The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-62689
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini sejalan dengan bursa Asia pasifik yang menghijau. Digerakkan saham ASII, BBRI, BBNI dan  sektor pertambangan IHSG melaju kencang dan ditutup naik 0,63% ke level 6069,78. Dari sepuluh sektor yang terdaftar di BEI hanya Consumer Goods dan Agriculture yang masing – masing melemah sebesar 0,78% dan 0,05%. Delapan sektor lainya menguat, dengan pendorong terbesar pada sektor aneka industry (+3,27%), mining (+1,60%) dan finance (+1,13%).

Asing NET BUY 1,13 triliun

Kenaikan indeks hari ini juga turut ditopang dana asing yang membanjiri bursa efek hingga 1,13 triliun yang didominasi oleh pembelian bersih di saham KPIG melalui pasar nego sebesar 563 miliar. Adapun di pasar reguler net buy asing terbesar ada di saham perbankan yaitu BBRI (346 miliar), BBNI (186 miliar) dan BMRI (186 miliar). Sedangkan saham – saham yang menjadi top net sell di antaranya adalah JRPT (-264 miliar), TLKM (-27 miliar), LPKR (-23 miliar) dan HMSP (-18 miliar).

Indeks MSCI Asia Pacific cetak rekor

Pergerakan bursa Asia mayoritas positif mengikuti bursa Amerika yang melonjak karena optimisme keberhasilan reformasi pajak dan prospek laba perusahaan yang meningkat. Pergerakan harga komoditas yang menguat juga membuat saham – saham energi dan sumberdaya menanjak cukup kuat di negara Jepang dan China.

Sebagai hasilnya, indeks Nikkei Jepang menguat 0,59% disusul oleh Shanghai Composite China dan Hang Seng, Hong Kong yang naik 0,59% dan 0,79%. Indeks Kospi Korea juga turut ditutup naik 0,39%. Adapun ASX 200 Australia dan STI Singapura masing – masing menguat 0,20% dan 0,43%.

Karena serempaknya penguatan bursa asia, Indeks MSCI pun naik tajam hingga menembus rekor tertingginya yang pernah diraih pada tahun 2007 lalu. Saat ini indeks MSCI bertahan di level 171,59 atau naik 0,92% dari level penutupanya kemarin.

 

Image source: rarasgita.files.wordpress.com

0

Morning Review

IHSG hari ini kami prediksikan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan untuk menguat terbatas dipengaruhi oleh naiknya bursa Amerika, Eropa serta regional Asia pagi ini. Harga komoditas minyak, batubara dan CPO yang turut naik juga akan mendukung pergerakan indeks. Secara teknikal laju indeks masih tertekan tetapi mulai menunjukkan tekanan beli setelah kemarin sempat menembus garis middle bollinger band. RSI dan Stochastic juga masih berada di zona netral sehingga potensi kenaikan masih cukup terbuka.

Bursa Amerika menguat

Ketiga indeks utama Wall Street bergerak menghijau setelah sektor kesehatan dan teknologi mencetak rekor penutupan tertinggi. Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,69% sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing – masing melaju 0,65% dan 1,06%.

Bursa Eropa lanjutkan rebound

Indeks Stoxx Europe 600 pulih dengan cepat dari pelemahan di awal perdagangan dan ditutup menguat 0,44%  setelah Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa dia lebih memilih adanya pemilihan ulang setelah kegagalan perundingan untuk membentuk koalisi tiga arah.

Harga minyak masih menguat

Harga minyak WTI naik tajam 1,71% menuju level USD 57,05 per barel setelah data kelompok perdagangan industri AS menyebutkan persediaan minyak AS menurun 6,356 juta barel pekan lalu, lebih dalam dibanding survey Reuters yang memperkirakan penurunan 1,5 juta barel.

Batubara masih perkasa

Seiring dengan menguatnya minyak, batubara lanjutkan rebound di kedua bursa utama dunia. Di Newcastle, harga batubara naik 1,09% sedangkan di Rotterdam naik 0,66% untuk kontrak pengiriman Desember.

Harga CPO menguat tipis

Masih dihantui oleh prediksi kelebihan suppy dan pajak impor India, harga CPO berhasil naik tipis 0,19% ke level 2635 ringgit per ton seiring rebound minyak kedelai sebesar 0,65%.

 

Image source: worldatlas.com

0