Morning Review

Pergerakan harga komoditas akan menunjang IHSG hari ini

Setelah tidak mampu menembus upper bollinger band, IHSG kemarin terkoreksi hingga supportnya di middle bollinger band di kisaran 5905. Secara teknikal, baik RSI dan Stochastic memang menunjukkan indeks di area overbought sehingga potensi penurunan lanjutan masih ada. Aksi jual asing yang semakin masif keluar dari bursa juga akan menekan indeks. Namun demikian, sentimen positif dari bursa Amerika dan Eropa serta pergerakan harga komoditas yang masih kuat akan menahan pergerakan IHSG untuk turun lebih dalam.

Dow Jones Tembus 23.000

Sejumlah indeks Wall Street ditutup menguat pada perdagangan kemarin, dimana indeks Dow Jones untuk pertama kalinya ditutup di atas  level 23.000 setelah naik hingga 0,7%. Adapun S&P dan Nasdaq masing – masing menguat 0,07% dan 0,01%.

Bursa Eropa menghijau

Bursa eropa turut menghijau setelah optimisme investor yang meningkat menyusul laporan keuangan emiten yang sudah terbit menunjukkan hasil yang bagus. Index Euro Stoxx 50 ditutup naik hingga 0,27%.

Minyak mentah menguat

Harga minyak mentah WTI masih bergerak naik 0.19% setelah ekspor dari Irak bagian utara  turun lebih dari separuhnya saat produksi dari provinsi Kirkuk merosot di hari keduapasca bentrok dengan pasukan Kurdi.

Batubara masih kuat

Perminntan batubara dari China dan India yang diprediksi akan terus bertumbuh membuat rally harga batu hitam ini tidak terhenti. Di kedua bursa utama dunia, yaitu Newcastle dan Rotterdam, harga batubara serempak naik di atas 1%.

CPO stagnan

Harga CPO di bursa Malaysia kemarin tidak mengalami perubahan karena ditutupnya pasar (libur). Namun mengacu pada harga minyak kedelai yang merupakan komoditas substitusinya melemah hingga 0,54% maka akan memberi sentimen negatif bagi harga CPO.


Image source: boell.de

Author


Avatar