Market Updates

Tertekan rilis data neraca perdagangan, IHSG berhasil ditutup naik 0,19%

Sempat tertekan ke zona merah karena rilis data neraca perdagangan menunjukkan hasil yang mengecewakan, IHSG berhasil rebound dan ditutup naik 0,19% ke level 6382 setelah diperdagangkan dengan rentang antara 6361  – 6390. Dari sepuluh indeks sektoral, enam di antaranya bergerak di zona negatif. Namun penguatan besar di sektor mining yang mencapai 1,53% dan finance (+0,67%) mampu mengangkat IHSG ke zona hijau. Adapun penekan terbesar indeks berasal dari sektor consumer good (-0,53%), manufacture (-0,36%) dan infrastructure (-0,33%).

Neraca Desember alami defisit

Siang tadi BPS merilis data neraca perdagangan Indonesia yang secara tidak diduga mengalami defisit pada bulan Desember 2017. Sebelumnya beberapa ekonom memprediksi neraca perdagangan akan surplus hingga USD 579 juta, namun penurunan ekspor menyebabkan neraca  perdagangan terpangkas hingga mengalami defisit sebesar 0,27%. Nilai ekspor Desember anjlok sebesar 3,45% menjadi USD14,79 miliar sedangkan nilai impor hanya tercatat turun tipis 0,29% menjadi USD15,06 miliar.Defisit ini ditanggapi negatif di pasar valas dimana nilai rupiah langsung tertekan 0,37% menuju level Rp13.540,79 per dolar Amerika.

Asing net sell di pasar reguler

Hingga penutupan market, net buy asing terpantau cukup besar senilai 2,33 triliun, didominasi oleh transaksi pembelian nego di saham MEDC (2,09 triliun), MEDC-W (365 miliar) dan WICO (84 miliar). Di pasar reguler yang berdampak langsung terhadap harga saham, asing justru membukukan net sell senilai -248,57 miliar karena penjualan besar di saham BBRI (-155 miliar), TLKM (-119 miliar), BBNI (-89 miliar) dan ASII (-39 miliar).

Bursa Asia mayoritas menguat

Mayoritas indeks utama bursa Asia bergerak menguat mengekor pergerakan di bursa Amerika dan Eropa yang melonjak karena laporan kinerja sektor perbankan di  kuartal keempat 2017 yang solid. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia Pacific terpantau menguat 0,25% di level 180,87.

Indeks Nikkei Jepang ditutup naik 0,26% karena melonjaknya saham SoftBank 4,09% yang dikabarkan akan melisting  anak usahanya dalam waktu dekat. Kemudian dari Australia, indeks ASX 200 naik tipis 0,12% karena rebound saham – saham emiten batubara. Adapun indeks Kospi Korea mampu mencatatkan penguatan sebesar 0,29% yang mana merupakan kenaikan di hari kedua berturut – turut.

Namun demikian, kedua indeks dari daratan China, yaitu Shanghai Composite dan Hang Seng ditutup melemah masing – masing sebesar 0,54% dan 0,08% setelah Bank of China menyesuaikan nilai tengah (midpoint) yuan terhadap dollar di angka 6,4574 yang mana merupakan level tertinggi sejak Mei 2016.


Image source: abm-website-assets.s3.amazonaws.com

Author


Avatar