The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini mengabaikan sentimen positif dari menguatnya bursa global dan regional Asia dan bahkan kuatnya tekanan jual menjelang akhir perdagangan membuat indeks harus ditutup di level terendahnya hari ini yaitu 6554,67 turun 0,98% dari posisi sebelumnya. Penekan utama IHSG berasal dari sektor finance yang melemah 1,66% setelah beberapa saham perbankan blue chip yang turun tajam akibat masifnya net sell asing. Sektor ini memang sedang mendapatkan berita negatif terkait pertumbuhan kredit di bulan Januari yang hanya di kisaran 7%, menurun dibanding Desember 2017 yang sebesar 8,2 persen. Selain finance, sektor mining, miscellaneous industry dan consumer goods juga melemah di atas 1%.

Asing net sell besar

Hingga penutupan pasar, outflow asing dari bursa mencapai 741,88 miliar di keseluruhan pasar yang didominasi oleh penjualan nego di saham SMMA (-262 miliar) dan BUMI (-99 miliar). Adapun di pasar reguler, net sell asing tercatat sebesar 423,25 miliar dengan penjualan terbesar pada saham BBCA (-214 miliar), BBRI (-175 miliar), PTBA (-35 miliar) dan INDF (-34 miliar). Adapun saham – saham yang mencatatkan net buy di antaranya adalah ADRO (28 miliar), BRPT (24 miliar), BMRI (22 miliar) dan BBNI (20 miliar).

Bursa Asia menghijau

Pasar saham Asia dibuka menghijau setelah indikator volatilitas, VIX, turun lebih dari dua poin atau -11,9% menuju level 16,49%, jauh di bawah puncak 50% pada awal bulan ini. Besarnya indeks volatilitas selalu dikaitkan dengan besarnya resiko di pasar saham sehingga volatilitas yang menurun mengindikasikan kembalinya kepercayaan investor. Secara keseluruhan indeks MSCI di luar Jepang terpantau menguat 0,60% ke level 741,24

Indeks Shanghai Composite, China menjadi yang berkinerja paling baik dengan kenaikan sebesar 1,23% sedangkan Hang Seng melaju 0,69%. Penguatan indeks ditenagai oleh rilis data harga rumah baru di 70 kota besar China yang naik 5 persen di Januari 2018 yoy sehingga mengikis kekhawatiran akan berlebihnya suplai. Selain itu investor juga menanggapi positif rencana partai komunis China untuk mengubah aturan presidential term limits yang memungkinkan Xi jinping untuk memerintah hingga 2023.

Dari Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 1,19% ditenagai oleh penguatan di sektor perbankan dan telekomunikasi. Kemudian dari Korea, indeks Kospi ditutup menguat 0,25% setelah naiknya saham Samsung pasca rilis model handphone terbaru. Indeks STI Singapura juga melaju 0,70%  seiring data produksi manufaktur yang naik 17,9 persen di Januari 2018 jauh di atas espektasi analis yang hanya 7,5%.


Image source: teropongbisnis.com

0

Morning Review

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan menguat terdorong oleh penguatan bursa Amerika dan regional Asia pagi ini. Indeks Nikkei melonjak 1,14%, Kospi naik 0,22% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng melaju 0,84% dan 0,73%. Selain itu harga komoditas minyak dan batubara yang masih lanjutkan rally akan memcau sektor mining bergerak ke atas. Namun demikian, investor perlu mewaspadai pergerakan IHSG yang Jumat lalu membentuk pola bintang jatuh (shooting star) yang menunjukkan besarnya tekanan jual, meski saat ini indeks masih di zona netral dan belum masuk zona overbought. Apabila pagi ini dikonfirmasi dengan penurunan indeks, maka peluang untuk bearish akan cukup besar.

Bursa Eropa mixed

Pergerakan bursa Eropa cukup mixed pada Jumat lalu. Indeks FTSE Inggris turun 0,11% namun CAC 40 Perancis dan DAX Jerman mampu menguat 0,15% dan 0,18%. Secara keseluruhan indeks Stoxx Euro 600 ditutup menguat 0,23%. Sentimen positif berasal dari sektor telekomunikasi yang melonjak di atas 2% setelah perusahaan British Telecom  mendapatkan keuntungan dari adanya regulasi baru.

Bursa Amerika cerah

Bursa Wall Street melanjutkan kenaikanya. Indeks Dow Jones melaju 1,39% sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing – masing melompat tajam 1,60% dan 1,77%. Sektor teknologi menjadi pendorong utama dengan saham Intel, Facebook, Amazon, Netflix, dan Alphabet naik di atas 1%. Sentimen positif juga datang dari rilis laporan kebijakan the FED yang salah isinya adalah bank sentral melihat perekonomian AS mengalami full employment kendati kenaikan upahnya tampak moderat.

Batubara

Di bursa Rotterdam harga batubara melemah tipis 0,34% ke level USD 86,75 per metrik ton, namun di bursa Newcastle harganya melonjak tajam 1,27% ke level USD 108,15 per metrik ton. Penguatan batubara dipicu oleh India yang menambah impor batubara tahun ini, lantaran Coal India Ltd gagal memenuhi target produksi. Coal India disinyalir mengalami kendala produksi. Awalnya pemerintah memberi target pasokan 288 kereta batubara per hari, hingga Maret 2019. Nyatanya, per Februari ini, pasokan yang bisa dipenuhi rata-rata cuma 264,2 kereta batubara per hari.

Minyak mentah

Harga minyak WTI masih melanjutkan rally dengan penguatan sebesar 1,32% ke level USD 63,55 per barel karena sentimen dari penutupan ladang minyak El Feel di Libya, yang menghasilkan 70.000 barel minyak mentah per hari akibat kerusuhan. Selain itu rilis data EIA pekan lalu yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS secara tak terduga turun 1,6 juta barel turut mengurangi kekhawatiran over supply.


Image suorce: www.kanalaceh.com

0