Market Updates

Asing mendadak net sell besar di sesi pre closing, IHSG longsor 1,80%

Pergerakan IHSG hari ini sebelum sesi pre closing mayoritas berada di zona merah dengan rentang antara 6025 – 6058. Namun penjualan serempak di saham – saham Blue Chip pada sesi penutupan membuat indeks terpaksa anjlok hingga ke level 5952,14 atau turun 109,23 poin (1,80%) yang sekaligus menjadi level terendahnya hari ini. Secara total outflow asing dari bursa mencapai 1,55 triliun didominasi penjualan besar di saham BBCA (-392 miliar), UNVR (-201 miliar), SMRA (-174 miliar), BBRI (-159 miliar) dan TLKM (-158 miliar).

Hanya dua sektor yang menguat

Dari sepuluh sektor yang menopang bursa hanya dua yang bergerak menguat yaitu sektor agri yang naik 0,38% karena reboundnya harga CPO akibat terganggunya distribusi akibat cuaca buruk dan sektor mining yang naik tipis 0,04% seiring menguatnya harga batubara. Delapan sektor lain bergerak melemah dengan penekan terbesar pada sektor aneka industri (-3,53%) setelah saham ASII roboh hingga -4,49%. Disusul oleh sektor consumer goods yang anjlok -3,19% dan manufacture (-3,01%).

Penurunan saham teknologi hancurkan bursa Asia

Pergerakan bursa Asia hari ini hampir semuanya bergerak di zona merah mengikuti pergerakan bursa Wall Street dimana investor berbondong – bondong melakukan aksi profit taking di saham teknologi.

Dari daratan China, indeks Shanghai Composite dan Hangseng masing – masing anjlok sebesar 0,62% dan 1,21%. Disusul oleh Taiwan Weighted yang merosot hingga  1,43%. Adapun indeks Kospi Korea menjadi yang paling parah dengan penurunan sebesar 1,45% seiring ambruknya saham Samsung Electronic sebesar 3,42%.

Meski demikian, kejatuhan saham – saham teknologi justru menjadi berkah bagi bursa Jepang karena berpindahnya dana investor ke saham – saham finansial yang berkapitalisasi besar mampu mendorong penguatan indeks. Sebagai hasilnya, Nikkei 225 ditutup naik 0,57%.


Image source: www.enr.com

Author


Avatar