Morning Review

Bursa Global dan harga komoditas lanjutkan rebound, IHSG diproyeksikan menghijau

Setelah Wall Street dan bursa Eropa bergerak naik di awal pekan, sejumlah indeks regional Asia juga turut menghijau dengan Nikkei 225 Jepang memimpin penguatan sebesar 0,71%  setelah Haruhiko Kuroda akan di pilih kembali sebagai gubernur BoJ yang berarti kebijakan moneter yang longgar masih akan terus berlangsung. Selain dari Jepang,indeks ASX 200 Australia turut menguat 0,37% sedangkan  indeks Kospi Korea dan STI Singapura melaju 0,21% dan 0,50%.

Pelemahan bursa Amerika mulai terhenti

Sejumlah indeks utama Wall Street melanjutkan penguatanya di awal pekan ditenagai oleh penguatan saham – saham konstruksi, bahan baku dan industri setelah pengumuman anggaran pemerintahan Donald Trump yang salah satunya berisi proyek pembangunan infrastruktur. Indeks Dow Jones menguat 1,7% sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing – masing naik 1,39% dan 1,56%.

IHSG berpotensi naik

Ditenagai sentimen positif dari rebound bursa global dan kenaikan harga – harga komoditas seperti minyak, batubara, logam industri serta CPO, IHSG hari ini kami proyeksikan akan bergerak bullish. Apalagi hal ini didukung oleh indikator teknikal seperti RSI dan Stochastic yang menunjukkan indeks masih berada di dekat zona oversold (jenuh jual).

Logam industri bullish

Harga logam industri bergerak menguat menyusul beberapa sentimen positif seperti melemahnya mata uang dollar sebesar 0,31% dan rencana anggaran pembangunan infrastruktur Amerika senilai USD 1,5 triliun yang berpotensi meningkatkan permintaan logam. Harga tembaga melaju 1,7% ke level USD 6867 per ton, disusul oleh nickel yang menguat 1,24%dan timah yang naik 0,25%

Minyak mentah menguat

Harga minyak WTI berhasil ditutup naik 0,30% ke level USD 59,38 per barel setelah pernyataan positif dari Menteri Energi Uni Emirat Arab, Suhail Al Mazrouei yang menyebutkan bahwa demand minyak masih kuat sehingga output terkendali dari OPEC akan mampu menghapus oversupply minyak global.

Batubara serempak naik

Harga batubara serempak menguat di kedua bursa utama dunia. Di bursa Rotterdam, harga batubara kontrak Maret ditutup naik 0,82% ke level USD 80,25 per metrik ton sedangkan di bursa Newcastle, harganya melaju 0,61% ke level USD 98,65 per metrik ton.

CPO di atas level 2500 ringgit

Rally CPO terus berlanjut dan akhirnya kembali di atas level 2500 ringgit per ton menyusul penurunan produksi tandan sawit yang secara siklikal akan terjadi di kuartal pertama setiap tahunya. Di bursa Malaysia kemarin, harga CPO ditutup naik 0,99% ke level 2540 ringgit per ton.


Image source: www.unenvironment.org

Author


Avatar