Morning Review

Bursa Amerika dan Eropa menghijau serta pulihnya sebagian harga komoditas, IHSG berpeluang menguat

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan bergerak menguat terbatas karena pengaruh sentimen positif dari menguatnya bursa Amerika dan Eropa serta regional Asia pagi ini. Harga komoditas seperti minyak bumi, batubara dan logam industri yang naik juga turut membantu indeks bergerak ke atas. Meski demikian, perlu diwaspadai, di akhir pekan umumnya investor cenderung menghindari posisi beresiko sehingga pasar bisa bergerak sedikit lesu. Secara teknikal posisi indeks saat ini sideways di rentang middle bollinger band dan dilihat dari stochastic maupun RSI masih berada di zona netral.

Bursa Amerika cerah

Bursa Amerika bergerak positif karena menguatnya sektor teknologi dipimpin oleh saham Facebook dan Alphabet. Indeks Dow Jones menguat 0,29% sedangkan Nasdaq dan S&P 500 masing – masing naik 0,54% dan 0,29%.

Bursa Eropa naik tipis

Bursa saham Saham Eropa berhasil rebound dimana Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,09% karena kenaikan saham – saham di sektor finansial dan teknologi yang mengimbangi penurunan di sektor ritel. Sektor ritel terbebani anjloknya saham Steinhoff sebesar 45% setelah terungkapnya  penyimpangan akuntansi dan mundurnya CEO perusahaan.

Minyak mentah rebound

Seiring berlalunya sentimen negatif dari kenaikan persediaan bensin AS dan kepercayaan bahwa Arab Saudi akan tetap proaktif mengelola pasokan minyak mentah global, harga minyak WTI ditutup rebound 1,27% ke level USD 56,63 per barel.

Batubara mendapat sentimen positif

Harga batubara melanjutkan penguatanya. Di bursa Newcastle dan Rotterdam, batubara kontrak Januari 2018 naik di kisaran 0,26% menyusul keputusan pemerintah China yang menerbitkan aturan mengenai kisaran stok batu bara yang wajar untuk produsen batubara, distributor, dan pengguna agar pasokan selalu stabil.

CPO masih lesu

Trend bearish CPO masih terus berlanjut, bahkan ketika minyak kedelai mampu rebound sebesar 0,48%. Di bursa Malaysia, harga CPO ditutup turun 1,46% ke level 2500 ringgit per ton.

Harga logam industri bergerak menguat

Harga nikel melonjak 1,66% karena mendapat sentimen positif dari optimisme penambang logam terbesar di dunia Vale SA yang merevisi perkiraan output nikel untuk lima tahun ke depan seiring peningkatan permintaan dari produsen mobil listrik. Di saat yang sama, harga timah terpantau naik tipis 0,03% sedangkan harga tembaga sedikit naik 0,11% menjadi US$6.550 per ton


Image source: www.kiplinger.com

Author


Avatar