Morning Review

Bursa Amerika dan regional Asia menghijau serta harga komoditas yang menanjak, bagaimana peluang IHSG hari ini?

Pergerakan IHSG hari ini ditenagai oleh sentimen positif dari bursa Amerika dan pergerakan harga komoditas seperti batubara dan CPO yang menghijau. Bursa Asia pagi ini juga cukup positif dimana Kospi Korea naik 0,20% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng menguat di kisaran 0,15%. Namun demikian, tekanan jual dari pasar masih sangat kuat sehingga potensi penurunan masih cukup besar. Secara teknikal, indeks saat ini juga masih berada di zona jenuh beli (overbought) karena rally kenaikan selama lima hari terakhir.

Bursa Amerika cetak rekor

Tiga acuan utama bursa Wall Street bergerak mencetak rekor penutupan tertinggi ditopang oleh melonjaknya saham – saham di sektor teknologi yang membuat indeks Nasdaq melompat hingga 1,50% sedangkan Dow Jones dan S&P 500 masing – masing menguat 0,42% dan 0,83%. Sektor konsumen, kesehatan, energi, dan bahan baku juga naik lebih dari 1%.

Bursa Eropa melemah

Indeks acuan Stoxx Europe 600 berakhir turun 0,21% karena terbebani penurunan di sektor otomotif yang melemah setelah Penjualan mobil baru di Prancis dilaporkan turun 0,51% pada Desember dan pangsa mobil diesel baru turun di bawah 50% untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.

Harga minyak stagnan

Walaupun turun tipis 0,08%, harga minyak WTI masih berada di kisaran tertingginya dalam 30 bulan terakhir. Namun demikian, harga minyak dibayangi oleh aksi unjuk rasa di Iran yang dikhawatirkan menghambat suplai dari salah satu produsen minyak terbesar OPEC tersebut, meski saat ini belum terjadi.

Batubara masih perkasa

Harga batubara di kedua bursa utama dunia masih melanjutkan penguatanya dimana di bursa Newcastle harganya naik 1,20% sedangkan di bursa Rotterdam harganya menguat 0,95% untuk kontrak pengiriman bulan Februari.

CPO akhirnya menguat

Harga CPO berakhir di zona hijau setelah melemah selama dua hari beruntun karena proyeksi produksi sawit yang secara musiman akan turun di awal tahun. Harga CPO ditutup naik 1,36% ke level 2532 ringgit per ton.

 

Image source: i2.wp.com/www.pbs.org

Author


Avatar