The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-62689
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini sejak pembukaan melaju di zona hijau dengan level tertingginya mencapai 6034. Aksi windows dressing di akhir bulan dan ekpektasi rilis data inflasi esok hari menjadi sentimen positif bagi market. Indeks pun ditutup menguat 0,53% di level 6005,78. Sektor industri dasar menjadi bintang dengan kinerja terbaik hingga 2%, disusul oleh sektor consumer yang naik 1,23%. Adapun sektor – sektor yang memberatkan indeks antara lain adalah infrastructure (-0,72%), trade& service (-0,22%), serta aneka industri (0,08%).

Asing kembali net buy besar

Setelah kemarin masuk hingga hampir 1 triliun, hari ini asing kembali mencatatkan inflow hingga 516 miliar di keseluruhan pasar yang mana didominasi oleh saham trio banking (BBRI, BBCA, BMRI) yang ketiganya mencatatkan net buy sebesar 510 miliar. Adapun saham yang mencatatkan net sell terbesar masih dipegang oleh TLKM yang mencapai -131 miliar.

Bursa Asia bergerak beragam

Dari Jepang, indeks Nikkei ditutup melemah tipis 0,06 poin tertekan oleh Saham SoftBank Group yang melemah 4,6% akibat kabar kegagalanya dalam menggabungkan unit usahanya di AS yaitu   Sprint Corp., dengan T-Mobile US Inc.

Indeks Hang Seng Hong Kong juga turut melemah terseret oleh turunya saham – saham di sektor finance yang anjlok hingga 0,84%.

Indeks Shanghai Composite China masih berhasil ditutup menguat 0,09% setelah dibuka naik hingga 0,2% akibat rilis data PMI indeks yang tidak sesuai ekspektasi pasar.

Sementara itu dari Korea, indeks Kospi berhasil melonjak hingga 0,86% didukung oleh menguatnya saham-saham consumer.

 

Image source: petropower.co.uca

0

Morning Review

Pergerakan indeks hari ini berpotensi untuk rebound meskipun secara teknikal masih berada dalam kondisi tekanan jual yang kuat terlihat dari stochastic yang masih di area overbought. Namun, pola candlestick yang membentuk  tweezer bottom megindikasikan kemungkinan reversal yang cukup besar. Pendorong utama indeks akan berasal dari sektor yang berkaitan dengan komoditas minyak, batubara dan CPO yang masih terus bergerak menguat. Sentimen positif dari potensi adanya windows dressing akan turut memacu indeks untuk bergerak ke atas.

Bursa Amerika melemah

Sejumlah indeks Wall Street mengakhiri rally kenaikanya setelah bursa Amerika terbebani laporan bahwa anggota parlemen AS sedang membahas rencana pengurangan pajak perusahaan secara bertahap. Indeks Dow Jones dan S&P pun ditutup turun di kisaran 0,3%.

IBEX Spanyol rebound, bursa Eropa bullish

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,12% menyusul rebound bursa Spanyol sebesar 2,41% setelah adanya demonstrasi pada akhir pekan untuk persatuan Spanyol dan sebuah jajak pendapat yang mengunggulkan partai-partai yang menentang kemerdekaan Catalonia.

Harga minyak terus menguat

Harga minyak WTI kembali naik 0,41% dan menembus level USD 54 per barel. Penguatan minyak terjadi menyusul komentar pangeran Arab Saudi yang menyatakan bahwa kerajaan Arab siap untuk memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi yang terbukti dapat menyeimbangkan kembali suplai dan permintaan.

Batubara bullish

Harga batubara turut menguat di kedua bursa utama dunia, di Newcastle untuk kontrak Desember, harganya naik 0,46% sedangkan di bursa Rotterdam menguat di kisaran 0,22%.

Permintaan naik, harga CPO terus ke atas

Kenaikan ekspor CPO Malaysia sebesar 8,6% membuat kekhawatiran investor akan kelebihan pasokan mulai mereda, hasilnya CPO terus naik hingga ke level 2840 ringgit per ton pada perdagangan kemarin.

 

Image source: kiplinger.com

0

Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini cenderung positif dan sempat naik hingga level 6008 ditunjang oleh sektor mining yang naik hingga di atas satu persen. Tapi menjelang penutupan, pelemahan sektor consumer dan aksi profit taking di saham – saham pertambangan membuat IHSG harus ditutup turun tipis 0,02% di level 5974,08.  Lima sektor bergerak menguat dipimpin oleh sektor aneka industri (+0,98%) dan mining (+0,77%). Adapun sektor pemberat indeks di antaranya adalah consumer goods (-1,01%) dan infrastructure (-0,43%).

Asing net buy hampir 1 triliun

Hingga penutupan market, asing mencatatkan inflow ke dalam bursa sebesar 933 miliar di keseluruhan pasar yang didominasi oleh transaksi nego di saham WICO dan PLIN yang keduanya mencapai total 837 miliar. Di pasar reguler, pembelian asing terbanyak ada di saham PGAS, BMRI dan UNTR. Adapun saham – saham yang mencatatkan net sell terbesar adalah TLKM, BBTN dan RALS.

Bursa Asia mixed

Dari Jepangs, indeks Nikkei 225 berhasil naik tipis 0,01% didukung penguatan di sektor perbankan dan kimia mengimbangi sentimen negatif dari menguatnya mata uang yen.

Sejalan dengan bursa Jepang, indeks Kospi Korea turut naik hingga 0,21% sejalan dengan mata uang won yang rebound.

Dari China, Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,77% terbebani oleh kenaikan imbal hasil obligasi lebih lanjut yang menandakan likuiditas lebih ketat.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong turut melemah 0,36% dimana sub sektor bahan baku anjlok lebih dari 2% sekaligus mengimbangi lonjakan saham energi yang dipicu kenaikan harga minyak.


Image source: img.apmcdn.org

0

Morning Review

Di awal pekan ini pergerakan IHSG akan menguat disokong oleh sentimen positif dari bursa Amerika dan Eropa yang Jumat lalu cemerlang. Harga komoditas seperti minyak, batubara, yang bergerak menguat juga akan mendorong indeks melaju ke atas. Selain itu, bursa Asia seperti Jepang, Korea dan Hong Kong juga terpantau dibuka menguat di pagi ini.

Meskipun demikian, secara teknikal pergerakan indeks masih berada dalam tekanan jual mengingat kedua indikator RSI dan Stochastic masih berada di area jenuh beli, sehingga penguatan indeks akan terbatas. Garis tengah bollinger band yang umumnya menjadi support masih berada di kisaran 5943, cukup jauh dari penutupan IHSG kemarin di level 5975.

Bursa Amerika menguat

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,14 persen sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi setelah Produk Domestik Bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan 3,0 persen pada kuartal ketiga 2017, lebih tinggi dari konsensus pasar sebesar 2,5 persen.

Bursa Eropa Rally

Setelah sebelumnya mendapat sentimen positif dari penurunan mata uang Euro, kini rally indeks ditenagai oleh pencapaian kinerja laporan keuangan yang cemerlang di kuartal ketiga. Sebagai hasilnya, indeks Euro Stoxx 50 naik lagi hingga 0,46%.

Minyak mentah menguat lagi

Harga minyak WTI kembali melanjutkan kenaikanya sejak kamis lalu dan ditutup di level USD 53,90 per barel. Kenaikan miyak ditenagai oleh komentar pejabat OPEC yang menyatakan bahwa Arab Saudi dan Rusia sepakat untuk memperpanjang kesepakatan global untuk mengurangi pasokan minyak selama sembilan bulan lagi.

Batubara melonjak

Harga batubara menguat serempak di kedua bursa utama dunia. Di bursa Newcastle, harga batubara untuk kontrak Desember naik 0,52% sedangkan di bursa Rotterdam melonjak hingga 0,88%.

CPO naik tipis

Harga CPO masih mampu menguat tipis 0,11% setelah rally kenaikan yang cukup panjang di minggu lalu. Kenaikan CPO dipengaruhi oleh harga minyak kedelai yang juga naik di perdagangan sebelumnya.


image source: a.mytrend.it

0

Uncategorized

Di awal perdagangan IHSG bergerak naik hingga menyentuh level 6020, namun di sesi kedua indeks perlahan turun seiring anjloknya saham TLKM, BBCA dan ASII. IHSG pun ditutup turun 0,34% ke level 5975,28. Dari sepuluh sektor di bursa, hanya sektor mining dan infrastructure yang bergerak naik, sisanya turun dengan penekan terbesar pada sektor aneka industry (-1,05%), finance (-0,79%) dan construction (-0,75%). 

Asing net sell 203 miliar

Sempat mencatatkan net buy di pasar reguler, asing kembali melakukan outflow dari bursa dengan net sell sebesar 203,45 miliar di keseluruhan pasar dimana penjualan bersih paling banyak didominasi oleh TLKM (-198 miliar), JRPT (-126 miliar) dan BBCA (-103 miliar). Adapun saham – saham yang mencatatkan net buy terbesar di antaranya BBRI (197 miliar), BBNI (66 miliar) dan UNTR (55 miliar)

Bursa Asia menghijau

Mayoritas bursa Asia bergerak menghijau mengikuti sentimen positif dari bursa Amerika yang naik akibat kinerja cemerlang saham – saham teknologi di kuartal ketiga lalu. Bahkan indeks Hang Seng dan Shanghai Composite yang bergerak merah di awal perdagangan, ditutup positif dengan penguatan 0,75% dan 0,27%.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak hingga 1,24% akibat mata uang dollar yang terus menguat memberikan potensi profit bagi emiten-emiten eksportir. Indeks Kospi Korea dan  STI Singapura juga menyusul dengan kenaikan 0,64% dan 0,69% pada saat penutupan.


Image source: i.imgur.com

0

Morning Review

Pergerakan IHSG hari ini mendapat sentimen positif dari bursa Eropa dan Amerika yang melonjak tajam serta bursa Asia yang mayoritas dibuka di zona hijau. Pergerakan positif dari harga minyak bumi dan CPO juga akan memberikan pengaruh bagi emiten yang bersangkutan.

Meski demikian, secara teknikal indeks cenderung akan mengalami tekanan seperti yang ditunjukkan indikator RSI yang sudah berada di area overbought dan stochastic yang membentuk dead cross. Candle penutupan kemarin juga membentuk pola bearish marubozu yang menunjukkan potensi pelemahan lanjutan.

Bursa Eropa melonjak tajam

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 1,07% menyusul pelemahan mata uang euro hingga 1,32% setelah Bank Sentral Eropa memutuskan untuk mengurangi program pembelian obligasi menjadi 30 miliar euro per bulan dari sebelumnya 60 miliar euro mulai bulan Januari 2018.

Bursa Amerika menghijau

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 71,61 poin atau 0,31% setelah investor memperkirakan  laba kuartal ketiga jauh di atas ekspektasi Wall Street menjelang rilis laporan keuangan gabungan perusahaan pekan depan.

Harga minyak rally

Harga minyak kembali melaju setelah Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman mengatakan dalam bahwa dia ingin kesepakatan pemangkasan produksi OPEC diperpanjang setelah Maret 2018. Minyak WTI menguat hingga 1,25% ke level USD 52,82 per barel.

Batubara kontraksi

Setelah terus menguat untuk beberapa hari terakhir, harga batubara mengalami koreksi dimana di bursa Rotterdam untuk kontrak pengiriman November harganya melemah 0,60% ke level USD 91,75 per metrik ton.

CPO masih kuat

Harga CPO terus bergerak positif terdorong oleh rebound minyak kedelai yang merupakan komoditas substitusinya. Di bursa Malaysia, harga CPO naik 0,29% ke level 2814 ringgit per ton.


Image source: thecapitalgoldgroup.com

0

Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini mixed dengan mayoritas berada di zona merah dan ditutup turun 0,49% ke level 5995,85. Tujuh dari sepuluh sektor bergerak melemah ketika investor mulai melakukan aksi profit taking. Penekan terbesar indeks ada pada sektor mining, trade & service serta miscellaneous industry dengan pelemahan di atas satu persen. Adapun sektor – sektor yang masih mencatatkan kenaikan adalah infrastructure, basic industry dan agri.

Meski rebound, net sell asing terus berlanjut di TLKM

Laporan keuangan TLKM yang menunjukkan peningkatan laba hingga 21% tidak menyurutkan asing untuk melakukan outflow di saham ini. Secara total hingga penutupan sesi kedua, net sell asing mencapai total 262,45 miliar di keseluruhan pasar. Saham – saham yang paling banyak dijual asing adalah TLKM (-490 miliar), BBCA (-55 miliar), dan ASII (-52 miliar). Adapun saham yang menjadi top net buy di antaranya adalah BMRI (166 miliar), BBRI (69 miliar) dan BBNI (58 miliar).

Bursa Asia mixed

Dari Jepang, indeks Nikkei ditutup naik 0,15% setelah dampak pelemahan mata uang yen mampu diimbangi oleh sentimen dari laporan keuangan emiten yang positif.

Bertolak belakang dari bursa Jepang, Indeks Kospi Korea justru tergelincir dan mengahiri rally tiga harinya dengan penurunan sebesar 0,48% karena imbas anjloknya saham – saham farmasi dan otomotif.

Dari Hong Kong, indeks Hang Seng melemah 0,36% setelah saham – saham di sektor finance dan industry melemah cukup dalam.

Sementara itu, indeks Shanghai Composite China dan STI Singapura hingga penutupan terpantau menguat masing – masing 0,31% dan 0,37%.

 

Image source: visa.ca

0

Morning Review

Kemarin IHSG bergerak menguat tajam dan bertengger di posisi tertinggi baru di level 6025. Candle terakhir IHSG membentuk bullish marubozu yang berpotensi untuk penguatan lanjutan. Meskipun demikian, perlu diwaspadai terjadinya aksi profit taking mengingat pergerakan IHSG sudah memasuki area jenuh beli seperti yang ditunjukkan oleh indikator RSI dan Stochastic. Yang menjadi penggerak indeks hari ini berasal harga komoditas batubara dan CPO yang kembali melanjutkan kenaikanya.

Dow Jones akhiri rally

Rally kenaikan indeks Dow Jones terhenti setelah kemarin bergerak melemah 0,48% tertekan oleh kenaikan yield obligasi bertenor 10 tahun sebesar 2,47% yang mana merupakan level tertinggi di tujuh bulan terakhir.

Bursa Eropa melemah

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 2,20 poin atau 0,57% terdampak oleh aksi profit taking investor setealh kenaiakn tinggi sebelumnya yang dipicu oleh laporan keuangan yang solid.

Minyak WTI terkoreksi

Berkebalikan dengan batuabara, harga minyak WTI ditutup melemah 0,57% ke level USD 52,17 per barel karena laporan produksi minyak dari ladang minyak di AS melonjak 13% pekan lalu menjadi 9,51 juta barel per hari, lompatan terbesar sejak September 2012.

Batubara masih menguat

Penguatan harga batu bara berlanjut dimana harganya naik 0,67% di bursa Rotterdam untuk kontrak Januari 2018 setelah musim dingin yang sebentar lagi melanda belahan bumi utara diprediksi akan meningkatkan permintaan.

Terdampak badai, CPO bergerak menguat

Harga CPO di bursa Malaysia naik hingga 1,04% dan menembus level 2804 ringgit per ton karena adanya badai La Nina berpotensi mengganggu proses pengiriman. Penguatan CPO ini terjadi di tengah harga minyak kedelai yang melemah 0,23%.


Image source: irishtimes.com

0

Market Updates

Sektor konstruksi menjadi penggerak pasar pada perdagangan hari ini dengan penguatan sebesar 2,11%. Sentimen positif dari disetujuinya RAPBN 2018 oleh DPR yang salah satunya berisikan anggaran infrastruktur Kementrian PUPR yang mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp475 miliar sehingga pagu anggaran belanja infrastruktur menjadi Rp107,3 triliun dari sebelumnya Rp106,9 triliun. Dengan disetujuinya pagu anggaran tersebut, Kementerian PUPR dapat memulai pelelangan dini secara serentak untuk percepatan pelaksanaan kegiatan tahun 2018.

Hanya satu sektor melemah, IHSG cetak rekor tertinggi

IHSG hari ini ditutup di level tertinggi baru sekaligus menembus resisten psikologis di angka 6000. Indeks naik 1,23% di level 6025,43. Sembilan dari sepuluh sektor bergerak menghijau dengan rata – rata kenaikan di atas satu persen. Hanya sektor infrastructur yang melemah sebesar 1,13% akibat kinerja saham TLKM yang merosot tajam hingga -3,31%.

Asing net buy 130 miliar

Kenaikan IHSG turut didukung oleh meredanya aksi jual asing yang justru mencatatkan inflow sebesar 130,39 miliar di keseluruhan pasar. Penjualan besar – besaran di saham TLKM (-727 miliar) mampu diimbangi oleh catatan net buy di saham BMRI (+434 Miliar) dan UNTR (+200) Miliar.

Bursa Asia mixed

Dari Jepang, indeks Nikkei 225 melemah untuk pertama kalinya setelah mencatat rekor reli penguatan 16 hari dengan penurunan sebesar 0,31% tertekan pelemahan di sektor telekomunikasi dan farmasi.

Sementara itu dari Korea, indeks Kospi memperpanjang penguatan selama empat hari berturut dengan kenaikan sebesar 0,22% didorong oleh saham – saham perbankan dan otomotif.

Dari China, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,26% setelah pasar merespon cukup baik pengumuman jajaran kepemimpinan baru Partai Komunis China dan berharap presiden Xi Jin Ping mampu membuat kebijakan yang mengurangi resiko keuangan.

Kenaikan bursa China, memberi angin segar bagi indeks Hang Seng yang turut naik hingga 0,53% karena naiknya saham – saham China yang listing di bursa Hong Kong.

 

Image source: innovateli.com

0

Morning Review

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan cenderung tertekan setelah kemarin gagal menembus upper bollinger band dan membentuk gravestone doji yang mengindikasikan potensi untuk mengalami koreksi sehat. Secara teknikal stochastic sudah menyentuh area overbought namun RSI masih di zona netral. Yang menjadi market driver bagi bursa hari ini di antaranya adalah pergerakan bursa Amerika yang terus mencetak rekor dan harga komoditas minyak serta batubara yang mengalami kenaikan.

Bursa Amerika cetak rekor

Bursa Wall Street  ditutup menguat dimana indeks Dow Jones menguat hingga 167,8 poin atau 0,72% ke level 23.441,76 ditenagai serangkaian laporan kinerja emiten yang positif, termasuk dari 3M dan Caterpillar.

Bursa Eropa melemah

Bursa saham Eropa ditutup melemah dimana indeks Stoxx Europe 600 turun 0,36% karena investor menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa akhir pekan ini sehingga volume perdagangan cenderung turun.

Stok bensin turun, WTI bertahan

Harga minyak WTI masih sanggup menguat hingga 1,18% ke level USD 52,47 per barel setelah laporan industri menunjukkan penurunan cadangan bensin sebesar 5,75 juta barel dan 4,95 juta barel minyak distilasi pekan lalu

Produksi Polandia tidak sesuai target, batubara rebound

Harga batu bara di bursa Rotterdam untuk kontrak Januari 2018 berhasil membukukan rebound 1,59% atau 1,30 poin di US$83,15/metrik ton menyusul laporan produsen batu bara di Polandia JSW yang mengalami penurunan produksi kuartal ketiga sebesar 3,54 juta ton. Sementara itu, produksi grup pertambangan batu bara milik negara tersebut, PGG, diprediksi meleset dari target tahun ini.

CPO melemah

Pelemahan minyak kedelai sebesar 0,84% membawa sentimen negatif bagi harga CPO sehingga ditutup melemah hingga 0,36% ke level 2777 ringgit per ton.


image source: steemit.com

0

PREVIOUS POSTSPage 1 of 5NO NEW POSTS