Morning Update

Bursa Wall Street berbalik rebound, berikut proyeksi IHSG hari ini

IHSG hari ini berpotensi untuk bergerak bullish seiring dengan menguatnya bursa Amerika dan regional Asia. Indeks Nikkei 225 Jepang, Shanghai Composite China dan Hang Seng, HongKong dibuka naik di pagi hari ini. Secara teknikal IHSG juga sudah keluar dari zona jenuh beli dan mendekati support di middle bollinger band pada level 5998. Pergerakan harga komoditas seperti Nickel dan Batubara juga akan mendorong penguatan indeks.

Bursa Amerika naik tipis

Selumlah indeks acuan Wall Street bergerak menghijau di kisaran 0,1% di tengah kekhawatiran investor akan kesepakatan mengenai kebijakan perpajakan AS setelah Partai Republik dalam Senat AS mengumumkan rancangan baru yang akan memangkas pajak perusahaan setahun lebih lama daripada yang diajukan oleh kabinet Trump.

Bursa Eropa longsor

Penurunan laba yang terjadi pada perusahaan – perusahaan di Peancis membebani kinerja bursa Eropa secara keseluruhan dimana indeks Euro Stoxx 50 tergelincir hingga 0,43%. Adapun indeks CAC 40 Perancis anjlok hingga 0,73%.

Minyak mentah bertahan di level tertinggi

Harga minyak WTI terpantau hanya turun tipis 0,04% ke level USD 56,72 per barel menyusul laporan OPEC yang akan meningkatkan perkiraan jumlah minyak yang perlu dipompa untuk memenuhi permintaan tahun depan sebesar 400.000 barel per hari menjadi 33,4 juta per hari.

Batubara mixed

Harga batubara bergerak berlawanan di kedua bursa utama dunia. Di Rotterdam untuk kontrak pengiriman bulan Desember, harganya turun 0,05% sedangkan di bursa Newcastle masih mencetak penguatan hingga 0,31%.

Harga CPO ambruk

Harga CPO turun cukup dalam sebesar 1,39% ke level 2760 ringgit per ton menyusul proyeksi kenaikan impor sawit India yang hanya sekitar 2%. Padahal di saat yang sama Impor minyak kedelai India naik 8% sedangakn minyak bunga matahari melonjak hingga 37%.


Source image: www.irishtimes.com

Author


Avatar