Market Updates

Alami koreksi sehat setelah mencetak rekor, IHSG turun 0,39%

Minimnya sentimen penggerak market membuat laju IHSG hari ini cenderung berada di zona merah mengikuti mayoritas bursa Asia yang melemah. Diperdagangkan di rentang 6625 – 6693, indeks ditutup turun 0,39% ke level 6662, 88 dengan hanya dua sektor yang menguat yaitu agriculture (+0,92%) dan finance (+0,75%). Sektor agri melanjutkan penguatan setelah harga CPO terpantau naik ke level 2530 ringgit per ton sedangkan hijaunya sektor finance dipengaruhi oleh lonjakan saham BMRI yang hari ini menjadi top net buy asing.  Kemudian untuk sektor yang menekan indeks di antaranya adalah basic industry (-1,38%), consumer goods (-1,19%) dan infrastructure (-1,23%).

Asing net sell tipis

Secara keseluruhan net sell asing hari ini mencapai 198,72 miliar di keseluruhan pasar, namun transaksi tersebut didominasi oleh penjualan bersih di pasar nego pada saham HMSP senilai 161 miliar. Di pasar reguler net sell asing hanya senilai 87 miliar. Beberapa saham yang menjadi top net sell asing di antaranya adalah HMSP (-196 miliar), BBRI (-176 miliar), ASII (-60 miliar) dan BBCA (-45 miliar). Adapun saham – saham yang menjadi top net buy yaitu BMRI (165 miliar), BBNI (117 miliar), TLKM (51 miliar) dan INKP (26 miliar).

Bursa Asia cenderung melemah

Masih liburnya bursa China membuat transaksi cenderung berjalan lesu. Indeks MSCI Asia Pacific terpantau melemah 0,25% seiring pergerakan bursa Korea, Hong Kong dan Jepang yang memerah.

Indeks Nikkei 225 ditutup anjlok 1,12% karena terseret pelemahan saham – saham blue chip seperti Fanuc Corp, Toyota Motor dan Mitsubishi UFJ Financial. Saham – saham tersebut sebelumnya mengalami rally sehingga rawan aksi profit taking.

Kemudian dari Korea Selatan, indeks Kospi mengakhiri rally kenaikannya dengan pelemahan sebesar 1,13% karena melemahnya saham Woori Bank dan Samsung Corp. Pelemahan Samsung disebabkan oleh rencana pemangkasan produksi panel OLED menyusul keputusan Apple Inc. yang menurunkan produksi Iphone X karena lemahnya permintaan.

Selain kedua indeks tersebut, ASX 200 Australia dan STI Singapura juga terpantau melemah tipis masing – masing sebesar – 0,01% dan -0,33%.


Image source: img-o.okeinfo.net

Author


Avatar