The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini cukup mixed, cenderung bergerak di teritori negatif hingga ke level terendahnya di 6344, Namun pada sesi penutupan, kebangkitan sektor finance yang mempunyai kapitali transaksi terbesar di BEI mampu mendorong indeks ditutup di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,24% ke 6386,34 yang sekaligus menjadi level tertingginya hari ini. Sebelumnya sektor finance melemah hingga -0,16% namun pada saat sesi penutupan berbalik menguat sebesar 0,66%. Selain finance, mining juga menjadi penopang indeks dengan penguatan sebesar 0,93% karena melonjaknya saham – saham terkait batubara.

 

Asing lanjutkan inflow

Meski tidak sebesar kemarin, asing masih melanjutkan inflownya ke dalam bursa dengan mencatatkan net buy sebesar 236,18 miliar di keseluruhan pasar yang didominasi oleh pembelian bersih di saham BMRI sebesar 225 miliar, disusul oleh BBCA (157 miliar), ADRO (62 miliar) dan INDY (43 miliar). Adapun saham – saham yang menjadi top net sell di antaranya adalah BBNI (-148 miliar), BBRI (-78 miliar), BUMI (-52 miliar) dan PGAS (-38 miliar).

Bursa Asia kembali melemah

Sejumlah indeks utama di regional Asia bergerak memerah sejalan dengan bursa saham di Wall Street dan Eropa yang tadi malam bergerak turun. Investor bersikap hati – hati karena China dikhawatirkan akan memperlambat atau menghentikan pembelian obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Bonds) pasca rilis data inflasi China di bulan Desember berada di bawah perkiraan.

Sebagai hasilnya bursa Asia di luar China bergerak merah. Indeks Nikkei 225 kembali turun 0,33% karena penguatan mata uang yen yang melemahkan saham – saham yang berkaitan dengan ekspor seperti perusahaa listrik, mesin dan mobil. Kemudian, indeks Kospi Korea juga turut tergelincir sebesar 0,42% yang mana merupakan pelemahan ketiga secara beruntun.

Dari Australia, kejatuhan harga komoditas tambang masih menghantui sebagian besar emiten sehingga indeks ASX Australia ditutup melemah 0,48%. Namun demikian, dari daratan China, indeks Shanghai Composite dan Hang seng Hong Kong masih mampu memperpanjang rally penguatan sebesar 0,10% dan 0,01% setelah bergerak mixed sepanjang perdagangan.


Image source: geniuszone.biz

0