Market Updates

Tertekan pelemahan enam sektor, IHSG tergelincir 0,30%

Meski sempat naik ke level 6641, pergerakanIHSG hari ini mayoritas berada di zona merah  dan ditutup melemah 0,30% ke level 6615,49 tertekan oleh pelemahan enam sektor dengan penekan terbesar pada sektor consumer goods yang turun hingga 1,71% karena profit taking di saham HMSP. Selain itu, sektor infrastructure juga terperosok hingga 1,32% karena trend penurunan saham TLKM yang masih belum terhenti. Di sisi lain, empat sektor yang menahan kejatuhan IHSG dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 2,00% karena penguatan saham ASII dan sektor konstruksi yang menguat hingga 2,49%.

Asing kembali net sell

Setelah kemarin mencatatkan net buy yang cukup besar, hari ini asing berbalik keluar dari bursa dengan outflow sebesar 346,62 miliar di keseluruhan pasar. Saham TLKM dan BBRI kembali menjadi top net sell asing dengan penjualan bersih sebesar 346 miliar dan 227 miliar, kemudian disusul oleh UNTR (-55 miliar) dan ICBP (47 miliar). Adapun saham – saham yang menjadi top net buy di antaranya adalah BBCA (178 miliar), BMRI (67 miliar), ASII (57 miliar) dan PTPP (50 miliar).

Bursa Asia bergerak mixed

Pergerakan sejumlah indeks utama Asia hingga penutupan sore ini cukup beragam dengan kecenderungan menguat dipengaruhi berbagai sentimen seperti mulai redanya kenaikan di bursa Amerika dan pelemahan komoditas batubara yang mengimbangi optimisme investor akan musim laporan keuangan emiten.

Indeks Kospi Korea berhasil ditutup menguat tipis 0,06% sejalan dengan penguatan mata uang won terhadap dollar. Saham – Saham elektronik melonjak tajam karena rilis laporan keuangan yang menunjukkan adanya peningkatan penjualan. Dari daratan China, Indeks Shanghai Composite dan Hang Seng kembali ke jalur bullish dengan penguatan masing – masing sebesae 0,37% dan 0,08%. Kemudian dari Australia, indeks ASX 200 juga berhasil mempertahankan penguatan karena didukung lonjakan harga minyak.

Namun demikian, indeks Nikkei Jepang justru ditutup anjlok sebesar 0,81% karena menguatnya mata uang yen mempengaruhi potensi keuntungan emiten – emiten eksportir terutama elektronik. Saham Sony anjlok hingga -5,06% disusul oleh Yaskawa Electric (-4,46%) dan Fanuc corp (-3,67%)


Image source: www.kiplinger.com

Author


Avatar