Morning Review

Setelah memecahkan rekor tertinggi baru, bagaimana pergerakan IHSG hari ini?

Kemarin IHSG bergerak menguat tajam dan bertengger di posisi tertinggi baru di level 6025. Candle terakhir IHSG membentuk bullish marubozu yang berpotensi untuk penguatan lanjutan. Meskipun demikian, perlu diwaspadai terjadinya aksi profit taking mengingat pergerakan IHSG sudah memasuki area jenuh beli seperti yang ditunjukkan oleh indikator RSI dan Stochastic. Yang menjadi penggerak indeks hari ini berasal harga komoditas batubara dan CPO yang kembali melanjutkan kenaikanya.

Dow Jones akhiri rally

Rally kenaikan indeks Dow Jones terhenti setelah kemarin bergerak melemah 0,48% tertekan oleh kenaikan yield obligasi bertenor 10 tahun sebesar 2,47% yang mana merupakan level tertinggi di tujuh bulan terakhir.

Bursa Eropa melemah

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 2,20 poin atau 0,57% terdampak oleh aksi profit taking investor setealh kenaiakn tinggi sebelumnya yang dipicu oleh laporan keuangan yang solid.

Minyak WTI terkoreksi

Berkebalikan dengan batuabara, harga minyak WTI ditutup melemah 0,57% ke level USD 52,17 per barel karena laporan produksi minyak dari ladang minyak di AS melonjak 13% pekan lalu menjadi 9,51 juta barel per hari, lompatan terbesar sejak September 2012.

Batubara masih menguat

Penguatan harga batu bara berlanjut dimana harganya naik 0,67% di bursa Rotterdam untuk kontrak Januari 2018 setelah musim dingin yang sebentar lagi melanda belahan bumi utara diprediksi akan meningkatkan permintaan.

Terdampak badai, CPO bergerak menguat

Harga CPO di bursa Malaysia naik hingga 1,04% dan menembus level 2804 ringgit per ton karena adanya badai La Nina berpotensi mengganggu proses pengiriman. Penguatan CPO ini terjadi di tengah harga minyak kedelai yang melemah 0,23%.


Image source: irishtimes.com

Author


Avatar