The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Uncategorized
Setelah asing kabur sebanyak 1,5 triliun hari senin kemarin, IHSG hari ini ditutup naik 0,33% ke level 5880,30. Hampir semua sektor menguat kecuali Construction. Tiga Sektor terbesar yang menjadi penopang IHSG adalah Agriculture, Basic Industry, dan Mining. Asing mencatatkan inflow Asing mencatatkan inflow sebesar 337,2 miliar di keseluruhan pasar dengan net buy saham terbesar BBRI dan INTP, net sell pada saham JRPT dan ASII Bursa Asia kompak naik Di Jepang, indeks Topix menguat 0,06% ke level 1.596,12 mengakhiri koreksi selama 4 hari sebelumnya. Bursa Korea, Indeks Kospi naik 0,44% di level 2.365,33 bersamaan dengan ter-apresiasinya mata uang won. Indeks Shanghai Composite China ditutup 0,10% ke level 3.290,23 melanjutkan rally-nya selama 4 hari tertopang oleh reformasi Unicom. Sejalan dengan China, indeks Hangseng naik 1,05% di level 27.438,5 ditopang oleh laporan keuangan yang optimis pada sektor properti.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
 
0

Uncategorized
Pergerakan IHSG hari ini masih dalam kondisi menghadapi tekanan jual dari pasar karena sudah tingginya penguatan indeks. Kekhawatiran akan respon balasan dari Korea Utara menyusul dilakukanya latihan bersama antara Korsel dan Amerika juga turut memberi sentimen negatif bagi pasar. Pasar komoditas juga tidak begitu berpengaruh positif karena turunya harga minyak dan batubara. Meskipun demikian, bursa regional Asia yang pagi ini menguat dimana Nikkei, Kospi, Hangseng dan STI menghijau serta melonjaknya harga CPO dan nickel akan menjadi penopang bagi IHSG. Bursa Amerika bergerak mixed Kejatuhan di sektor teknologi membuat bursa Amerika bergerak mixed dimana Nasdaq ditutup melemah namun Dow Jones dan S&P 500 ditutup menguat tipis. Volume perdagangan yang kecil juga turut membuat Wall Street bergerak lesu. Harga minyak anjlok Minyak WTI dan Brent turun lebih dari dua persen setelah Libya dilaporkan sedang berusaha untuk membuka kembali jaringan pipa yang menghubungkan ladang minyak terbesarnya, Sharara ke terminal ekspor Zawiya. Batubara melemah Terseret harga minyak, batubara turut melemah namun tidak begitu dalam. Di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman September harganya turun 0,17% namun di bursa Newcastle, harga batubara stagnan. Emas dan Nickel menguat Mengantisipasi respon Korut membuat sebagian investor mengincar emas sebagai aset safe haven. Harga emas terpantau menguat 0,42% di level USD 1297 per troy ounce. Sementara itu, harga nikel masih menguat lebih dari 3% ke level USD 11347 per ton CPO bertahan Penguatan minyak kedelai yang terus berlanjut membawa sentimen positif bagi harga CPO yang kemarin masih sanggup ditutup menguat hingga 1,08% ke level 2711 ringgit per ton.
Untuk pembukaan account Phillip Sekuritas dapat menghubungi Mz. Elise Telp: (021) 3005-2589, Mobile/WA/Telegram/SMS : 0812-8050-2276, Email: adminserpong@phillip.co.id
0