The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Bank Dunia (World Bank) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 5,1% dalam Laporan Kuartalan World Bank yang dipublikasikan Selasa (3/10). Angka itu turun dari ramalan World Bank pada Juni 2017 yang sebesar 5,2%. Meskipun demikian, nampaknya investor tetap optimis dan IHSG berhasil pertahankan trend bullishnya menyentuh level tertinggi, hari ini IHSG ditutup naik 0,43% ke level 5.939,45.

Secara teknikal RSI masih uptrend di level 61 dan volume masih kuat. Delapan Sektor mengalami penguatan dipimpin oleh Mining dan Misc Industry sedangkan hanya dua sektor yang melemah yaitu sektor Agriculture dan Basic Industry.

Asing menambah outflownya
Asing kembali mencatatkan outflow sebesar 238,45 miliar di keseluruhan pasar dengan net buy saham terbesar UNTR dan BBNI sedangkan net sell terbesar pada saham TLKM dan BBCA.

Bursa Asia bergerak mixed

Bursa Jepang, indeks Topix melanjutkan penguatan 0,65% ke level 1.684,46 seiring dengan kinerja Yen yang terus merosot sejak pekan lalu.

Indeks Hangseng ditutup melesat 2,25% di level 28.173,21 didorong kuatnya performa bank-bank daratan utama China.

Bursa Korea dan China libur.

0

Morning Review

IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk tertekan. Penutupan indeks kemarin menunjukkan adanya tekanan jual yang kuat dari pasar setelah IHSG sempat menyentuh upper bollinger band. Secara teknikal baik stochastic dan RSI saat ini masih berada di zona netral. Meskipun demikian, pergerakan indeks akan tertopang oleh sentimen positif dari naiknya bursa Amerika, Eropa dan komoditas batubara.

Bursa Amerika cetak rekor

Sejumlah indeks saham acuan Wall Street mencatatkan rekor terbaru didorong optimisme seputar prospek untuk laba emiten dan rencana reformasi pajak Presiden Donald Trump. Dow Jones ditutup menguat 0,68% sedangkan Nasdaq dan S&P menanjak 0,32% dan 0,39%.

Bursa Eropa bullish

Bursa Eropa mayoritas bergerak di zona positif melanjutkan penguatanya kemarin. Saham – saham di bidang pertambangan logam dan sumber daya menjadi pendorong laju indeks

Minyak terjerembab

Harga minyak tertekan oleh kabar dari Saudi Arabia yang dirumorkan memompa minyak lebih banyak dari produksi bulan sebelumnya. Hara minyak WTI turun hingga 2,13% ke level USD 50,57 per barel

Batubara melonjak tajam

Harga batubara melonjak tajam hingga 2,29% di bursa Rotterdam setelah Donald Trump mengeluarkan pernyataan tersirat akan mendukung pembangkit listrik konvensional dan mengenakan pajak bagi panel surya.

Logam melemah

Harga logam bergerak melemah setelah dollar indeks yang menguat hampir 0,5%. Emas mengalami penurunan 0,88% sedangkan timah dan nikel masing – masing turun 0,18% dan 0,71%.

0