Market Updates

Data Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cemerlang tidak mampu mengangkat IHSG ke zona hijau

Sentimen negatif dari pergerakan bursa global menyusul anjloknya indeks Wall Street turut membawa bursa regional Asia termasuk IHSG ke zona merah. Sempat melemah hingga ke level 6522, IHSG berhasil sedikit membaik dan ditutup di level 6589,68 (-0,59%) setelah rilis data pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2017 menunjukkan angka yang lebih dari perkiraan yaitu di angka 5,19% sedangkan perkiraan para ekonom sebelumnya di kisaran 5,12%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan mengingat realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal I,II dan III 2017 hanya di angka 5,01%, %,01% dan 5,06%.

Semua sektor melemah

Penekan terbesar berasal dari sektor aneka industri dan basic industri yang anjlok -1,87% dan -1,84%. Disusul oleh construction (-1,46%) dan infrastructur (-0,78%), bahkan sektor mining yang sempat menopang laju indeks berakhir dengan pelemahan 0,14%.

Asing kembali net sell besar

Penurunan indeks turut ditekan oleh outflow asing dari bursa yang sampe penutupan sore ini telah mencapai 657,09 miliar di keseluruhan pasar. Saham BBCA menjadi yang paling banyak dijual dengan net sell sebesar -128 miliar, disusul oleh ASII (-99 miliar), BBNI (-81 miliar) dan HMSP (-59 miliar). Adapun saham – saham yang menjadi top net buy di antaranya adalah INKP (21 miliar), PTBA (17 miliar), ADRO (16 miliar) dan EXCL (14 miliar).

Bursa Asia terjun

Pergerakan bursa Asia sore ini bergerak memerah mengikuti pergerakan sejumlah indeks Wall Street yang rontok karena kekhawatiran investor akan kenaikan suku bunga Amerika yang lebih cepat dari perkiraan. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia – Pasific di luar Jepang anjlok 1,7% yang merupakan penurunan terbesar sejak akhir 2016.

Indeks Nikkei 225 Jepang merosot hingga 2,53% karena tertekan pelemahan saham – saham elektronik dan teknologi. Kemudian dari Korea Selatan, indeks Kospi Korea ikut melemah tajam 1,33% setelah mata uang won drop hingga 0,8% terhadap dollar Amerika. Sementara itu dari Hong Kong, indeks Hang Seng ikut turun tajam 1,09%. Meski demikian, indeks Shanghai Composite masih mampu mencatatkan kenaikan sebesar 0,73% setelah data Caixin Services PMI menunjukkan kenaikan sebesar  1,4% dari bulan sebelumnya.


Image source: ctiaustralia.edu.au

Author


Avatar