Morning Review

Bursa Amerika cetak rekor, sentimen bagus bagi laju IHSG hari ini

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak mixed dimana tekanan jual dari market akan diimbangi oleh optimisme investor karena positifnya bursa Amerika, Eropa serta regional Asia pagi ini. Meski demikian, harga komoditas yang bergerak melemah sedikit banyak akan membebani laju indeks hari ini. Secara teknikal, pergerakan indeks masih berada di zona netral meskipun sudah mendekati area jenuh beli.

Bursa Amerika Sumringah

Tiga indeks saham acuan bursa Wall Street membukukan rekor terbarunya setelah Komite anggaran Senat AS memilih meneruskan rancangan undang undang pajak yang diusung Partai Republik untuk proses pengambilan suara. Indeks Dow Jones berakhir menanjak 1,09% sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing – masing menguat 0,98% dan 0,49%.

Bursa Eropa menghijau

Kenaikan bursa Amerika memberi sentimen positif di bursa Eropa sehingga indeks Euro Stoxx 50 ditutup menguat 0,60%. FTSE Inggris menjadi yang berperforma paling baik dengan kenaikan sebesar 1,04% disusul oleh CAC 40 Perancis yang naik 0,57% dan DAX Jerman sebesar 0,46%.

Minyak mentah melemah tipis

Harga minyak WTI kemarin ditutup melemah tipis 0,07% ke level USD 57,88 per barel menyusul laporan American Petroleum Institute (API) yang menyebutkan bahwa jumlah persediaan minyak AS meningkat sebesar 1,82 juta barel pekan lalu sedangkan prediksi pasar mengalami penurunan sebesar 2,95 juta barel.

Batubara rebound

Harga batubara menguat bersamaan di kedua bursa utama dunia dimana untuk kontrak Desember di bursa Newcastle melonjak hingga 2,42% namun di bursa Rotterdam hanya menguat sebanyak 0,27%.

Harga nickel terus melemah

Sentimen negatif masih berasal dari China dimana pemerintahnya baru saja memutuskan untuk menaikkan bunga pinjaman sebagai tindakan tegas untuk mengawasi pendanaan sektor beresiko. Hal ini bisa berdampak ke penurunan produksi di industri baja yang secara tidak langsung juga mengurangi permintaan Nickel. Harga Nickel ditutup anjlok 1,79% ke level USD 11.380 per ton.


Image source: c1.staticflickr.com

Author


Avatar