Morning Review

Bursa utama dunia dan harga komoditas bergerak menguat, berikut proyeksi IHSG hari ini

Pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi untuk menguat meski terbatas terdorong oleh sentimen positif dari menguatnya bursa Amerika dan Eropa serta regional Asia yang pagi ini dibuka menghijau. Pergerakan harga komoditas seperti minyak dan batubara juga akan menopang pergerakan indeks. Harga nickel yang kemarin melompat 6,65% juga akan menjadi sentimen bagus bagi emiten terkait seperti ANTM dan INCO. Meski demikian investor perlu mewaspadai keadaan jenuh beli pada IHSG yang ditunjukkan oleh indikator RSI dan Bollinger band yang mana sudah menembus garis upper band.

Bursa Amerika menguat

Indeks Dow Jones berakhir menguat 0,12% dengan berlanjutnya penguatan saham teknologi dan saham – saham consumer seperti Mondelez dan Kellog. Adapun S&P 500 dan Nasdaq masing – masing naik 0,09% dan 0,43%.

Bursa Eropa rally

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup naik 0,4%, dengan mayoritas bursa utama Eropa menghijau setelah data baru menunjukkan zona Eropa tumbuh lebih cepat dari yang diprediksi pada kuartal lalu. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran dilaporkan turun ke level terendah dalam hampir sembilan tahun.

Stok turun, harga minyak membara

Harga minyak WTI untuk pengiriman Desember diperdagangkan di US$54,59 per barel menyusul laporan industri yang menunjukkan jumlah persediaan minyak mentah dan bensin AS merosot  sebesar 5,09 juta barel pekan lalu.

Batubara masih perkasa

Harga batubara masih naik tajam. Di bursa Rotterdam untuk kontrak Desember, harganya melonjak hingga 1,84% menuju level USD 94,10 per metrik ton sedangkan de Newcastle harganya menguat moderat di kisaran 0,5%.

CPO terkoreksi

Setelah menembus level tertinggi di angka 2840 ringgit per ton, harga CPO kemarin melemah 0,85% akibat aksi profit taking dan sentimen negatif dari melemahnya harga minyak kedelai.

 

Image source: turbotrends.nl

Author


Avatar