Market Updates

IHSG turun tipis terseret pelemahan di bursa Asia

Pergerakan IHSG hari ini cenderung berkutat di zona merah dengan rentang pergerakan antara 6581 – 6636 dan ditutup turun tipis 0,16 poin atau -0,0002%. Sektor penggerak indeks berasal dari sektor basic industry yang melonjak hingga 4,30% dan mining yang terus melaju dengan naik 2,32%. Sementara itu ada enam sektor yang membebani indeks dengan penekan utama pada sektor consumer goods (-1,03%), agriculture (-0,83%) dan finance (-0,54%). Turunya IHSG hari ini dipengaruhi oleh sentimen dari bursa regional Asia yang terpuruk karena imbas dari melemahnya mata uang dolar Amerika.

Asing catatkan net buy

Meluapnya outflow asing di saham BBRI (-215 miliar) , TLKM (-189 miliar) dan PGAS (-62 miliar)membuat net sell asing di pasar reguler mencapai 72,46 miliar. Namun karena adanya transaksi pembelian nego pada saham JRPT dan SMMA membuat secara keseluruhan asing mencatatkan net buy sebesar 29,03 miliar. Saham – saham yang menjadi top net buy di antaranya adalah BMRI (74 miliar), BUMI (58 miliar), SMGR (58 miliar), PTBA (53 miliar) dan JRPT (43 miliar).

Bursa Asia terpuruk

Sejumlah indeks utama Asia bergerak di zona negatif dipengaruhi oleh menguatnya mata uang domestik karena dollar yang terus melemah pasca komentar menteri perdagangan Amerika yang mengisyaratkan akan kemungkinan adanya perang dagang dengan China dan isu proteksionisme Amerika. Mata uang yang termasuk aset safe haven seperti yen dan euro melonjak drastis dan memberi tekanan bagi saham – saham berbasis ekspor.

Hasilnya indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 1,13% karena nilai tukar yen yang naik hingga 0,4%. Sejumlah emiten produsen elektronik seperti Sony, Keyence dan panasonic bergerak turun lebih dari 2%. Sementara itu dari China dan Hong Kong, kurs tengah mata uang yuan yang menguat 192 basis poin menjadi 6,3724 terhadap dolar membuat indeks Shanghai Composite dan Hang Seng terdepresiasi masing – masing sebesar 0,31% dan 0,39%.

Namun demikian, dari bursa Korea, penguatan mata uang won justru disambut baik oleh investor. Indeks Kospi Korea ditutup menguat 0,95% setelah won melonjak hingga 1,14% terhadap dollar. Padahal di saat yang sama rilis data GDP Korea Selatan menunjukkan penurunan sebesar 0,2% jauh lebih rendah dari perkiraan analis yang memprediksi kenaikan sebesar 0,1%.


Image source: steemitimages.com

Author


Avatar