Market Updates

IHSG kembali cetak rekor baru seiring menghijaunya bursa Asia

Pergerakan IHSG hari ini konsisten di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 6452 – 6483 dan ditutup di level 6472,67 atau naik sebesar 0,44%. Kenaikan IHSG sejalan dengan bursa Asia yang menghijau setelah data GDP China menunjukkan pertumbuhan yang solid. Enam dari sepuluh sektor bergerak di zona hijau dengan  aneka industri dan consumer menjadi bintang dengan kenaikan sebesar 1,42% dan 1,08%. Adapun penekan utama indeks berasal dari sektor infrastructure yang turun sebesar 0,77% karena aksi profit taking investor asing di saham PGAS setelah kemarin menyentuh titik auto reject atas. Hingga penutupan pasar saham PGAS telah melorot hingga 6,78% di level 2200.

Asing kembali catatkan net sell

Penjualan besar – besaran asing di saham PGAS membuat total outflow hingga sore ini mencapai -294,97 miliar di keseluruhan pasar. Saham PGAS menjadi top net sell dengan penjualan bersih sebesar -249 miliar, disusul oleh BBNI (-108 miliar), ASII (94 miliar) dan BBRI (88 miliar). Adapun beberapa saham yang menjadi top net buy adalah BBCA (135 miliar), ICBP (88 miliar), ADRO (72 miliar) dan RALS (47 miliar).

Bursa Asia bergairah

Mayoritas bursa Asia hari ini bergerak positif didorong oleh data ekonomi China yang tumbuh di atas perkiraan ekonom. Gross domestic product China naik 6,8 persen di kuartak keempat 2017 lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang 6,7 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2017 mencapai 6,9 persen naik dari 6,7 persen di 2016. Pertumbuhan ekonomi ini merupakan yang tercepat sejak tahun 2010 karena didukung kebijakan – kebijakan Presiden Xi Jinping terkait usaha mengetaskan kemiskinan dan menekan polusi.

Sebagai hasilnya indeks Shanghai Composite China naik 0,87% disusul oleh Hang Seng, Hong Kong sebesar 0,45%. Adapun Kospi Korea terpantau naik tipis 0,02%. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia Pacific bergerak naik 0,2% setelah kemarin sempat terkoreksi hingga 0,3%.

Namun demikian, dari Australia, tekanan harga batubara membuat indeks ASX 200 melemah tipis 0,02%. Selain Australia, indeks Nikkei 225 Jepang juga tergelincir 0,44% karena nilai mata uang yen yang mengalami apresiasi 0,08% terhadap dollar.


Image source: s-i.huffpost.com

Author


Avatar