Market Updates

Antisipasi Rapat perdana the Fed di 2018, mayoritas bursa Asia termasuk IHSG melemah tajam

Sejumlah indeks utama bursa regional Asia serempak bergerak melemah mengikuti pergerakan bursa Amerika yang turun tadi malam. Investor memilih untuk melakukan profit taking dan bersikap wait and see baik di pasar saham maupun obligasi menjelang rapat perdana the FED di 2018 dan sekaligus rapat terakhir yang dipimpin Janet Yellen sebagai gubernurnya. Rapat ini sangat ditunggu – tunggu sebab akan memberikan gambaran terhadap kebijakan The Fed sepanjang 2018 nanti, seperti kemungkinan kenaikan suku bunga The FED dan arah kebijakan gubernur baru, Jerome Powell, apakah akan sejalan dengan Janet Yellen.

Bursa regional Asia melemah tajam

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 merosot hingga 1,43% karena anjloknya saham FANUC Corp (-3,13%) dan Tokyo Electron (-2,87%). Selain itu, diburunya aset safe haven membuat mata uang yen menguat hingga 0,3% sehingga membebani kinerja emiten – emiten berbasis ekspor. Menyusul bursa Jepang, indeks Kospi Korea ikut merosot hingga 1,17% dan sekaligus mematahkan rally kenaikan selama lima hari terakhir karena terpuruknya saham Samsung dan pelemahan mata uang won.

Kemudian dari China, indeks Shanghai Composite dan Hang Seng masing – masing anjlok 0,99% dan 1,06% selain karena sentimen negatif dari bursa regional juga disebabkan oleh proyeksi rilis data PMI bulan ini yang diperkirakan lebih rendah dari bulan Desember. Sementara itu dari Australia, kenaikan harga komoditas batubara tidak mampu menahan kejatuhan sektor lainya sehingga indeks ASX 200 terpaksa harus ditutup turun sebanyak 0,89%

IHSG terkapar

Terus berada di zona merah, IHSG ditutup anjlok 1,57% ke level 6575,49 setelah diperdagangkan dengan rentang 6546 – 6675. Semua sektor yang menyokong bursa bergerak di zona merah, bahkan sektor Agri yang sebelumnya sempat menghijau karena kenaikan harga CPO, berakhir dengan pelemahan sebesar 1,54%.  Penekan utama indeks berasal dari sektor aneka industri, infrastructure, consumer goods dan construction yang anjlok lebih dari 2%, sementara sektor lainya melemah tajam lebih dari 1%.

Asing net sell besar – besaran

Kejatuhan IHSG hari ini tidak terlepas dari keluarnya dana asing dari bursa yang hingga penutupan mencapai 1,19 triliun di keseluruhan pasar, didominasi oleh saham TLKM dan perbankan. TLKM mencatatkan net sell sebesar -343 miliar yang disusul oleh BBRI (-334 miliar), BMRI (-255 miliar) dan BBNI (-91 miliar). Adapun saham – saham yang menjadi top net buy di antaranya adalah BBCA (231 miliar), PTBA (72 miliar) dan ADRO (35 miliar).


Image source: http://www.bostonherald.com


 

Author


Avatar