The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

IHSG hari ini kembali jatuh cukup dalam sebesar -1,38% atau turun 87,76 poin dengan rentang pergerakan antara 6220 – 6342 dan ditutup di level 6251,48. Semua sektor bergerak melemah dengan penekan terbesar pada consumer good dengan kejatuhan sebesar -2,51% disusul oleh manufacture -2,11% dan infrastructure sebesar 1,90%. Sektor basic industry dan aneka industri juga anjlok di atas 1%. Penurunan pada IHSG ini merupakan koreksi yang sehat setelah rally kenaikan dalam dua minggu terakhir.

Asing catatkan net buy

Sempat mencatatkan net sell yang cukup besar di awal sesi kedua, asing berbalik melakukan aksi beli menjelang penutupan perdagangan sehingga net buy asing tercatat sebesar 71,80 miliar di keseluruhan pasar dengan pembelian bersih terbesar pada saham INDF (74 miliar), BBCA (59 miliar), UNVR (52 miliar), BMRI (51 miliar) dan BBRI (42 miliar). Adapun saham yang menjadi top net sell di antaranya adalah TLKM (-219 miliar), ASII (-98 miliar) dan BBNI (-71 miliar).

Bursa Asia masih terus naik

Mayoritas indeks di bursa regional Asia bergerak menghijau mengekor pergerakan indeks Wall Street seiring tumbuhnya optimisme pasar dan kembali rally-nya saham – saham teknologi. Sentimen positif juga datang dari Korea Selatan dimana volume ekspor 2017 mencapai titik tertinggi dalam sejarah senilai USD  573,9 miliar dolar, meningkat 15,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai impor juga mengalami peningkatan sebesar 17,7% menjadi USD 478,1 miliar.

Hasilnya, indeks Kospi berakhir naik 0,27% didukung penguatan saham Samsung Electronics, Dongwha Pharm dan Woori Bank.  Di saat yang sama, indeks Shanghai Composite dan Hang Seng masih melanjutkan penguatanya masing – masing sebesar 0,62% dan 0,17% ditenagai oleh data manufaktur yang solid.

Indeks ASX Australia turut ditutup menguat 0,15% karena penguatan saham – saham di sektor energi terkait harga batubara yang naik. STI Singapura juga turut naik 0,91% karena penguatan di sektor finance. Adapun bursa Jepang, hari ini masih libur dan baru akan dibuka keesokan hari.


Image source: fxmedia.s3.amazonaws.com

0

Morning Review

Pergerakan IHSG hari ini ditenagai oleh sentimen positif dari bursa Amerika dan pergerakan harga komoditas seperti batubara dan CPO yang menghijau. Bursa Asia pagi ini juga cukup positif dimana Kospi Korea naik 0,20% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng menguat di kisaran 0,15%. Namun demikian, tekanan jual dari pasar masih sangat kuat sehingga potensi penurunan masih cukup besar. Secara teknikal, indeks saat ini juga masih berada di zona jenuh beli (overbought) karena rally kenaikan selama lima hari terakhir.

Bursa Amerika cetak rekor

Tiga acuan utama bursa Wall Street bergerak mencetak rekor penutupan tertinggi ditopang oleh melonjaknya saham – saham di sektor teknologi yang membuat indeks Nasdaq melompat hingga 1,50% sedangkan Dow Jones dan S&P 500 masing – masing menguat 0,42% dan 0,83%. Sektor konsumen, kesehatan, energi, dan bahan baku juga naik lebih dari 1%.

Bursa Eropa melemah

Indeks acuan Stoxx Europe 600 berakhir turun 0,21% karena terbebani penurunan di sektor otomotif yang melemah setelah Penjualan mobil baru di Prancis dilaporkan turun 0,51% pada Desember dan pangsa mobil diesel baru turun di bawah 50% untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.

Harga minyak stagnan

Walaupun turun tipis 0,08%, harga minyak WTI masih berada di kisaran tertingginya dalam 30 bulan terakhir. Namun demikian, harga minyak dibayangi oleh aksi unjuk rasa di Iran yang dikhawatirkan menghambat suplai dari salah satu produsen minyak terbesar OPEC tersebut, meski saat ini belum terjadi.

Batubara masih perkasa

Harga batubara di kedua bursa utama dunia masih melanjutkan penguatanya dimana di bursa Newcastle harganya naik 1,20% sedangkan di bursa Rotterdam harganya menguat 0,95% untuk kontrak pengiriman bulan Februari.

CPO akhirnya menguat

Harga CPO berakhir di zona hijau setelah melemah selama dua hari beruntun karena proyeksi produksi sawit yang secara musiman akan turun di awal tahun. Harga CPO ditutup naik 1,36% ke level 2532 ringgit per ton.

 

Image source: i2.wp.com/www.pbs.org

0