Morning Review

Arus dana asing kembali masuk ke bursa, berikut proyeksi IHSG hari ini

Rally penguatan IHSG sejak Senin kemarin didukung oleh inflow asing yang masuk ke dalam sektor – sektor perbankan. Di pekan ini saja net buy asing di pasar reguler sudah mencapai 446 miliar, sangat kontras dibandingkan pekan lalu yang mencatatkan net sell sebesar 199 miliar. Meskipun demikian, kenaikan tinggi IHSG rawan adanya aksi profit taking terpantau dari sejumlah indikator seperti RSI dan Stochastic yang masuk ke area overbought. Penurunan harga komoditas dan melemahnya bursa Amerika dan Eropa juga akan turut membebani pergerakan indeks.

Bursa Amerika melemah

Sejumlah indeks acuan Amerika seperti S&P 500 dan Nasdaq bergerak melemah namun Dow Jones masih bertahan dengan penguatan tipis 0,04%. Saham – saham keuangan dan teknologi membebani indeks, mengimbangi penguatan pada sektor konsumer dan utility.

Bursa Eropa longsor

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,49% tertekan oleh laporan keuangan emiten yang mengecewakan. Indeks DAX Jerman turut membebani pasar dengan penurunan hingga 0,7%.

Minyak terkoreksi

Setelah kenaikan yang luar biasa selama beberapa hari terakhir, akhirnya minyak WTI melemah 0,21% ke level USD 57,23 per barel terbebani oleh data API yang menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah 1,56 juta barel pekan lalu lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 2,45 juta barel.

Batubara melemah

Harga batubara di kedua bursa utama dunia bergerak melemah seiring dengan melemahnya minyak bumi. Di Newcastle harga batubara kontrak Desember turun 0,36% sedangkan di Rotterdam melorot hingga 1,01%.

CPO rebound

Harga CPO mengalami teknikal rebound setelah penurunan selama tiga hari terakhir dengan kenaikan tipis sebesar 0,07% ke level 2785 ringgit per ton. Penguatan CPO turut didukung oleh melonjaknya harga minyak kedelai sebesar 0,84%.

Image source: fxmedia.s3.amazonaws.com

Author


Avatar