The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini mayoritas berada di zona hijau dengan rentang antara 5949 – 5974 dan ditutup di level 5952,08 atau naik 0,03%. Inflow asing yang tidak berlanjut dan aksi profit taking pada saham – saham perbankan membuat indeks bergerak melemah menjelang penutupan perdagangan. Meski tujuh dari sepuluh sektor bergerak menguat, namun pelemahan pada sektor finance (-0,92%) yang memiliki kapitalisasi terbesar menjadi penekan utama IHSG. Adapun sektor –sektor yang mencatatkan kenaikan terbesar adalah mining (+2,94%), aneka industri (+1,29%) dan trade (+1,29%).

Asing net sell cukup kecil

Setelah beberapa hari terakhir terus mencatatkan net buy, hari ini asing terpantau keluar dari bursa dengan net sell sebesar 76,16 miliar di keseluruhan pasar. UNTR, MIKA, BBRI dan GGRM menjadi saham – saham yang paling banyak dijual. Adapun saham yang menjadi top net buy asing hari ini adalah JSMR, BUMI, BBNI dan PGAS.

Bursa Asia mayoritas menguat

Dari Korea, indeks Kospi ditutup menguat 0,12% yang mana merupakan kenaiakanya selama tiga hari berturut – turut ditenagai oleh sektor perbankan dan otomotif.

Sejalan dengan Kospi, indeks Nikkei Jepang turut naik 0,5% karena optimisme investor akan laporan keuangan kuartal ketiga mendorong aksi beli di sektor finansial dan telekomunikasi.

Sementara itu dari China, indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,22% setelah investor cukup nyaman dengan kebijakan – kebijakan ekonomi yang tertuang dalam kongres partai Komunis baru – baru ini.

Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong justru melemah di hari kedua berturut – turut dengan penurunan sebesar 0,53% ditekan oleh kinerja yang kurang bagus dari saham – saham property dan commerce industry.

 

Image source: blog.ipleaders.in

0

Morning Review

Minyak sawit  berhasil melonjak tajamsetelah kekhawatiran investor mengenai penurunan permintaan tidak terbukti dimana perusahaan surveyor kargo Intertek Testing Services melaporkan bahwa ekspor CPO Malaysia justru naik hingga 11,6% pada periode 1-20 Oktober kemarin. Harga CPO pun terbang hingga 1,57% menuju level 2787 ringgit per ton. Kenaikan harga CPO juga terdorong oleh kenaikan minyak kedelai sebesar 1,36% sebagai komoditas substitusinya.

Meski demikian, yang dapat menjadi beban kenaikan harga CPO adalah proyeksi produksi minyak sawit yang diperkirakan lebih tinggi di bulan Oktober yang berpotensi meningkatkan suplai CPO.

IHSG terkonsolidasi

Pergerakan pasar hari ini kami perkirakan akan mixed cenderung tertekan yang terlihat dari dua candle IHSG terakhir menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup kuat. Namun, indikator Stochastic membentuk pola golden cross di area netral yang menunjukkan potensi penguatan lanjutan sedangkan RSI di area netral. Bursa Asia pun terpantau bergerak melemah dan berpotensi ikut menyeret IHSG ke zona merah.

Setelah terus cetak rekor, akhirnya bursa Amerika melemah

Sejumlah indeks Wall Street bergerak melemah setelah investor merasa harga-harga saham sudah mengalami jenuh beli (overbought) dan sedang menanti keputusan mengenai pengganti gubernur the FED berikutnya. Indeks Dow Jones turun 0,23% sedangkan S&P dan Nasdaq melemah 0,40% dan 0,64%.

Bursa Eropa menguat tipis

Indeks Stoxx Europe 600 berhasil ditutup menguat 0,16%meskipun saham perbankan membebani indeks dan bursa Spanyol melemah karena krisis politik Catalonia semakin dalam.

Minyak masih kuat

Harga minyak WTI menguat 0,04% ke level USD 51,86 per barel setelah OPEC dan negara-negara sekutunya mencapai tingkat kepatuhan tertinggi terhadap pembatasan produksi.

Batubara melemah di hari ketiga

Pelemahan harga batu bara di tengah laporan peningkatan produksi batu bara di China untuk menghadapi musim dingin. Pada perdagangan Senin, harga batu kontrak Januari 2018, di bursa komoditas Rotterdam, ditutup melemah 0,67% atau 0,60 poin di US$89,50/metrik ton.

 

Image source: alibaba.com

0

Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini berjalan dengan mantap sejak pembukaan di sesi satu. Arus dana asing yang terus masuk pada sektor perbankan menunjang penguatan indeks. IHSG pun naik hingga tertinggi di level 5965,99 dan ditutup naik 0,35% di level 5950,03. Secara total net buy asing sebesar 374,93 miliar dengan pembelian terbesar pada saham BBRI dan BBCA yang keduanya saja sudah mencapai 279 miliar. Adapun beberapa saham yang menjadi top net sell di antaranya adalah UNTR, UNVR dan MMLP.

Hanya dua sektor melemah

Delapan dari sepuluh sektor di bursa Efek bergerak menghijau dengan pendorong terbesar pada sektor mining (+1,64%) dan basic industry (0,81%). Adapun dua sektor yang melemah adalah agriculture dan infrastructur yang turun tipis di kisaran 0,1%.

Shinzo Abe menang pemilu, bursa Asia menghijau

Dari Jepang, indeks Nikkei 225 ditutup menguat 1,11% didorong oleh kemenangan koalisi pimpinan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam pemilihan umum hari Minggu lalu. Kemenangan Abe ini menandakan kemungkinan berlanjutkan kebijakan pengeluaran fiskal dan pelonggaran moneternya.

Sejalan dengan bursa Jepang, indeks Kospi Korea menguat tipis 0,02% didorong oleh penguatan pada saham perbankan dan farmasi.

Indeks Shanghai Composite, China ditutup menguat tipis 0,06% di tengah sepinya volume perdagangan karena investor menantikan isyarat kebijakan dari kongres Partai Komunis.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong justru bergerak berlawanan arah dengan pelemahan hingga 0,60% setelah kenaikan pada saham – saham mining tidak mampu mengimbangi penurunan di sektor finansial dan otomotif.


Image source: palmabella.com

0

Morning Review

Pergerakan bursa hari ini mendapat sentimen positif dari bursa Amerika, dan regional Asia yang bergerak menghijau. Harga komoditas minyak mentah dan CPO yang naik juga memberi sentimen positif bagi saham – saham emiten bersangkutan. Meski demikian, secara teknikal pergerakan IHSG akan cenderung mixed mengingat tekanan jual yang besar menjelang penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, bisa berlanjut pada awal pagi ini. Indikator stochastic dan RSI menunjukkan indeks sudah keluar dari zona overbought dan mendekati support di area middle bollinger band 5905.

Bursa Amerika menghijau

Sejumlah indeks Wall Street bergerak naik didukung sentimen dari pembahasan refomasi pajak di tingkat legislatif. Indeks Dow Jonesmelesat hingga 0,71% disusulS&P 500 dan Nasdaq yang masing – masing menguat 0,51% dan 0,36%.

Bursa Eropa bergerak terbatas

Sejumlah indeks bursa di kawasan Eropa bergerak menguat tipis di kisaran 0,1% karena investor wait and see menunggu dampak dari krisis Catalonia menjelang batas waktu (deadline) yang ditetapkan oleh pemerintah Spanyol.

Harga minyak masih kuat

Harga minyak bergerak naik 0,86% ke level USD 51,84 per barelmenyusul stok minyak mentah Amerika Serikat yang turun 15% dari rekor tertinggi bulan Maret lalu.

Batubara stagnan

Harga batubara bergerak datar cenderung melemah di kedua bursa utama dunia. Di Rotterdam untuk kontrak November harga tidak banyak bergerak sedangkan di bursa Newcastle melemah 0,15%.

CPO rebound

Setelah hampir terus bergerak melemah sepanjang minggu lalu, CPO terangkat naik 0,81% ke level 2744 ringgit per ton sejalan dengan kenaikan harga minyak kedelai sebesar 0,98%.

 

Image source: liveindex.org

0

Market Updates

IHSG hari ini bergerak mantap dan sempat menyentuh level 5959,58 (+0,83%) didukung oleh inflow dana asing yang sempat menyentuh level 770 miliar. Namun menjelang penutupan pasar, aksi profit taking di beberapa saham membuat indeks hanya ditutup naik 0,32% di level 5929,55.

Delapan sektor menguat

Dari sepuluh sektor yang terdaftar di bursa, hanya dua sektor yang melemah yaitu agriculture dan trade. Delapan lainya bergerak menguat dengan pendorong terbesar pada sektor construction, miscellaneous industry dan infrastructure.

Asing catatkan net buy kedua di bulan ini

Penjualan yang mulai mereda di saham BBCA dan ASII serta pembelian di pasar nego pada saham MEDC membuat hari ini asing mencatatkan net buy sebesar 626 miliar di keseluruhan pasar dengan pembelian terbesar pada saham MEDC, BBRI, BBNI dan BBCA.

Bursa Asia mayoritas menghijau

Dari Jepang, indeks Nikkei 225 berakhir naik tipis 0,04% setelah nilai tukar yen melemah hingga 0,59% memberi sentimen positif bagi pergerakan market.

Sejalan dengan bursa Jepang, indeks Kospi Korea menguat 0,67% didorong penguatan pada sektor keuangan dan asuransi.

Indeks Shanghai Composite, China alami teknikal rebound dengan kenaikan sebesar 0,25% setelah kemarin bergerak melemah akibat perlambatan ekonomi di kuartal ketiga.

Sejalan dengan bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong turut menguat 1,22% ditunjang saham – saham properti yang sebelumnya bergerak melemah.


Image source: videoblocks.com

 

0

Morning Review

Pergerakan IHSG masih akan dalam fase tekanan dimana selama tiga hari berturut – turut ini selalu mengalami penurunan. Meski demikian, potensi penurunan IHSG tertahan di support middle bollinger band di kisaran 5905. Sentimen positif dari dalam negeri datang dari Rapat Dewan Gubernur  BI yang kemarin memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate) di level 4,25% setelah melakukan pemangkasan di Agustus dan September.

Hal ini sesuai dengan saran Moody’s yang dalam keterangan resminya menyebut BI perlu menghentikan aktivitas pelonggaran moneternya, pasca memangkas bunga acuan pada Agustus dan September sebagai aksi antisipasi menyusul kebijakan The Fed yang lebih hawkish.

Dow Jones cetak rekor lagi

Indeks Dow Jones lagi-lagi berhasil memperbarui rekornya pada penutupan kemarin, bersama dengan indeks S&P 500 dengan kenaikan tipis di kisaran 0,02%. Kabar bahwa Powell sebagai kandidat kuat gubernur the FED yang baru, sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan investor.

Bursa Eropa merah

Bursa Eropa bergerak turun cukup dalam setelah investor mencermati deadline kedua terkait aksi referendum Spanyol. Indeks Euro Stoxx 50 melemah hingga 0,55% dengan IBEX Spanyol yang tergelincir hingga 0,74%.

Minyak melemah

Harga minyak berakhir melemah 0,64% setelah data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan jumlah persediaan bensin bertambah sebesar 908.000 barel pekan lalu, sedangkan stok minyak sulingan bertambah 528.000 barel menjadi 134,5 juta barel.

Batubara hentikan rally

Rally batubara terhenti dimana untuk kontrak Januari 2018 di di bursa Rotterdam, ditutup melemah 1,95% atau 1,80 poin di US$90,55/metrik ton menyusul data data dari Biro Statistik China yang menyebutkan output batu bara pada bulan September meningkat 7,6%.

CPO melemah

Harga CPO mengalami koreksi 0,69% setelah kekhawatiran investor mengenai musim permintaan CPO yang akan segera berakhir.

 

Image source: http://annualreport.id

0

Market Updates

Kenaikan harga minyak dan batubara mendorong sektor mining menguat hingga 2,10% didominasi oleh naiknya saham – saham emiten batubara. Meski demikian, hal tersebut tidak mampu menahan kejatuhan IHSG yang pada hari ini ditutup melemah 0,31% di level 5910.53. Enam dari sepuluh sektor bergerak melemah dengan penekan terbesar pada sektor aneka industri (-1,34%) dan consumer goods (-1,26%).

Asing hengkang 462,86 miliar

Sempat mencatatkan net buy di pasar reguler, Asing berbalik melakukan penjualan menjelang penutupan pasar sehingga tottal outflow dari bursa hari ini mencapai 462,86 triliun di keseluruhan pasar. Penjualan bersih terbesar masih pada saham TLKM, ASII dan BBCA ditambah MDLN yang dilakukan di pasar negoisasi.

Asing masuk besar di BBRI

Hari ini BBRI menjadi top net foreign buy dengan nilai sebesar 204 miliar yang mana mengalahkan BMRI yang hanya mencatatkan inflow sebesar 76 miliar. Untuk diketahui, selama sepekan ini BMRI terus dikumpulkan oleh asing dengan total kumulatif sebesar 858 miliar sejak hari Senin (16/10).

Bursa Asia mayoritas memerah

Dari Korea, indeks Kospi bergerak turun selama dua hari ini dengan pelemahan sebesar 0,40% tertekan oleh penurunan saham – saham di sektor consumer.

Berkebalikan dengan Korea, Indeks Nikkei Jepang bergerak menguat 0,41% karena terbawa sentimen dari menguatnya pasar saham Amerika yang berpotensi melemahkan mata uang yen.

Sementara itu dari China, rilis data pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan perlambatan pada kuartal ketiga yang turun 0,1% membuat indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,34%.

Kekecewaan dari data pertumbuhan ekonomi China yang lebih rendah dari perkiraan juga membuat indeks  Hang Seng, Hong Kong ditutup memerah 1,87% yang sebagian besar disumbang oleh penurunan saham blue chip yang listing di Hong Kong.

 

Image source: media.coindesk.com

0

Morning Review

Setelah tidak mampu menembus upper bollinger band, IHSG kemarin terkoreksi hingga supportnya di middle bollinger band di kisaran 5905. Secara teknikal, baik RSI dan Stochastic memang menunjukkan indeks di area overbought sehingga potensi penurunan lanjutan masih ada. Aksi jual asing yang semakin masif keluar dari bursa juga akan menekan indeks. Namun demikian, sentimen positif dari bursa Amerika dan Eropa serta pergerakan harga komoditas yang masih kuat akan menahan pergerakan IHSG untuk turun lebih dalam.

Dow Jones Tembus 23.000

Sejumlah indeks Wall Street ditutup menguat pada perdagangan kemarin, dimana indeks Dow Jones untuk pertama kalinya ditutup di atas  level 23.000 setelah naik hingga 0,7%. Adapun S&P dan Nasdaq masing – masing menguat 0,07% dan 0,01%.

Bursa Eropa menghijau

Bursa eropa turut menghijau setelah optimisme investor yang meningkat menyusul laporan keuangan emiten yang sudah terbit menunjukkan hasil yang bagus. Index Euro Stoxx 50 ditutup naik hingga 0,27%.

Minyak mentah menguat

Harga minyak mentah WTI masih bergerak naik 0.19% setelah ekspor dari Irak bagian utara  turun lebih dari separuhnya saat produksi dari provinsi Kirkuk merosot di hari keduapasca bentrok dengan pasukan Kurdi.

Batubara masih kuat

Perminntan batubara dari China dan India yang diprediksi akan terus bertumbuh membuat rally harga batu hitam ini tidak terhenti. Di kedua bursa utama dunia, yaitu Newcastle dan Rotterdam, harga batubara serempak naik di atas 1%.

CPO stagnan

Harga CPO di bursa Malaysia kemarin tidak mengalami perubahan karena ditutupnya pasar (libur). Namun mengacu pada harga minyak kedelai yang merupakan komoditas substitusinya melemah hingga 0,54% maka akan memberi sentimen negatif bagi harga CPO.


Image source: boell.de

0

Market Updates

IHSG hari ini mengalami koreksi sehat setelah kemarin menyentuh garis upper bollinger band. Dengan hanya tiga sektor yang menguat, indeks dipaksa turun 0,3% atau 18 poin ke level 5929,20. Penekan utama indeks ada pada sektor aneka industri dan infrastructure yang didominasi oleh penurunan pada saham ASII dan TLKM. Volume transaksi yang terjadi di bursa cukup ramai mencapai 8,77 Triliun di keseluruhan pasar.

Asing kembali net sell jumbo

Penjualan di saham TLKM lagi-lagi mendominasi net sell asing hari ini yang secara total telah mencapai 1,16 triliun. Dalam pekan ini saja,net sell asing telah mencapai 2,5 triliun di keseluruhan pasar. Saham – saham yang mencatatkan top net sell di antaranya TLKM (-1,02 triliun), BBCA (-290 Miliar), dan TPIA (-204 miliar).

Bursa Asia datar

Sejumlah indeks acuan di bursa utama Asia bergerak mendatar dimana investor mengambil sikap  hati-hati menjelang penyampaian pidato oleh Presiden China, Xi Jinping dalam kongres Partai Komunis.

Hal – hal penting yang menjadi perhatian pasar Asia dalam kongres yang berlangsung selama sepekan ini akan lebih tertuju pada pernyataan mengenai pengurangan utang, pengurangan kapasitas, serta rencana infrastruktur global negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Sebagai hasilnya bursa regional cukup mixed dengan pergerakan tipis dimana Nikkei 225, Jepang naik 0,17%, Hang Seng, Hong Kong melemah 0,07%, Kospi Korea turun 0,06% dan Shanghai China naik 0,29%.


Image source: kapustafinancial.com

0

Morning Review

Pergerakan IHSG hari ini masih akan mixed dengan kecenderungan untuk tertekan setelah kemarin indeks gagal menembus garis bollinger band dan mayoritas bergerak di zona merah. Secara teknikal, RSI dan Stochastic juga sudah mendekati area overbought yang menandakan potensi penguatan akan terbatas. Meskipun demikian, bursa Amerika yang terus mencetak rekor dan regional Asia yang bergerak menguat pagi ini serta optimisme investor menyusul laporan keuangan kuartal III akan menjadi sentimen positif bagi IHSG untuk melaju ke atas.

Bursa Amerika terus menghijau

Indeks Dow Jones berhasil mencetak rekor barunya dan bahkan sempat menembus level 23.000 untuk pertama kalinya, didorong kuatnya laporan laba UnitedHealth dan Johnson & Johnson. Adapun indeks S&P dan Nasdaq menguat tipis 0,07% dan 0,01%.

Bursa Eropa tergelincir

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,3%, terbebani oleh pelemahan pada saham komoditas yang tidak mampu diimbangi oleh penguatan yang dipicu laporan kinerja sejumlah perusahaan.

Harga minyak menguat

Harga minyak mentah WTI lanjut menguat tipis 0,04% menyusul rilis data dari American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan stok minyak mentah turun sebesar 7,13 juta barel pekan lalu, sementara persediaan bensin dan minyak sulingan meningkat.

Batubara masih menguat

Sentimen dari permintaan China dan pergerakan harga minyak yang menguat mendorong harga batubara terus naik. Di bursa Rotterdam, harga batubara kontrak November naik 0,86% ke level USD 92,50.

CPO

Harga minyak sawit mengakhiri rally penguatanya seiring dengan kekhawatiran akan menurunya permintaan pasca selesainya festival Diwali. Di bursa Malaysia, harga CPO turun 0,76% ke level 2741 ringit per ton


image source: http://news.err.ee

0

PREVIOUS POSTSPage 2 of 5NEXT POSTS