Morning Review

Sejumlah indeks Wall Street kembali raih rekortertinggi, IHSG berpeluang lanjutkan penguatan

Tiga indeks saham di bursa Wall Street kembali mencatatkan rekornya selama dua hari berturut- turut yang mana kali ini dibantu kinerja dari saham perusahaan otomotif setelah sejumlah produsen mobil membukukan jumlah penjualan kendaraan baru yang lebih tinggi di AS, saat para konsumen pada wilayah yang terdampak badai memburu mobil baru untuk menggantikan mobil mereka yang rusak karena banjir. Dow Jones ditutup menguat 0,37% sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq berakhir menanjak 0,23% dan 0,22%.

IHSG berpeluang lanjutkan penguatan

IHSG kemarin mencetak rekor penutupan baru seiring dengan optimisme investor akan daya beli yang pulih setelah bulan Spetember lalu angka inflasi mencatatkan kenaikan. Untuk pergerakan hari ini, IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikanya ditopang oleh sentimen positif dari market Amerika, Eropa dan regional Asia yang dibuka menghijau pagi ini. Penguatan harga komoditas logam dan batubara juga dapat menjadi katalis bagi IHSG.

Harga minyak terpuruk

Minyak WTI kembali melemah 0,30% ke level USD 50,57 per barel setelah rilis data American Petroleum Institute (API) yang melaporkan peningkatan jumlah persediaan bensin sebesar 4,91 juta barel pekan lalu.

Batubara perkasa

Harga batubara serempak menguat di kedua bursa utama dunia. Di bursa Rotterdam untuk kontrak November harganya naik 1,07% sedangkan di Newcastle naik hingga 1,92%.

Nickel dan Timah naik namun Emas melemah

Pulihnya kekuatan mata uang dollar terhadap sejumlah mata uang dunia membuat penguatan harga logam melemah. Timah masih mampu naik 0,28% namun emas sudah melemah 0,09%. Adapun harga nickel justru melonjak tinggi 2,70% ke level USD 10732,50 per ton.


image source: cnbc.com

Author


Avatar