% di posisi 4,2850.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Penguatan sektor mining dan trade yang naik 1,77% dan 0,52% tidak mampu membalikkan araha pergerakan IHSG hari ini. Bergerak di teritori negatif dengan range antara 5806,68 – 5822,48, indeks ditutup turun 15,66 point atau -0,26% ke level 5806,68. Tujuh dari sembilan sektor yang terdaftar di bursa Efek bergerak di zona merah dengan penekan terbesar pada sektor aneka industri (-1,89%), manufactur (-0,63%) dan agri (-0,60%). Net sell asing yang besar mencapai 1,61 triliun di keseluruhan pasar juga cukup menahan laju dari IHSG hari ini. Pelemahan yang terjadi pada IHSG hari ini merupakan pelemahan kedua secara berturut – turut pada minggu ini. Berikut adalah beberapa sentimen negatif yang menyeret laju IHSG ke zona merah: Angka kemiskinan meningkat Badan Pusat Statistik pada Senin lalu membeberkan, indeks kemiskinan di Indonesia semakin dalam dan semakin parah selama periode September 2016 –  Maret 2017. Pada September tahun lalu, indeks kemiskinan ada di angka 1,74 namun di bulan Maret 2017 naik hingga mencapai 1,83. Total jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 27,77 juta orang pada Maret 2017. Angka ini naik sekitar 6.900 orang dibandingkan September 2016. Outflow asing yang semakin besar Sejak pemberian rating investment grade oleh S&P pada bulan Mei lalu, aliran dana asing yang keluar dari bursa semakin membesar. Di bulan Mei setelah pengumuman tersebut dirilis, outflow asing mencapai 6,37 triliun, kemudian sedikit menurun di bulan Juni mencapai 4,31 triliun karena jumlah hari bursa yang pendek. Di bulan Juli ini sampai dengan pertengahan, jumlah net sell asing yang keluar dari bursa telah mencapai 7,80 triliun yang mana berkisar 600 miliar setiap harinya. Pencapaian pajak tidak sesuai target Ditjen Pajak mencatat realisasi penerimaan perpajakan di semester I 2017  sebesar Rp482,6 triliun atau tercapai hanya sebesar 37,95% dari target dalam APBN yang mencapai Rp1.307,6 triliun. Meskipun masih jauh dari target, pencapaian tersebut tumbuh 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 lalu. Hutang luar negeri menggelembung Bank Indonesia melaporkan utang luar negeri Indonesia pada Mei lalu meningkat 5,5 persen yoy  menjadi USD 333,6 miliar atau sekitar Rp 4.446,22 triliun. Kenaikan tersebut disebabkan lonjakan utang publik sebesar 11,8 persen secara tahunan menjadi 168,4 miliar dolar AS atau setara Rp 2.244,44 triliun. Isu Reshuffle kabinet Isu reshuffle kabinet di pemerintahan Jokowi – JK kembali menguat meskipun belum dinyatakan resmi oleh Presiden. Perombakan kabinet dikhawatirkan akan menimbulkan adanya potensi resiko mengenai kebijakan baru yang belum diketahui pengaruhnya bagi perekonomian sehingga menjadi sorotan bagi pelaku pasar.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
IHSG hari ini melemah sepanjang sesi perdagangan dengan rentang pergerakan antara 5806,60 – 5831,69 dan ditutup turun 18,93 point atau 0,32% ke level 5822,35. Delapan dari sembilan sektor yang menopang bursa bergerak di teritori negatif dengan penekan terbesar pada sektor property (-1,19%), mining (-1,09%), aneka industri (-0,41%) dan consumer (-0,36%).  Satu – satunya sektor yang mencatatkan penguatan hanyalah industri dasar yang naik 0,21%. Outflow  asing kembali deras Sempat mereda di awal pekan kemarin, outflow asing dari bursa kembali meningkat, kali ini mencapai 1,07 triliun di keseluruhan pasar. Dengan rincian 551 miliar di pasar reguler dan 522 miliar di pasar nego. Saham – saham yang mencatatkan outflow terbesar adalah LPGI (-344 miliar), BBRI (-138 miliar), SMMA (-130 miliar), ASII (-116 miliar) dan TLKM (-68 miliar). Adapun saham – saham yang masih mencatatkan net buy di antaranya adalah BMRI (25 miliar), LPPF (10 miliar) dan PNBN (10 miliar). Regional Asia bergerak mixed Dari korea, indeks Kospi terus saja memperbarui rekornya. Meskipun hanya dengan kenaikan tipis, Indeks Kospi ditutup menguat 0,04% atau 0,94 poin ke level 2.426,04, setelah dibuka dengan pelemahan hanya 0,03 poin di level 2.425,07. Penguatan ini sekaligus memperbarui rekor tertinggi setelah pada Senin indeks Kospi naik di  level 2.425,10. Sebanyak 324 saham  menguat, 374 saham melemah, dan 65 saham stagnan dari 762 saham yag terdaftar dalam  indeks. Berkebalikan dari bursa Korea, indeks Nikkei 225 Jepang melemah cukup dalam mencapai 0,67% atau -133,86 point ke level 19.985. Penguatan yen terhadap dollar Amerika menjadi sentimen negatif bagi bursa Jepang yang berorientasi ekspor. Siang ini nilai yen terpantau menguat sebesar 0,35% ke level 112,24 yen per dollar AS. Sementara itu dari bursa China, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,35% atau 11,10 poin ke level 2.187,57, sedangkan indeks CSI 300 ditutup menguat 0,1% atau 3,62 poin ke level 3.667,18. Penguatan indeks disebabkan oleh rilisnya data PDB China pada Senin kemarin yang menunjukkkan pertumbuhan melebihi ekspektasi pasar.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak menguat terbatas dengan rentang pergerakan antara 5805 – 5874. Rilis neraca perdagangan Juni yang melonjak tajam akan menjadi sentimen positif bagi IHSG. Secara teknikal potensi penguatan indeks masih ada mengingat RSI dan stochastic masih di area netral meskipun mulai mendekati area overbought. Kemudian dilihat dari candle terbentuk pola bullish marubozu yang mengindikasikan penguatan lanjutan. Meskipun demikian, investor harus mewaspadai sentimen dari luar negeri seperti menurunya bursa Amerika dan regional Asia serta melemahnya harga beberapa komoditas yang berpotensi membebani laju indeks. Bursa Amerika mixed Sejumlah indeks acuan bursa Wall Street mengalami pelemahan pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 8,02 poin atau 0,04% ke 21.629,72 dan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 0,13 poin atau 0,01% ke 2.459,14 namun  Nasdaq Composite menguat 1,97 poin atau 0,03% ke 6.314,43. Volume perdagangan  yang rendah menjadi penyebab lesunya pasar dimana volume hanya mencapai 5,16 miliar saham, jauh lebih rendah dibanding dengan rata-rata volume perdagangan harian 20 hari terakhir yang mencapai 6,51 miliar saham. Bursa Eropa flat Volume transaksi yang rendah juga terjadi di bursa Eropa, menyebabkan  indeks  Stoxx Europe 600 bergerak mixed dengan rentang terbatas dan ditutup menguat hanya 0,01% atau 0,02 poin ke level 386,86. Penguatan saham – saham berbasis energi mampu mengimbangi penurunan saham – saham teknologi yang melemah akibat rilis laporan keuangan yang di bawah perkiraan. Harga minyak terkoreksi, batubara menguat Harga minyak ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Minyak WTI untuk pengiriman Agustus ditutup melemah 1,1% atau 0,52 poin ke level US$46,02 per barel sedangkan patokan Eropa, minyak Brent turun 0,49 poin ke level US$48,42 per barel. Meskipun output OPEC sudah menurun menjadi 92% di bulan Juni dari 110% di bulan sebelumnya, market masih pesimis akan terkendalinya suplai global seiring dengan meningkatnya produksi minyak Amerika. Berkebalikan dengan minyak, harga batubara terpantau menguat. Di bursa Newcastle untuk kontrak pengiriman di bulan ini, harganya naik 0,42% sedangkan untuk kontrak pengiriman Agustus, naik sebanyak 0,72%. Kemudian di bursa Rotterdam, harga batubara untuk pengiriman bulan Juni dan Juli masing – masing menguat sebesar 0,24% dan 0,18%. CPO merosot Harga CPO kembali turun seiring dengan penurunan harga minyak kedelai yang digunakan sebagai barang subtitusinya. CPO untuk kontrak Agustus harganya turun 1,05% ke level 2539 ringgit per ton sedangkan minyak kedelai terpantau melemah 0,71% pada perdagangan tadi malam.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

Uncategorized
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia selama Juni 2017 mengalami surplus US$1,63 miliar. Jumlah ini meningkat drastis dari bulan Mei yang hanya senilai US$ 470 juta dan lebih besar dari proyeksi bank Indonesia yang yang memperkirakan nilai surplus ada di angka US$ 1,4 miliar. Secara kumulatif surplus perdagangan di semester pertama tahun ini mencapai US$7,63 miliar. Meskipun demikian, nilai total ekspor pada Juni 2017 yang mencapai US$11,64 miliar jumlahnya turun 18,82 % dibanding Mei 2017. Sementara itu, impor sebesar US$10,01 miliar, turun 27,26% dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini terkait dengan libur lebaran yang mengakibatkan penurunan aktivitas ekspor dan impor. IHSG bergerak mixed menguat Bergerak dengan rentang antara 5824,26 – 5841,28, IHSG berhasil ditutup menguat 9,49 point atau 0,16% ke level 5841,28. Sektor mining menjadi penggerak indeks dengan penguatan sebesar 2,07%, disusul oleh infrastructur dan basic industry yang masing – masing naik 0,70% dan 0,27%. Adapun sektor – sektor yang menahan laju indeks adalah consumer (-0,20%), property (-0,12%), agri (-0,08%) dan finance (-0,01%). Volume transaksi di bursa terbilang cukup besar mencapai 7,07 triliun di keseluruhan pasar. Outflow asing mengecil Di awal pekan ini outflow asing terbilang cukup kecil hanya senilai 171 miliar di keseluruhan pasar sedangkan di pasar reguler, net sell asing hanya senilai 37 miliar, jauh di bawah rata – rata net sell harian asing minggu lalu yang mencapai 592 miliar per hari. Saham – saham yang mencatatkan outflow terbesar adalah SMMA (-107 miliar), BBCA (-73 miliar), PGAS (-66 miliar) dan ASII (-60 miliar). Sedangkan saham – saham dengan inflow terbesar di antaranya adalah TLKM (65 miliar), BBRI (42 miliar), BMRI (40 miliar) dan LPPF (26 miliar). Regional Asia mayoritas menghijau Dari Korea, indeks Kospi ditutup menguat 0,43% atau 10,47 poin ke level 2.425,10, setelah dibuka dengan penguatan 0,54% atau 13,13 poin di posisi 2.427,76. Sebanyak 464 saham menguat, 241 saham melemah, dan 57 saham stagnan dari 762 saham yang terdaftar dalam Kospi. Penguatan di saham – saham perbankan dan farmasi mampu menutupi pelemahan pada saham di sektor otomotif. Mengekor bursa Korea, indeks Hang Seng, Hong kong ditutup menguat 0,31% atau 81,35 poin ke level 26.470,58. Ini merupakan penguatan selama enam hari berturut-turut. Laju indeks didukung oleh meredanya kekhawatiran perlambatan ekonomi China setelah rilis data ekonomi kuartal kedua yang positif, dimana Produk Domestik Bruto (PDB) China naik 6,9% pada kuartal II/2017 dari tahun sebelumnya. Berkebalikan dengan bursa Korea dan Hong Kong, Indeks Shanghai Composite China justru melemah 1,43% atau 45,95 poin ke level 3.176,46, sedangkan indeks CSI 300 ditutup turun 1,07% atau 39,53 poin ke level 3.663,56. Harga penutupan tersebut lebih baik dari pembukaan tadi pagi yang terjun hingga minus 2% setelah rilis data PDB China naik menjadi 6,9% pada kuartal kedua tahun ini. Hasil tersebut melampaui estimasi yang memperkirakan PDB China hanya akan tumbuh 6,8% pada periode April-Juni 2017.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0

PREVIOUS POSTSPage 2 of 5NEXT POSTS