Market Updates

Ditenagai sektor komoditas, IHSG berbalik arah ke zona hijau

Meski mayoritas berkutat di zona merah, IHSG berhasil ditutup naik sebesar 0,30% ke level 6680,62 setelah diperdagangkan di rentang 6634 – 6686. Saham – saham komoditas menjadi bahan bakar indeks dimana sektor mining melonjak hingga 2,56% karena harga batubara China yang menyentuh rekor baru hari ini. Selain mining, agriculture mampu melaju hingga 1,75%  setelah harga CPO naik karena penguatan mata uang dollar menekan pergerakan ringgit Malaysia. Kemudian, rebound sektor finance yang berkapitalisasi terbesar di bursa juga turut membantu IHSG naik ke atas. Sebelumnya sektor finance membebani indeks dengan penurunan hingga 0,8% namun menjelang penutupan pasar mampu berbalik ditutup naik 0,16%.

Asing net sell di perbankan

Membuka awal pekan ini, asing mencatatkan net sell cukup besar mencapai 409,67 miliar di keseluruhan dengan penjualan terbesar pada BBRI dan BMRI senilai -192 miliar dan -171 miliar disusul oleh PGAS (-138 miliar), MNCN (-85 miliar) dan TLKM (-66 miliar). Adapun saham – saham yang menjadi top net buy di antaranya adalah BBCA (211 miliar), ADRO (88 miliar), UNVR (26 miliar) dan INKP (26 miliar).

Bursa Asia berbalik melemah

Sejumlah indeks utama Asia berbalik melemah setelah sentimen dari penguatan bursa Amerika mulai reda dan investor mulai berfokus ke kondisi dalam negeri. Indeks Nikkei Jepang ditutup turun 0,04% setelah sebelumnya naik 0,1%. Kenaikan saham teknologi di Jepang tidak mampu mengimbangi penurunan pada sektor kimia, asuransi dan mining. Selain dari Jepang, indeks Shanghai Composite China dan Hang Seng, Hong Kong masing – masing tergelincir 0,99% dan 0,50%

Meski demikian, Indeks Kospi Korea berhasil mempertahankan penguatanya dengan kenaikan sebesar 0,91%. Kenaikan saham – saham teknologi besar seperti Samsung dan SK Hynix mampu menopang indeks melaju ke atas.

Dari Australia, indeks ASX 200 bergerak menghijau 0,42% dipengaruhi melonjaknya saham – saham energi karena lonjakan harga batubara. Seperti diketahui, harga batubara thermal berjangka di China menyentuh rekor baru pada hari ini setelah perusahaan penambang batubara terbesar memperingatkan adanya potensi kekurangan pasokan listrik karena musim dingin yang buruk di provinsi pusat dan selatan


Image source: d136nkzuw2elkh.cloudfront.net

Author


Avatar